News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Habisi Nyawa Keluarganya, Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Dapat Bisikan Agar Orang Tuanya Masuk Surga

Terungkap, keinginan anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Polisi mengatakan bahwa remaja 14 tahun itu ingin orang tuanya masuk surga.
Senin, 9 Desember 2024 - 19:08 WIB
Lokasi kejadian anak MAS (14) bunuh ayah (APW) dan nenek (RM) di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus anak bunuh ayah dan nenek yang terjadi di salah satu rumah keluarga di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan perlahan mulai terkuak.

Polres Jakarta Selatan masih terus mendalami motif di balik kasus anak bunuh ayah dan nenek di Lebak Bulus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa wawancara juga telah dilakukan pihak kepolisian kepada MAS (14) pelaku pembunuhan terhadap anak dan neneknya, serta sempat melukai ibunya.

Pengakuan Terbaru Anak Usia 14 Tahun yang Bunuh Ayah dan Neneknya di Lebak Bulus.
Pengakuan Terbaru Anak Usia 14 Tahun yang Bunuh Ayah dan Neneknya di Lebak Bulus.
Sumber :
  • Istimewa

 

Diketahui, dua korban meninggal adalah sang ayah yaitu APW (40) dan sang nenek RM (69). Sementara ibu AP (41) mengalami luka tusuk dan sudah mendapatkan perawatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal mengungkapkan MAS mendapatkan bisikan sebelum menghabisi nyawa keluarganya.

Kini terungkap, bahwa bisikan itu berhubungan dengan harapan remaja 14 tahun tersebut agar kedua orang tuanya masuk surga.

Menurut Ade, keinginan itu muncul ketika siswa kelas 1 SMA itu merasa gelisah.

"Ketika dia gelisah, dia bilang terlalu banyak beban orang tua, sudah biar saya yang ambil alih, biar papa mama masuk surga," kata Ade, ditemui di TKP, Senin (9/12/2024).

Berdasarkan pengakuan remaja tersebut, keinginan agar orang tuanya terbebas dari beban itu muncul bersamaan saat mendapatkan bisikan untuk menghabisi nyawa ayah dan ibunya.

Selama pemeriksaan juga terungkap bahwa nilai MAS mengalami penurunan semenjak masuk SMA.

Terkait hal tersebut, Ade mengatakan polisi masih terus mendalami semua keterangan yang masuk. 

Selain itu, pihak kepolisian juga mendapatkan bantuan dari Asosiasi Psikologi Forensi Indonesia (Apsifor) untuk mendalami motif di balik peristiwa pembunuhan ini.

Ade mengatakan, pemberkasan dilakukan selama maksimal 15 hari setelah kejadian.

Setelahnya, proses hukum kasus ini yakni polisi perlu mengirimkan pemberkasan tersebut ke Kejaksaan.

Sejumlah saksi sudah diperiksa, termasuk keluarga, sekolah, dan pelaku serta korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah ada tujuh saksi yang diperiksa," kata dia lagi.

Adapun saat ini MAS sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus anak bunuh ayah dan nenek, sekaligus melukai ibunya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Euforia kemenangan Jakarta Pertamina Enduro di grand final Proliga 2026 justru diwarnai keanehan yang memancing reaksi publik. Respons fans langsung membanjiri media sosial
Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Ketua umum SEMMI Kalteng, Afan menilai masih banyak anak daerah yang kesulitan mengakses pendidikan layak meskipun tinggal di wilayah kaya sumber daya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral