GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Polisi, Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Mengaku Punya Banyak Beban Pikiran Gara-gara...

Anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus, Jakarta Selatan mengungkapkan ia punya banyak beban pikiran kepada polisi. Kapolres Jaksel mengatakan ternyata...
Minggu, 8 Desember 2024 - 20:39 WIB
MAS (14), remaja yang tega menghabisi nyawa ayah dan neneknya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus, Jakarta Selatan mengungkapkan ia punya banyak beban pikiran kepada polisi.

Saat ini, MAS (14) remaja yang bunuh ayah dan nenek tersebut masih terus diperiksa oleh Polres Metro Jakarta Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah sekitar satu pekan diperiksa oleh Pores Metro Jakarta Selatan, motif perkara anak bunuh ayah di Lebak Bulus ini masih belum terungkap.

Meski demikian, MAS sudah mulai banyak terbuka dan mengungkapkan beberapa hal yang bisa jadi petunjuk membuka tabir kasus ini.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal mengatakan terakhir remaja 14 tahun tersebut sempat menyebutkan pemikirannya.

Khususnya, pada malam sebelum kasus anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus itu terjadi.

"Pada saat tersebut dia malam, mendapatkan bisikan dia tidak bisa tidur," ujar Ade, dalam acara HOTROOM Metro TV bertajuk 'Bisikan' Membawa Maut, dikutip Minggu (8/12/2024).

Adapun alasan dirinya tidak bisa tidur disebutkan Ade belum bisa diungkapkan secara jelas.

Namun, MAS mengatakan bahwa di malam kejadian, atau Sabtu (30/12/2024) ia merasa harus melakukan hal mengerikan itu.

"Mendapat bisikan, yang berawal dia terlalu banyak pikiran," kata Ade menjelaskan.

Di hadapan polisi, siswa kelas 1 SMA tersebut mengatakan bahwa beban pikirannya saat itu kebanyakan mengenai curhatan sang ibu.

"Dia bilang, beban pikiran karena dia sering dicurhati oleh ibu, masalah keluarga. Tapi tidak masalah yang berat, masalah yang ringan," ujarnya.

Ade menjelaskan, bahwa soal belajar, MAS memang kerap disuruh oleh orang tuanya.

Meski demikian, menurut Ade, remaja tersebut adalah anak yang rajin sehingga belajar merupakan keinginannya.

Kondisi rumah keluarga tersebut pun tergolong menengah ke atas.

Memiliki satu TV dan rumah yang cukup luas. Meski demikian, MAS dibatasi ketika bermain handphone.

Isi handphone MAS pun sudah diperiksa oleh pihak kepolisian. Ade menuturkan tidak ada yang aneh di dalam HP tersebut.

"Sudah cek juga isi HP-nya, itu tidak ada aplikasi permainan yang mengarah ke hal-hal yang aneh atau kekerasan. Di rumah pun kita menemukan anak itu kalau mengisi waktu luangnya hanya dengan menggambar, menonton YouTube," kata dia lagi.

Selain itu, menurut pihak kepolisian, remaja tersebut juga berkomunikasi dengan teman-temannya secara wajar.

Saat ini, lanjut Ade, anak tersebut memang berada dalam kondisi tertekan. 

Pihak psikolog forensik juga telah mewawancarai anak tersebut. Namun, kesimpulan mengenai kasus ini belum bisa disimpulkan.

"Itu belum dapat kami simpulkan (tekanan) mungkin nanti bersama-sama dengan psikolog forensik bisa ditemukan. Kami hanya mengumpulkan dari barang bukti, melihat kondisi HP-nya. Untuk motifnya saat ini masih dipelajari," ungkapnya. 

MAS kini berada di rumah aman di wilayah Jakarta Selatan di bawah pemantauan.

Hal itu bertujuan untuk mencegah anak tersebut tidak melakukan perilaku-perilaku negatif atau berbahaya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten terus menggenjot kegiatan sosial bagi masyarakat.
BLU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat Lewat Ajang Lari di GBK

BLU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat Lewat Ajang Lari di GBK

Olahraga lari kini menjadi bagian gaya hidup sehat masyarakat urban seperti di Ibu Kota Jakarta.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
IKN Batal Jadi Ibu Kota Negara, Eks Gubernur Jakarta Beri Komentar Menohok

IKN Batal Jadi Ibu Kota Negara, Eks Gubernur Jakarta Beri Komentar Menohok

Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan Jakarta masih menjadi Ibu Kota Negara.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Selengkapnya

Viral