News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Abdul Musawir Menyayangkan Adanya Usulan PDIP Terkait Polri Kembali di Bawah Kemendagri

Mantan Ketua Umum DPP IMM, Abdul Musawir, ikut merespon pernyataan Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus yang mengusulkan agar Polri kembali berada di bawah Kemendagri.
Minggu, 1 Desember 2024 - 09:17 WIB
Mantan Ketua Umum DPP IMM, Abdul Musawir.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Ketua Umum DPP IMM, Abdul Musawir, ikut merespon pernyataan Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus yang mengusulkan agar Polri kembali berada di bawah Kemendagri.

Dia menilai, usulan tersebut patut diduga karena tidak siap menerima kenyataan politik saat pilkada yang dihadapi oleh PDIP, terkhusus daerah-daerah pulau jawa, dimana jagoan PDIP keseluruhan tumbang, terkecuali DKI yang mengarah dua putaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdul merasa usulan tersebut salah satu bentuk ketidak dewasaan politik yang dihadapi oleh PDIP atau tidak siap menerima kenyataan politik yang lagi melanda PDIP.

Dia juga menyayangkan PDIP seperti tidak mau menerima kenyataan politik Pilkada 2024 kali ini, dimana banyak jagoan yang diusungnya kalah, yang ahirnya malah menyasar kemana-kemana, dimana salah satunya menuding yang tidak berdasar kepada institusi Polri.

tvonenews

"Dengan adanya usulan dari unsur pimpinan pusat PDIP tersebut menegaskan kurangnya dewasa dalam menyikapi kenyataan politik," tegas Abdul dalam keterangannya, Minggu (1/12/2024).

Padahal sudah jelas amanat reformasi yang dituangkan dalam Undang-undang yang mengatur pemisahan TNI dan Polri adalah Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Nomor VI/MPR/2000 yang dikeluarkan pada 18 Agustus 2000.

Ketetapan ini mengatur pemisahan TNI dan Polri berdasarkan peran dan fungsi masing-masing lembaga dalam landasan hukum di Indonesia.

"PDIP harusnya kembali ingat sejarah, bahwa pemisahan Polri dan TNI justru jadi bagian dari amanah reformasi yang harus dijaga bersama, sebagai ekspresi Demokrasi Indonesia yang sudah berjalan sangat baik dalam pilkada 2024 kali ini," imbuhnya.

Sebelumnya, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melempar wacana mendorong Polri kembali di bawah naungan Kemendagri.

Wacana ini menyusul dikarenakan dugaan keterlibatan Polri dalam dukungan terhadap calon tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus saat konferensi pers belum lama ini.

Partai berlambang banteng moncong putih ini melempar wacana tersebut dalam jumpa pers yang diadakan langsung di Kantor DPP PDI-P pada Kamis (28/11/2024).(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakat Kylian Mbappe Pernah Ditolak Mentah-mentah Manchester United, Ryan Giggs Bongkar Fakta Mengejutkan

Bakat Kylian Mbappe Pernah Ditolak Mentah-mentah Manchester United, Ryan Giggs Bongkar Fakta Mengejutkan

Ryan Giggs mengungkap fakta mengejutkan bahwa Manchester United pernah memiliki peluang merekrut Kylian Mbappe saat masih muda, tetapi tim pencari bakat klub.
Kabar Terbaru Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisinya Hari Ini

Kabar Terbaru Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisinya Hari Ini

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan Gunung Lewotolo tidak lagi terdeteksi dalam pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis, 10 September 2026.
Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Mediol Yoku mengaku siap tempur saat debut bersama Timnas Voli Putri Indonesia pada Asian Games 2026. Pevoli asal Papua tersebut ingin membuktikan dirinya di panggung internasional setelah sebelumnya meraih dua medali perunggu SEA Games.
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Permintaan masker meningkat di tengah menyebarnya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau
Tolak Autopsi, Pihak Keluarga Minta Kasus Kematian Fajar Sahrudin Tidak Diperpanjang

Tolak Autopsi, Pihak Keluarga Minta Kasus Kematian Fajar Sahrudin Tidak Diperpanjang

Pihak keluarga yang diwakili oleh kakak menolak pengajuan proses autopsi dari kepolisian kepada jasad Fajar Sahrudin lantaran tak ingin kasus ini diperpanjang.
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.

Trending

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral