News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketegangan Rusia-Ukraina Dapat Mempengaruhi Sektor Persenjataan Indonesia

Konflik antara Rusia dan Ukraina yang memuncak dalam beberapa minggu terakhir diyakini oleh beberapa pengamat dapat mempengaruhi sektor persenjataan di Indonesia.
Selasa, 15 Februari 2022 - 22:47 WIB
Ketegangan Rusia-Ukraina Dapat Mempengaruhi Sektor Persenjataan Indonesia
Sumber :
  • antara

Jakarta - Konflik antara Rusia dan Ukraina yang memuncak dalam beberapa minggu terakhir diyakini oleh beberapa pengamat dapat mempengaruhi sektor persenjataan di Indonesia.

Oleh karena itu, para pengamat mendorong Indonesia menyiapkan langkah-langkah antisipasi, terutama jika krisis politik Rusia dan Ukraina berubah jadi konflik bersenjata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Pertahanan Binus University Curie Maharani Savitri menyampaikan, Indonesia merupakan salah satu pengguna senjata buatan Rusia sehingga konflik itu dapat mempengaruhi pengadaan senjata sekaligus perawatan dan pemeliharaannya.

“Krisis akan berlangsung lama dan itu mempengaruhi pengadaan, terutama spare part senjata,” kata Curie saat acara diskusi yang disiarkan oleh kanal Youtube Semar Sentinel di Jakarta, Selasa.

Pengamat lainnya, yang merupakan salah satu pendiri Jakarta Defence Studies (JDS) Ade Marboen menyampaikan sejumlah senjata buatan Rusia yang dimiliki Indonesia di antaranya mencakup kendaraan tempur, pesawat tempur, artileri, helikopter serbu, dan peluru kendali.

“Yang paling terkenal itu tentu Sukhoi,” kata Marboen saat acara diskusi.

Marboen menilai ketegangan antara Rusia dan Ukraina dapat menghambat pemeliharaan dan perawatan sistem persenjataan Indonesia terutama yang dibuat oleh Rusia. Oleh karena itu, ia mengusulkan pemerintah menjalin komunikasi dengan negara sesama pengguna senjata Rusia terutama untuk memikirkan langkah-langkah mengantisipasi dampak krisis.

“Harus ada pendekatan ke sana, kita dapat mencoba jalur-jalur diplomatik pertahanan maupun diplomasi negara untuk bisa istilahnya menitip perawatan Sukhoi ke sana (Rusia),” terang Marboen.

Ia menegaskan hambatan dan tantangan yang mungkin terjadi jika konflik Rusia dan Ukraina memanas itu perlu segera diantisipasi oleh pemerintah.

“Ini artinya harus ada upaya lebih untuk membiayai semua tantangan dan hambatan ini serta kerja sama yang baik dari wakil rakyat di DPR serta komunikasi publik yang baik,” tambah dia.

Hasil analisis Binus University terhadap 12 negara menunjukkan India, Vietnam, dan Bangladesh merupakan pengguna terbanyak senjata Rusia.
Dari 12 negara yang diteliti itu, ada 9 negara meningkatkan ketergantungannya pada Rusia selama periode 2008-2020, dan tiga di antaranya yaitu India, Vietnam, dan Thailand, sebut Curie saat menyampaikan hasil kajian.

Sementara itu, Indonesia jadi satu dari tiga negara yang paling banyak mengurangi ketergantungannya pada Rusia. Di samping Indonesia, ada Bangladesh dan Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Curie menyampaikan pada 2008 kendaraan tempur buatan Rusia di Indonesia mencapai 38 persen dari total unit yang ada. Namun, jumlah itu berkurang jadi 20 persen pada 2020.

“Untuk artileri 2008 Indonesia punya 16 persen dari Rusia, sekarang 8 persen. Helikopter serbu yang sebelumnya 100 persen, sekarang turun jadi hanya 36 persen,” sebut Curie.(chm/ant)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi
Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Pihak kepolisian juga bakal menyisir permukiman-permukiman lainnya yang masuk target operasi peredaran penyalahgunaan narkoba selain eks lokalisasi prostitusi Saritem.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral