GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penetapan Perolehan Suara Pilgub Jakarta: Saksi RIDO Walk Out dan Saksi Dharma-Kun Enggan Tandatangani Hasil

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta hari ini melakukan rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara Pilgub Jakarta 2024 di Hotel San Pasific, Jakarta Pusat.
Minggu, 8 Desember 2024 - 16:21 WIB
Momen Saksi 01 Meninggalkan atau Walk Out dari Rapat pleno rekapitulasi hasi perolehan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024
Sumber :
  • KPU DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta hari ini melakukan rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara Pilgub Jakarta 2024.

Rapat pleno yang digelar di Hotel San Pasific, Jakarta Pusat itu dihadiri oleh ketua dan jajaran KPU Jakarta serta seluruh saksi pasangan calon Ridwan-Suswono (01), Dharma-Kun (02) dan Pramono-Rano (03). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat itu, Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata membacakan perolehan hasil suara yang didapatkan masing-masing calon. 

Yang mana, Pramono-Rano memperoleh 2.183.239 suara. Sementara nomor urut 01 Ridwan Kamil-Suswono meraup sebanyak 1.718.160 suara dan nomor urut 02 Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan jumlah suara 459.230.

Sebelum disahkan, pasangan Wahyu sempat menanyakan kepada seluruh saksi paslon terkait dengan kecocokan data yang telah dibacakan tersebut. 

"Sebelum saya sahkan, saya minta pendapatnya dari pasangan nomor 0,02 dan 03, terutama apakah ada ketidakcocokan data yang disampaikan?. Sudah cocok?," tanya Wahyu. 

"Sudah cocok," ucap saksi nomor 01

"Nomor dua apakah sudah cocok?," tanya Ketua KPU Jakarta kembali. 

"Sudah," jawab saksi 02.

"Nomor tiga sudah cocok?," tanya Wahyu ke saksi 03.

"Sudah cocok," jawab saksi 03.

"Bawaslu? Sebelum saya sahkan apakah ada kejadian khusus yang perlu disampaikan?," tanya Wahyu ke Bawaslu. 

Namun, belum mendapatkan jawaban dari Bawaslu, saksi pasangan Ridwan-Suswono (RIDO) menyampaikan keberatan. Ia pun menerangkan soal banyaknya kejadian atau permasalahan pada saat pemungutan suara pada tanggal 27 November lalu. 

Dimana, saksi 01 membeberkan soal insiden pencoblosan surat suara yang dilakukan oleh Ketua KPPS dan Pamsung di wilayah Pinang Ranti, Jakarta Timur. 

Ia juga meceritakan pendistribudian C6 atau formulir pemberitahuan yang dirasa tidak terdistribusi dengan baik, sehingga pemilih dalam Pilkada Jakarta menjadi rendah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, saksi 01 juga merasa keberatan karena banyak laporan kasus atau permasalahan yang tidak direspon oleh Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu. 

"Akan tetapi sampai hari ini, diputuskan ini, tidak ada satupun laporan kami yang memiliki hasil akhir seperti apa, apa kemudian rekomendasinya itu tidak dilanjutkan, atau dilanjutkan, atau ada pelanggaran atau sebagainya," ucap saksi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral