News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sopir Taksi Online Bocorkan Kronologi Kompol Bambang Laukan Pemukulan

Sopir taksi online Rizki Fitrianda yang merupakan korban pemukulan oleh oknum polisi Kompol Bambang bocorkan kronologi kejadian sebenarnya
Kamis, 7 November 2024 - 19:42 WIB
Jadi Sorotan Publik, Oknum Polisi Tega Aniaya Sopir Taksi Online
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sopir taksi online Rizki Fitrianda (37) yang merupakan korban pemukulan oleh oknum polisi Kompol Bambang di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, bocorkan awal mula terjadi cekcok hingga pemukulan.

Rizki dalam bincang-bincang di YouTube Uya Kuya TV mengaku, selama perjalanan membawa Kompol Bambang, ia sudah terlibat cekcok lantaran tidak sesuai titik aplikasi lokasi tujuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya memang sudah cekcok, jemput dari Senayan City, dalam perjalanan kan itu (tujuan) halte bus Komdak, di tengah perjalanan macet di bundaran Semanggi," ujar Rizki dikutip YouTube Uya Kuya TV.

tvonenews

Di bundaran Semanggi itu ia kembali menanyakan tujuan kepada Anggota Polda Maluku Kompol Bambang, ia pun mengiyakan kalau tujuannya halte bus Komdak atau Mapolda Metro Jaya.

Namun di tengah perjalanan, sambung Rizki, Kompol Bambang meminta masuk ke dalam Mapolda Metro Jaya. Namun Rizki tidak menyetujui, lantaran perbedaan titik tujuan dapat memengaruhi performanya di aplikasi Gocar.

"Maaf pak, ini kan saya lagi ngejar poin, saya mau titik penurunan yang sama, harus sesuai, karena orderan ini estafet pak, kalau tidak sesuai, efeknya performanya turun," beber Rizki.

Rizki pun menyarankan kepada penumpang untuk mengubah rute untuk tujuannya masuk ke dalam komdak, tidak di halte bus komdak seperti tujuan saat ini.

Masih menurut pengakuan Rizki, di tengah perjalanan, Kompol Bambang menyodorkan HP di samping bahu Rizki, karena konsentrasinya terganggu, Rizki kemudian menabrak mobil Toyota Alphard di depannya.

Karena sudah menabrak Toyota Alphard di depannya, Rizki pun kemudian turun dan bertanggungjawab memberikan identitas SIM dan nomor telepon untuk proses ganti rugi.

Akan tetapi, penumpangnya Rizki justru malah terus mengomel. Padahal menurut Rizki, penyebab kecelakaan itu lantaran hilangnya fokus Rizki saat disodori HP oleh Kompol Bambang dan cekcok di tengah jalan akibat perbedaan titik tujuan.

Bahkan setelah kejadian itu, Kompol Bambang mengancam Rizki dengan memberikan penilaian bintang satu dan melaporkan ke pihak aplikator (Go Car) yang berisiko hilangnya mata pencaharian Rizki sebagai sopir taksi online.

Rizki pun sempat bingung dan menanyakan kepada Kompol Bambang, mengapa dia ingin diberikan penilaian buruk, sebab sudah sesuai prosedur. 

Jika tujuan tidak sesuai titik tujuan, maka penumpang diharuskan untuk mengubah rute kembali agar tidak memengaruhi performa sopir taksi online.

"Kenapa saya dikasih bintang satu? Kan saya menurunkan sesuai titik, sesuai prosedurnya, kenapa saya dikasih bintang satu kan, tapi dia masih ngomel-ngomel," kata Rizki.

Percekcokan yang selama di perjalanan dan pengancaman penilaian buruk dan dilaporkan ke pihak aplikator, akhirnya membuat Rizki menurunkan Kompol Bambang bersama wanita di sampingnya itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari situlah akhirnya Kompol Bambang melakukan kekerasan dengan memukul Rizki.

"Allahu Akbar. Ini ada rekaman loh. Gua laporin lu. Lu nonjok gua, gua laporin," ucap Rizki pada saat terjadi pemukulan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Rezeki Weton 10 April 2026: Minggu Wage Siap-siap Dapat Penghasilan Tambahan Lewat Pekerjaan Ini

Prediksi Rezeki Weton 10 April 2026: Minggu Wage Siap-siap Dapat Penghasilan Tambahan Lewat Pekerjaan Ini

Berikut ramalan mengenai aliran rezeki untuk lima weton terpilih pada tanggal 10 April 2026 yang dalam kalender Jawa jatuh pada hari Jumat dengan pasaran Pon.
Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Akibat Tak Diberi Uang untuk Judi Slot

Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Akibat Tak Diberi Uang untuk Judi Slot

Satreskrim Polres Lahat akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan mutilasi di Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. 
Ramalan Nasib Weton Tanggal 10 April 2026: Jumat Pon Hari Ini Adalah Waktu Pembuktian Diri

Ramalan Nasib Weton Tanggal 10 April 2026: Jumat Pon Hari Ini Adalah Waktu Pembuktian Diri

Bagaimanakah garis nasib pemilik weton bersinggungan dengan energi ini? Berikut ramalan nasib lima weton terpilih untuk tanggal 10 April 2026.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Kamis 9 April: Alwi Farhan Lawan Unggulan Jepang, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Kamis 9 April: Alwi Farhan Lawan Unggulan Jepang, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal Kejuaraan Asia 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil Indonesia akan unjuk gigi termasuk Alwi Farhan yang akan melawan tunggal putra unggulan asal Jepang.
Pemprov DKI Gelar Kegiatan Halal Bihalal di Kota Tua Akhir Pekan Ini

Pemprov DKI Gelar Kegiatan Halal Bihalal di Kota Tua Akhir Pekan Ini

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai wadah pemersatu bagi seluruh lapisan masyarakat di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Thailand Ungkap Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, PSSI Bergerak Diam-diam?

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Thailand Ungkap Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, PSSI Bergerak Diam-diam?

Tak ada angin tak ada hujan, media Thailand tiba-tiba membongkar kabar mengejutkan terkait Timnas Indonesia. Luke Vickery disebut sedang proses naturalisasi.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Selengkapnya

Viral