News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TGH Mahalli Fikri Tegaskan TGB Zainul Majdi Keluar dari Partai Perindo untuk Fokus Jadi Akademisi

Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Nusa Tenggara Barat, TGH Mahalli Fikri menegaskan keluarnya Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dari Partai Perindo bukan alasan politis.
Minggu, 3 November 2024 - 03:15 WIB
Ganjar Pranowo dan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Nusa Tenggara Barat, TGH Mahalli Fikri menegaskan keluarnya Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dari Partai Perindo bukan alasan politis.

Dia menegaskan keluarga TGB Zainul Majdi lantaran ingin fokus sebagai pimpinan perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tuang Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi pamit dari Partai Perindo diambil bukan karena alasan politis, melainkan untuk mengikuti sertifikasi dosen, sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan kapasitas sebagai akademisi dan pimpinan perguruan tinggi," ujarnya dalam keterangan tertulis diterima di Mataram, Sabtu (2/11/2023).

Diketahui saat ini, TGB Muhammad Zainul Majdi menjabat sebagai rektor di Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NWDI Pancor, Lombok Timur, NTB.

Menurut Mahalli Fikri, sertifikasi untuk mendapatkan gelar profesor mengharuskan peserta untuk tidak terlibat dalam aktivitas politik partisan.

"TGB menunjukkan komitmennya dalam meraih gelar Guru Besar. Langkah ini perlu mendapatkan dukungan penuh dari kita semua," kata Mahalli Fikri.

Pernyataan ini sekaligus membantah rumor bahwa pengunduran diri TGB dari Perindo terkait dengan dukungan politis dalam Pilkada 2024. Menurut Mahalli, rumor politis yang bertebaran itu menandakan pengamatan yang amat dangkal, hanya sekadar seperti mengetahui kulit bawang paling luar saja.

 

"TGB adalah tokoh nasional. Kami berharap agar semua spekulasi politik lokal tidak lagi mengaitkan beliau," ucap mantan Anggota DPRD NTB ini.

 

Keputusan TGB untuk fokus pada gelar akademis mencerminkan kecintaannya terhadap perjuangan leluhur-nya, Maulanasyaikh TGKHM Zainuddin Abdul Madjid. Dengan meninggalkan jabatan politik demi kemajuan NWDI, TGB menegaskan dedikasi-nya terhadap pendidikan dan pengabdian kepada warisan besar, yakni pendidikan dan keumatan.

 

"Ketahuilah! TGB saat ini tengah bersiap untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai akademisi dan pimpinan (Rektor) Perguruan Tinggi. Beliau sedang melangkah dan wajib kita dukung untuk menjadi Guru Besar (profesor)," katanya.

 

Sebelumnya pengunduran diri TGB ini disampaikan melalui surat pernyataannya yang ditulis pada Rabu (30/10). Surat ini pun telah dikirim ke DPP Perindo di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Dengan hormat, melalui surat ini saya menyampaikan pengunduran diri dari kepengurusan dan keanggotaan Partai Perindo. Terima kasih, semoga Partai Perindo semakin maju dan jaya," kata TGB dalam surat yang dirinya tanda tangani dan ditujukan kepada DPP Partai Perindo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengemudi Truk Microsleep Tabrak Mobil Pick Up dan Pekerja di Tol Jakarta Utara, Tiga Orang Tewas

Pengemudi Truk Microsleep Tabrak Mobil Pick Up dan Pekerja di Tol Jakarta Utara, Tiga Orang Tewas

Kecelakaan melanda satu unit wing box tronton dengan mobil pick up dan pekerja proyek di Tol Wiyoto Wiyono KM 20,200 A, Tanjung Priok arah Pluit, Jakarta Utara, pada Rabu (9/9/2026).
Minyak Dunia Tembus US$100 Bikin Rupiah Tertekan, Geopolitik Dunia Jadi Biang Kerok

Minyak Dunia Tembus US$100 Bikin Rupiah Tertekan, Geopolitik Dunia Jadi Biang Kerok

Harga minyak mentah dunia melonjak signifikan pada perdagangan Kamis (10/9/2026) dengan harga Brent crude oil menembus level US$100 per barel.
Seorang Dokter Tewas dalam Insiden Penembakan KKB di Muliama Papua, PDHI: Kami Kehilangan

Seorang Dokter Tewas dalam Insiden Penembakan KKB di Muliama Papua, PDHI: Kami Kehilangan

Menurutnya, dokter hewan yang bekerja di lapangan, terutama di wilayah dengan kondisi geografis dan keamanan yang memiliki tantangan tinggi
Nagoya Dilanda Banjir Jelang Asian Games 2026, CdM Todotua Pasaribu Pastikan Atlet Indonesia Aman

Nagoya Dilanda Banjir Jelang Asian Games 2026, CdM Todotua Pasaribu Pastikan Atlet Indonesia Aman

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di Asian Games 2026, Todotua Pasaribu memastikan seluruh atlet Indonesia yang telah berada di Jepang dalam kondisi aman. Hal ini diungkapkan usai Nagoya dilanda cuaca ekstrem dan banjir.
Delapan Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanik, KDM Nyatakan Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

Delapan Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanik, KDM Nyatakan Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka siap menjadi bandara alternatif bagi pendaratan dan penerbangan pesawat usai penutupan delapan bandara.
Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ hingga Siapkan Posko Pengungsian

Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ hingga Siapkan Posko Pengungsian

Pemprov Jabar memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di wilayah dengan intensitas sebaran abu vulkanik yang tinggi.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Red Sparks tengah menjadi sorotan volimania usai muncul spekulasi bahwa nampaknya klub telah menemukan pelatih baru usai Ko Hee-jin memutuskan mundur dari jabatannya jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral