News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorce Gamalama Dalam Kenangan Denny JA

Tidak disangka Denny JA memiliki kenangan dengan Dedi Yuliadi atau yang lebih dikenal Dorce Gamalama. 
Rabu, 16 Februari 2022 - 20:29 WIB
Dorce Gamalama Dalam Kenangan Denny JA
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Siapa yang tidak kenal dengan Denny Januar Ali atau Denny JA. Nama Denny JA langsung dikenal publik berkat sepak terjangnya di dunia politik. Bukan sebagai politikus tetapi lembaga surveinya sering dijadikan referensi oleh para politikus.

Tidak disangka Denny JA memiliki kenangan dengan Dedi Yuliadi atau yang lebih dikenal Dorce Gamalama

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendengar wafatnya Dorce Gamalama, Denny JA teringat peristiwa hampir 50 tahun lalu. Ketika itu Denny JA baru pindah ke Jakarta. Orang tuanya menyewa rumah dan menyekolahkannya di wilayah Kramat Sentiong, Jakarta Pusat.

Di tahun 1973, ketika ia berumur 10 tahun, teman sekelas bernama Vera berulang tahun dan mengundangnya. "Denny jangan lupa datang ya, ke rumahku. Nanti ada temanku akan menyanyi di sana. Kamu pasti suka. Ia jago nyanyi. Jago ajojing. Jago melucu.”

Dennypun menghadiri perayaan ulang tahun di rumah Vera pada Minggu sore. Ada 20 orang disana, ada ayah, ibu dan juga keluarga besar Vera. 
Setelah tiup lilin, Vera mempekenalkan kawannya yang pintar menyanyi, pintar ajojing, dan juga pintar melucu. Umurnya sebaya, namanya Dedi Yuliardi.

Dedi kemudian beraksi dengan melawak, berjoget bahkan menyanyikan lagu Koes Plus yang populer saat itu, Muda-Mudi. Aksinya berhasil menghibur para undangan yang hadir. Yang khas pada Dedi, gayanya sangat kewanita-wanitaan. Ia yang lelaki itu juga kadang sengaja mengalunkan suara dan meliuk seperti wanita.

Sejak saat itu, beberapa kali Vera dan Dedi mampir ke rumah saya. Karena lucu, masih kecil dan lelaki yang meliuk seperti perempuan, Dedi acapkali mendapatkan perhatian ekstra tetangga saya. Rumah kami hanya berjarak 400-500 meter saja. Pernah Ia main ke rumah, dan tetangga saya kumpul di teras. Ada sekitar 15-20 orang, tua dan muda. Dedi pun, bocah 10 tahun itu, dengan bersemangat menyanyi dan melawak di sana. Dedi senang menghibur orang.

Banyak yang suka dan tertawa. Ada pula anak- anak kecil memanggil ibunya sambil teriak: “Lihat buk, ada bencong di rumah Denny. Itu temannya Denny.”

Denny JA hanya dua tahun tingga di Sentiong kemudian pindah ke Jakarta Timur. Sejak saat itu ia tidak pernah berjumpa dengan Vera atau Dedi. 

30 tahun kemudian sekitar tahun 2005-2006, Denny bertemu dengan teman dari wilayah Sentiong dan saat itu Dorce sedang naik daun. Ketika sedang membahas mengenai Dorce, temannya kemudian menceletuk.

“Den, Dorce itu si Dedi. Itu teman Denny yang sejak kecil. Yang pernah main ke rumah Denny.”

“Ha!” Sayapun kaget. “Yang benar? Dorce itu si Dedi? Ampuunn!!!!”

Dedi yang lucu, pintar menyanyi ternyata sudah berubah menjadi Dorce yang terkenal. Sekali saya pernah jumpa kebetulan di pesta pernikahan teman pada tahun 2007-2008, Dorce atau Dedi masih mengenalinya.

Ia memperkenalkan saya kepada temannya. “Ini sahabat dari sahabat gue waktu masih kecil.”

Denny juga mendengar Dorce sudah melakukan operasi kelamin menjadi wanita tahun 1983. Dilansir dari intipseleb.com, "Saya mengesahkan di Pengadilan Negeri Jawa Timur tahun 85 atau 86," jelas Dorce Gamalama. 

Terakhir yang Dorce sedihkan soal kematiannya. Ia ingin dimakamkan sebagai wanita. Itu keinginannya sejak kecil: diakui sebagai wanita. Perempuan. Kontroversi ahli agama pun saling silang. Ada yang menyatakan, Ia tak boleh dimakam sebagai perempuan karena ia lahir sebagai lelaki. Ini melanggar syariat agama.

Menanggapi hal tersebut, Tokoh Ulama Nahdatul Ulama (NU), KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang biasa disapa Gus Miftah mengatakan, jika pemakaman Dorce Gamalama, sebaiknya tetap dimakamkan sebagai laki-laki sesuai kodrat asalnya saat dia dilahirkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang saya tahu beliau ini terlahir sebagai laki-laki kemudian dioperasi menjadi perempuan. Kalau kondisi seperti ini, secara fiqih dia tetap laki-laki. Artinya, sepanjang yang saya tahu, pemakamannya tentu kembali ke kodrat asal saat dia dilahirkan," jelas Gus Miftah, Senin (31/1/2022).https://www.tvonenews.com/lifestyle/25404-wasiat-dorce-dimakamkan-sebagai-perempuan-gus-miftah-secara-fiqih-dia-tetap-laki-laki

Jadi kalau beliau dilahirkan dalam keadaan laki-laki, lanjutnya, seyogyanya dimakamkannya juga secara laki-laki.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sulawesi Tengah Gempa magnitudo 6,7, Berikut Doa yang Bisa Dibaca untuk Memohon Perlindungan

Sulawesi Tengah Gempa magnitudo 6,7, Berikut Doa yang Bisa Dibaca untuk Memohon Perlindungan

Sebagai umat muslim ada baiknya membaca doa diberbagai situasi, terlebih saat terkena bencana atau musibah.
Pemkab Lombok Timur Terus Tagih Piutang Pajak

Pemkab Lombok Timur Terus Tagih Piutang Pajak

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menyatakan pemerintah daerah tetap mengoptimalkan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dengan menghindari penumpukan piutang dan fokus pada penagihan aktif pajak.
Respon Demo mahasiswa, DPRD Surabaya Janji Kawal Aspirasi Mahasiswa

Respon Demo mahasiswa, DPRD Surabaya Janji Kawal Aspirasi Mahasiswa

DPRD Kota Surabaya menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan aliansi mahasiswa Cipayung Plus dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Surabaya, Senin (15/6/2026).
Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Megabintang Argentina, Lionel Messi, dipastikan tidak akan ikut meramaikan tren warna sepatu pink seperti yang dipakai para pemain lain di Piala Dunia 2026.
Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah bulan Suro tidak baik untuk menikah? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.
Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) mengaku gugup saat pertama memasuki Jakarta International Stadium (JIS) sebagai pelatih Persija Jakarta.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Muktamar VIII di Sunset 100 Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026.
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Selengkapnya

Viral