GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD Dukung Usulan Prabowo soal Evaluasi Pilkada Langsung, Ternyata Karena Ini

Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, memberikan apresiasi terhadap usulan Presiden Prabowo Subianto yang menyarankan agar kepala daerah dipilih dprd
Sabtu, 14 Desember 2024 - 04:01 WIB
Mahfud Dukung Usulan Prabowo soal Evaluasi Pilkada Langsung, Ternyata Karena Ini
Sumber :
  • tim tvOne - Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menkopolhukam, Mahfud MD, memberikan apresiasi terhadap usulan Presiden Prabowo Subianto yang menyarankan agar kepala daerah seperti gubernur, bupati, dan wali kota dipilih oleh DPRD

Menurut Mahfud, usulan ini merupakan langkah positif dalam rangka evaluasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang selama ini dinilai mahal dan rentan masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini ide yang bagus, untuk mengevaluasi apakah kita perlu kembali ke sistem DPRD atau tidak. Yang sekarang ini selain biayanya tinggi, juga penuh masalah," ujar Mahfud di Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, DIY, Jumat (13/12/2024).

Mahfud mengingatkan bahwa pada masa kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2014, sempat disahkan UU Nomor 22 Tahun 2014 yang mengatur pemilihan kepala daerah oleh DPRD. 

tvonenews

Namun, hanya beberapa hari setelahnya, SBY mencabutnya dan memilih menerbitkan Perppu untuk mempertahankan Pilkada langsung.

"Perppu itu dicabut dalam waktu dua hari karena situasi politik yang sangat panas saat itu," kenang Mahfud.

Dia menilai wacana Prabowo ini perlu dibahas lebih lanjut, terutama terkait bagaimana sistem Pilkada yang diusulkan tetap memenuhi prinsip-prinsip demokrasi yang ingin dibangun.

"Sistem ini perlu didiskusikan lebih lanjut, bagaimana kita membangun demokrasi yang lebih baik," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pendapat serupa di hadapan para kader Golkar dalam perayaan HUT ke-60 partai tersebut pada Kamis (12/12). 

Prabowo mengatakan, di negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan India, sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD terbukti lebih efisien dan mengurangi pemborosan anggaran.

"Di negara-negara tetangga kita, cukup memilih anggota DPRD, dan mereka yang akan memilih kepala daerah. Lebih efisien dan tidak memakan biaya besar," ujarnya.

Prabowo menekankan, dengan sistem ini, anggaran Pilkada yang besar bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti pendidikan dan infrastruktur.

"Kenapa harus mengeluarkan uang yang bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih penting, seperti memberi makan anak-anak kita, memperbaiki sekolah, dan irigasi," kata Prabowo.

Prabowo juga mengkritik tingginya biaya politik yang harus dikeluarkan oleh para calon dalam Pilkada, yang menurutnya sangat memberatkan dan perlu segera diperbaiki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pilkada ini terlalu mahal. Lihat saja, yang menang pun terlihat lelah, apalagi yang kalah," ungkapnya.

"Puluhan triliun bisa habis hanya dalam beberapa hari, baik dari negara maupun dari politikus," pungkas Prabowo. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CFD Jakarta pada 31 Mei 2026 Ditiadakan

CFD Jakarta pada 31 Mei 2026 Ditiadakan

Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta pada 31 Mei 2026 ditiadakan. 
1.098 Sapi Kurban Prabowo Dibeli Pakai APBN, DPR: Tidak Ada Aturan yang Dilanggar

1.098 Sapi Kurban Prabowo Dibeli Pakai APBN, DPR: Tidak Ada Aturan yang Dilanggar

Dia menyebut hal itu merupakan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres) yang memang dianggarkan secara resmi.
Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Perancis Tak Perlu Dipolitisasi

Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Perancis Tak Perlu Dipolitisasi

Wakil Ketua Komisi II DPR itu menjelaskan kunjungan Prabowo tersebut merupakan agenda diplomasi strategis negara yang sudah direncanakan dari jauh hari....
Bertahun-tahun Tak Terselesaikan, Dedi Mulyadi Komitmen Bersihkan 113 Ton Sampah Bandung Raya dalam 3 Hari

Bertahun-tahun Tak Terselesaikan, Dedi Mulyadi Komitmen Bersihkan 113 Ton Sampah Bandung Raya dalam 3 Hari

Dedi Mulyadi komitmen tuntaskan 113 ton sampah di Bandung Raya dalam 3 hari. Masalah yang bertahun-tahun tak selesai kini jadi prioritas Gubernur Jabar. 
Viral Dugaan Manipulasi Riset Demi Jalan-jalan ke Luar Negeri oleh Alumni ITB, Pihak Kampus Buka Suara

Viral Dugaan Manipulasi Riset Demi Jalan-jalan ke Luar Negeri oleh Alumni ITB, Pihak Kampus Buka Suara

Dugaan manipulasi riset yang dilakukan oleh perempuan bernama Prihantini dan beberapa orang lainya dalam sebuah konferensi internasional viral di media sosial. 
Juventus Dapat Kabar Buruk Bertubi-tubi Jelang Bursa Transfer, Andy Robertson Merapat ke Tottenham Hotspur

Juventus Dapat Kabar Buruk Bertubi-tubi Jelang Bursa Transfer, Andy Robertson Merapat ke Tottenham Hotspur

Juventus tampaknya mendapatkan kabar buruk bertubi-tubi menjelang bursa transfer musim panas. Sebab, Andy Robertson dilaporkan merapat ke Tottenham Hotspur.

Trending

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Siswi Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik setelah digadang-gadang sebagai kandidat kuat delegasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026
Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Seekor sapi kurban di Jalan Haji Djahawir, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, membuat heboh warga setelah mengamuk dan terperosok ke dalam saluran air pada Rabu (27/5) pagi. 
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Warga di sekitar Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Rabu (27/5) sore. 
Selengkapnya

Viral