News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buron Pencabulan Anak di Panti Asuhan Sempat Ditelepon Orang Tua Korban untuk Serahkan Diri

Polisi mengungkap fakta baru di balik penangkapan Yandi Supriyadi (28) yang merupakan buronan dari kasus pencabulan anak di Panti Asuhan Darussalam An Nur.
Jumat, 8 November 2024 - 17:40 WIB
Yandi Supriyadi (28) buron pencabulan anak di Panti Asuhan, Tangerang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik penangkapan Yandi Supriyadi (28) yang merupakan buronan dari kasus pencabulan anak di Panti Asuhan wilayah Kunciran, Kota Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa sebelum ditangkap, pelaku sempat ditelepon oleh orang tua korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dia (Yandi) juga sempat berkomunikasi dengan orang tua salah satu korban, dan disarankan untuk menyerahkan diri,” kata Ade Ary, kepada wartawan, pada Jumat (8/11/2024).

Sementara itu Ade Ary menyebutkan pelaku tidak mau menyerahkan diri hingga akhirnya ditemukan di wilayah Empat Lawang, Palembang saat berbelanja di pasar.

Fakta-fakta Yayasan Panti Asuhan di Kota Tangerang Jadi Markas Pelaku Sodomi, Mulanya...
Fakta-fakta Yayasan Panti Asuhan di Kota Tangerang Jadi Markas Pelaku Sodomi, Mulanya...
Sumber :
  • Istimewa

 

“Namun (pelaku) tidak mau (menyerahkan diri)," ungkap Ade Ary.

Ade Ary menegaskan saat ini yang bersangkutan telah dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polres Metro Tangerang Kota.

Untuk diketahui, Polisi berhasil menangkap Yandi Supriyadi yang merupakan buronan dalam kasus pencabulan anak di Panti Asuhan wilayah Kunciran, Kota Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Yandi Supriyadi, buronan pelaku pelecehan seksual terhadap anak panti asuhan di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, ditangkap polisi," kata Ade Ary, kepada wartawan, pada Jumat (8/11/2024). 

Lebih lanjut Ade Ary menuturkan bahwa tersangka ditangkap di wilayah Empat Lawang, Palembang pada Kamis, 7 November 2024 sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara itu Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini menuturkan tersangka sempat bekerja di sebuah perkebunan di wilayah Empat Lawang, Palembang sebelum akhirnya ditangkap polisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terakhir tersangka diketahui berada di tengah perkebunan kawasan Empat Lawang, Palembang, pergi ke kota untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan, selama pelarian Yandi bekerja di kawasan perkebunan di Empat Lawang," jelas Ade Ary.

Kemudian tersangka berhasil diamankan saat tengah berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar. Saat ini yang bersangkutan telah dibawa ke Jakarta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lawan Narkoba dari Akar Rumput: Kampung Bebas Narkoba di Padang Pariaman Diresmikan Arisal Aziz

Lawan Narkoba dari Akar Rumput: Kampung Bebas Narkoba di Padang Pariaman Diresmikan Arisal Aziz

Ancaman narkotika kini tidak lagi dihadapi dengan sekadar jargon. Di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, secara re
Purbaya: Kita Tidak Menuju Keadaan Seperti 1998, Fiskal Kita Baik!

Purbaya: Kita Tidak Menuju Keadaan Seperti 1998, Fiskal Kita Baik!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa jelaskan, Indonesia tidak sedang menuju krisis ekonomi, keuangan, dan moneter seperti periode 1997 sampai 1998. Pernyataan itu usai
Bung Ropan Kaget Lihat Pelatih Mozambik Berani Lawan Timnas Indonesia Tanpa 6 Pemain Andalannya dari Eropa

Bung Ropan Kaget Lihat Pelatih Mozambik Berani Lawan Timnas Indonesia Tanpa 6 Pemain Andalannya dari Eropa

Bung Ropan terkejut karena ternyata pelatih Mozambik tidak membawa 6 pemain andalannya dari Eropa untuk melawan Timnas Indonesia, padahal Skuad Garuda kuat.
Pakar Ekspresi Sebut Video Minta Maaf Sarwendah Hanya Drama Teatrikal: Dia Menunjukkan Citra ke Penggemar Lebih Penting

Pakar Ekspresi Sebut Video Minta Maaf Sarwendah Hanya Drama Teatrikal: Dia Menunjukkan Citra ke Penggemar Lebih Penting

Pakar ekspresi ikut menganalisis video permintaan maaf Sarwendah yang diunggah lewat Instagram-nya. Menurut pakar, mantan istri Ruben Onsu tak tulus minta maaf.
Jonatan Christie Angkat Bicara soal Ancaman Victor Lai di Final Indonesia Open 2026

Jonatan Christie Angkat Bicara soal Ancaman Victor Lai di Final Indonesia Open 2026

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mewaspadai keberanian dan daya juang wakil Kanada Victor Lai yang akan menjadi lawannya pada final BWF World Tour Super 1000 Polytron Indonesia Open 2026.
Jonatan Christie Jaga Asa Tuan Rumah Raih Gelar Indonesia Open 2026

Jonatan Christie Jaga Asa Tuan Rumah Raih Gelar Indonesia Open 2026

Jonatan Christie menjaga asa tuan rumah untuk meraih gelar juara setelah memastikan tiket final BWF World Tour Super 1000 Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu.

Trending

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya melalui pengacaranya Elza Syarief, bocorkan data puluhan orang yang terlibat kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN.
Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Setelah dibekuk Kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya bocorkan fakta
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Timnas Indonesia menang telak 3-0 atas Oman di FIFA Matchday Juni 2026. Media Vietnam mengaku terkejut dan menilai level Garuda mulai meningkat pesat.
Selengkapnya

Viral