News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo Mesin Pengolahan Sampah Ecowiz, Sukra Negara Optimis: Cukup Bisa Atasi Sampah di Pasar hingga 2 Ton per Hari

Pjs Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara hadiri demo mesin pengolahan sampah Ecowiz yang merupakan hibah untuk Pemerintah Kabupaten Jembrana
Senin, 28 Oktober 2024 - 13:42 WIB
Demo Mesin Pengolahan Sampah Ecowiz
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara menghadiri demo mesin pengolahan sampah Ecowiz yang merupakan hibah kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana yang ditempatkan di Pasar Umum Negara Bahagia.

Dalam kesempatan itu, Pjs Sukra Negara secara langsung mencoba pengolahan sampah dengan memasukkan sampah langsung ke dalam mesin yang didatangkan langsung dari Korea ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai menjajal mesin itu, ia yakin akan bisa mengatasi sampah yang diproduksi oleh Pasar Umum Negara.

"Alat yang diberikan hibah kepada kami Pemerintah Kabupaten Jembrana, kalau kita lihat akan cukup bisa mengatasi sampah di pasar ini. Kapasitas sampah yang bisa diselesaikan perharinya bisa 1 sampai 2 ton sampah, saya rasa itu cukup bisa untuk menyelesaikan sampah- sampah yang ada di pasar," ucap Sukra Negara dalam keterangannya pada Senin (28/10/2024)

"Alangkah bagusnya kalau seluruh pasar di Jembrana yang menjadi salah satu sumber sampah terbesar di TPA bisa kita selesaikan sampahnya di tempat. Kita rasa masalah sampah yang menjadi momok bagi kita dan hampir seluruh pemerintah daerah itu bisa diselesaikan ditempat," sambungnya.

Ia  juga menyampaikan terima kasih kepada Pasifik Group karena atas bantuannya terkait mesin modern yang bisa mengelola sampah langsung di tempat.

"Astungkara kita diberikan gratis, paling tidak sampah di Pasar Umum Negara ini bisa kita selesaikan ditempat secara bertahap," tutupnya.

Sementara itu Daniel Koo, Chairman Pasifik Group mengatakan mesin pengolahan sampah Ecowiz memiliki beberapa keunggulan yang sangat ramah lingkungan.

"Fitur unggulan dari mesin Ecowiz EV-100 ini adalah kemampuannya dalam pengolahan sampah tanpa menimbulkan polusi asap, polusi suara dan limbah air," ucapnya.

Ia juga yakin dengan pengelolaan sampah dengan mesin Ecowiz yang bisa dikerjakan langsung di tempat akan bisa mengurangi sampah yang dikirimkan ke tempat pembuangan akhir.

"Kami berharap dengan penggunaan mesin ini kita dapat mendorong misi pengolahan sampah sejak awal dan mengurangi beban sampah yang diangkut ke TPA," imbuhnya.

Daniel Koo mengungkapkan dengan adanya mesin pengolahan sampah Ecowiz diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat untuk Bali pada umumnya dan Jembrana pada khususnya.

"Semoga dengan hadirnya mesin Ecowiz EV-100 ini kita dapat mewujudkan cita-cita bersama untuk menjadikan Bali yang bersih, sehat dan ramah lingkungan yang dimulai dari Jembrana Bali," ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa mengatakan pemberian bantuan mesin pengolahan sampah Ecowiz dari Pasifik Group yang ditempatkan di Pasar Umum Negara Bahagia merupakan hasil penjajakan Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Bupati Jembrana.

"Dari hasil penjajakan ini, Pasifik Group mendatangkan mesin pengolahan sampah Ecowiz dari Korea," ucapnya.

Menurutnya, ditempatkannya mesin pengolahan sampah Ecowiz di Pasar Umum Negara dikarenakan tempat tersebut menjadi salah satu pasar di kabupaten Jembrana yang secara rutin menghasilkan sampah dalam jumlah besar. 

"Harapannya, dengan adanya mesin pengolahan sampah Ecowiz ini, Pasar Umum Negara dapat secara bertahap  mengelola sampah sendiri sehingga kedepannya dapat mengurangi beban TPA Peh," harapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, mesin pengolahan sampah Ecowiz tipe EV-100 memiliki kapasitas 100Kg/jam dengan metode pembakaran yang tanpa menimbulkan polusi asap, residu yang ditimbulkan dari sisa pembakaran hanya 5% berupa abu. 

Mesin ini mampu mengolah sampah organik maupun anorganik seperti plastik, karet, dan kertas. Mesin seharga Rp 5,5 Miliar ini dikatakan bisa beroperasi dengan daya listrik rumah tangga mulai 2200 Watt.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.
Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral