News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Kediri oleh Adik Kandungnya Sendiri, Pelaku Jalan Kaki Bawa Palu

Terungkap beginilah kronologi kasus pembunuhan satu keluarga di Kediri, Jawa Timur. Pelaku diketahui adalah adik kandung korban yang sempat meminta tolong.
Sabtu, 7 Desember 2024 - 09:48 WIB
Korban pembunuhan satu keluarga di Kediri, Jawa Timur
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Begini kronologi kasus pembunuhan satu keluarga di Kediri, Jawa Timur oleh adik kandungnya sendiri.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Arianto mengungkapkan kasus pembunuhan satu keluarga di Kediri ini sebenarnya terjadi pada Selasa, 3 Desember 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pelaku pembunuhan satu keluarga itu adalah Yusak, adik dari korban perempuan yakni Kristiani.

Yusak, pelaku pembunuhan satu keluarga di Kediri yang dihabisi oleh adik kandungnya sendiri
Yusak, pelaku pembunuhan satu keluarga di Kediri yang dihabisi oleh adik kandungnya sendiri
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

 

Berdasarkan keterangan yang didapatkan oleh polisi, kekejian yang dilakukan Yusak bermula pada Minggu, 1 Desember 2024.

Saat itu, Yusak mengunjungi kakaknya dan meminta tolong. Namun, saat itu permintaan pelaku ditolak oleh korban.

"Pada hari Minggu, tanggal 1 Desember, tersangka ini sempat mengunjungi korban. Dia minta tolong pada korban, tidak ditanggapi," kata Bimo, dalam konferensi pers dikutip Sabtu (7/12/2024).

Permintaan tolongnya tidak digubris, maka akhirnya pelaku berencana untuk mendatangi kakaknya lagi pada hari Selasa.

Bimo mengatakan, pelaku berjalan kaki dari Wates menuju Ngancar, Kediri, Jawa Timur. Ia juga sudah menyiapkan palu untuk melakukan kekerasan terhadap sang kakak.

"Akhirnya, hari Selasa, tersangka datang kembali dari Wates, jalan kaki menuju ke Ngancar. Dia melakukan tindakannya sekira pukul 03.00 WIB," kata Bimo.

Pelaku melakukan aksi kejinya dengan menunggu sang kakak keluar rumah. Setelah kakaknya kembali ia pun masuk dan mengamuk.

Awalnya, tujuan pembunuhan adalah sang kakak yakni Kristiani. Ia memukul kakaknya menggunakan palu.

Merasa kesakitan, kakaknya pun berteriak. Saat itu, sang suami Agus Komarudin datang mendengar keributan tersebut.

Di waktu itulah, Yusak kemudian kembali memukulkan palunya kepada kakak iparnya sampai meninggal dunia.

"Jam 3 pagi, korban perempuan atas nama K keluar, setelah itu korban dieksekusi, berteriak. Akhirnya, suaminya datang juga ikut dieksekusi. Jadi, yang awal korban perempuan kakaknya sendiri," ujar Bumo menjelaskan.

Setelah mengeksekusi kakak dan kakak iparnya, Yusak lalu masuk ke kamar dua keponakannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak sulung pasangan guru itu dihabisi juga menggunakan palu. Ia pun kemudian melanjutkan menganiaya sang anak bungsu.

Pada Kamis (5/12/2024) seorang kolega berkunjung ke rumah pasangan suami istri tersebut karena keduanya tak hadir di kantor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral