Tiba di Istana, Menteri Bahlil Lapor Presiden Prabowo: Infrastruktur Listrik di 1.400 Desa Telah Rampung
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sekitar 1.400 desa yang belum menikmati listrik kini telah menerima aliran listrik dan siap diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu agenda yang dilaporkan Bahlil kepada Presiden dalam rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (28/7).
“Hari ini saya rapat sama Bapak Presiden untuk membahas beberapa hal terkait dengan listrik desa,” kata Bahlil.
Ia menjelaskan, pemerintah sebelumnya mencatat masih terdapat sekitar 11.000 desa yang belum menikmati akses listrik.
Dari jumlah tersebut, sekitar 1.400 desa kini telah berhasil diselesaikan proses pembangunan infrastrukturnya.
“Kami akan melaporkan karena sudah ada sekitar dari 11.000 desa yang belum ada listrik, sekarang sudah ada sekitar 1.400 yang sudah selesai dikerjakan untuk siap untuk diresmikan. Jadi saya akan laporkan kepada Bapak Presiden,” ujarnya.
Kemajuan tersebut menjadi bagian dari percepatan program elektrifikasi nasional yang didorong pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah bahkan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,3 triliun pada tahap pertama tahun 2026 untuk memperluas akses listrik ke desa-desa yang selama ini belum terjangkau jaringan kelistrikan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan pemerataan akses listrik merupakan implementasi nyata arahan Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam menghadirkan keadilan pembangunan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami mengapresiasi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bapak Bahlil Lahadalia. Arahan beliau jelas, yaitu mewujudkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Ini bukan sekadar komitmen, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujar Darmawan.
Realisasi program hingga April 2026 menunjukkan PLN telah membangun akses listrik di 1.403 lokasi melalui pendanaan APBN.
Infrastruktur tersebut telah melayani 40.724 rumah tangga yang sebelumnya belum menikmati layanan listrik.
Pemerintah menargetkan percepatan program terus berlanjut hingga akhir 2026. Bersama PLN, pemerintah membidik perluasan elektrifikasi di 2.792 lokasi dengan potensi menjangkau 137.266 calon pelanggan. (agr/dpi)
Load more