News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menag Sebut Kelemahan Cendikiawan Sekarang Terlalu Reason dan Akal Oriented, Tidak Menggali Spiritual Oriented

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar ungkap kelemahan cendikiawan Indonesia saat ini terlalu reason dan akal oriented, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/11/2024).
Selasa, 5 November 2024 - 19:05 WIB
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), pada Jumat (1/11/2024).
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa kelemahan cendikiawan Indonesia saat ini terlalu reason dan akal oriented.

Hal ini diungkapkan dalam acara silaturahmi Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/11/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bahwa kelemahan cendikiawan kita sekarang ini terlalu reason-oriented ya. Terlalu akal-oriented. Tapi tidak pernah menggali spiritual-orientednya,” kata Nasaruddin.

Lebih lanjut Nasaruddin menuturkan bahwa sebenarnya spiritual ini juga lebih dahsyat daripada intellectual question. 

Sementara itu Nasaruddin meminta agar kita melakukan evaluasi cara berpikir. Jangan terlalu terbawa Barat Oriented yang seolah-olah harus memiliki kejelasan.

“Akal itu ada batasnya. Tapi batin itu unlimited tanpa batas,” jelas Nasaruddin.

Kemudian Nasaruddin juga mengimbau kepada para cendikiawan buddhis agar dapat menyelamatkan warisan antropologis manusia terdahulu.

“Warisan antropologis manusia terdahulu kita Mempertahankan hidupnya itu dengan cara persahabatan dengan alam. Masyarakat modern sekarang ini mempertahankan hidupnya dengan cara menaklukkan alam. Ya kan? Gunung didaki tancapkan bedera kemenangan. Ombak yang besar itu diselancarin. Sungai yang deras itu arung jeram. Itu model penaklukan alam semesta,” beber Nasaruddin.

Selain itu Nasaruddin juga mengimbau para cendikiawan agama termasuk buddha untuk mengembalikan spiriual knowledge.

“Mari kita kembalikan. Ya. Spiritual knowledge ini devine knowledge ini. Jadi jangan kita hanya melurus sekuler. Semuanya harus dengan laboratorium,” ungkap Nasaruddin.

“Semuanya harus dengan site IT. Padahal ada the super power one yang perlu kita kaji, perlu kita lestarikan, yaitu kekuatan batin. Energi batin itu jauh lebih dahsyat daripada energi otak,” sambungnya.

Sekadar informasi, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon dan hadiri acara silaturahmi Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/11/2024).

Adapun acara ini diselenggarakan dengan tema Strategi Pengelolaan Candi Buddha Mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Wakil Ketua Dewan Pembina KCBI, Karuna Murdaya mengatakan bahwa pertemuan ini juga merupakan momen penting untuk memperkuat komitmen untuk melestarikan warisan budaya, terutama Candi Buddha di Indonesia.

“Pertemuan hari ini bukan hanya untuk menjalin silaturahmi tetapi juga sebuah momentum penting untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam melestarikan dan mengelola warisan budaya bangsa terutama Candi Buddha di Indonesia demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Karuna, dalam sambutannya.

Lebih lanjut Karuna mengungkapkan bahwa KCBI sebagai bagian dari Walubi yang berperan aktif dalam menjalin kolaborasi dari berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun organisasi lintas agama. 

“KCBI berharap pemerintah dapat memberikan dukungan dalam kemajuan kebudayaan dan keagaman, khususnya candi Buddha di Indonesia, mulai dari dukungan regulasi peraturan infrastruktur, kemudahan perizinan maupun hal-hal lain yang terkait,” jelas Karuna.

Kemudian Karuna menuturkan acara ini diharapkan menjadi langkah awal untuk penyusunan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam pengelolaan candi Buddha di Indonesia.

“Semoga kolaborasi ini dapat menghasilkan kebijakan untuk pelestarian dan keberlangsungan candi-candi sebagai warisan budaya dan spiritual bangsa, serta menjadikan Candi Borobudur pusat ibadah umat Buddha Indonesia dan dunia,” terang Karuna. (ars/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tak Bisa Simpulkan Penyebab Kematian Lula Lahfah, Ternyata Karena Ini...

Polisi Tak Bisa Simpulkan Penyebab Kematian Lula Lahfah, Ternyata Karena Ini...

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengaku tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian selebgram Lula Lahfah.
Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia, menggunakan jeda musim dingin sebagai momen evaluasi setelah melalui musim MotoGP 2025 yang penuh tantangan. 
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram.
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Runner up Proliga musim lalu, Jakarta Popsivo Polwan belum bisa mengakhiri rentetan hasil buruk mereka di putaran pertama musim ini.
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia, menggunakan jeda musim dingin sebagai momen evaluasi setelah melalui musim MotoGP 2025 yang penuh tantangan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT