News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hutan Seluas Hampir 2 Kali Pulau Jawa bakal Dibabat Demi Program Pangan dan Energi, PB PMII Beri Respons

Di tengah kehawatiran keberlanjutan deforestasi yang semakin parah, ramai dipemberitaan media sosial akhir-akhir ini terkait adanya upaya dan rencana pemerintah dalam menyiapkan Lahan hutan yang kisarannya 2 kali lebih luas dari pulau Jawa. Yang disinyalir akan dimanfaatkan sebagai sumber Ketahanan Pangan, Energi dan Udara.
Selasa, 7 Januari 2025 - 09:08 WIB
Ketua Umum PB PMII M Shofiyulloh Cokro
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah kehawatiran keberlanjutan deforestasi yang semakin parah, ramai dipemberitaan media sosial akhir-akhir ini terkait adanya upaya dan rencana pemerintah dalam menyiapkan Lahan hutan yang kisarannya 2 kali lebih luas dari pulau Jawa. Yang disinyalir akan dimanfaatkan sebagai sumber Ketahanan Pangan, Energi dan Udara.

Tidak dapat dinafikan jika ditinjau dari kalkulasi Ekonomi, hutan seluas 20 juta hektar itu bila difungsikan secara maksimal untuk Program Pengembangan Pertanian Terpadu (P3T) tentu akan sangat berdampak positif bagi pendapatan Negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menhut memperkirakan ada potensi sekitar 1,1 juta hektare lahan yang bisa menghasilkan hingga 3,5 juta ton beras per tahun dari hasil budidaya padi gogo. Jumlah ini setara dengan total impor beras Indonesia pada 2023.

Selain itu, pemerintah juga berencana menanam pohon aren sebagai sumber bioetanol. 

"Satu hektare aren mampu menghasilkan 24 ribu kiloliter bioetanol. Jika kita menanam 1,5 juta hektare aren, kita bisa menghasilkan 24 juta kiloliter bioetanol, yang dapat menggantikan impor BBM sebesar 26 juta kiloliter," katanya.

Berdasarkan kondisi realitas di atas maka PB PMII melalui Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) PB PMII. Menemukan alternatif lain yang lebih solutif dari pada upaya pengadaan lahan baru seluas 20 juta hektare seperti yang digadang-gadangkan.

Pemanfaatan lahan tidur dan lahan marginal sebagai langkah solutif, Menurut Badan Pertanahan Nasional (BPN), pada tahun 2019, lahan tidur di Indonesia mencapai 20,5 juta hektare lahan tidur dan/atau tidak produktif. Balitbang Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2015 pernah mengemukakan luas lahan marginal mencapai 157.246.565 hektar. 

Lahan tidur dan marjinal jelas sebuah kerugian, bila dibiarkan terus menerus dan tidak dimanfaatkan

Ketua Umum PB PMII M Shofiyulloh Cokro menyampaikan langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan karena akan menguntungkan secara ekonomi bagi negara dan tentu akan menekan tingkat impor pangan dalam negeri. Di lain sisi upaya dalam identifikasi lahan 20 juta hektare untuk perencanaan ketahanan pangan dan energi akan menambah daftar baru kasus deforestasi, oleh karenanya itu kami mendorong agar pemerintah mengkaji lebih lanjut dan membuka ruang diskusi untuk merumuskan solusi alternatif.

"Pemerintah seharusnya mengkaji lebih lanjut terkait proyek 20 juta hertare hutan untuk Food estate dan energi, hal ini dikarenakan dampak buruk dari aktivitas deforestasi potensial akan merusak kekayaan alam dan merugikan masyarakat serta krisis iklim yang tidak terkendali. Kami telah melakukan kajian internal sebagai upaya menyikapi proyek pembukaan hutan seluas 20 juta hektare tersebut," ujar Shofiyulloh Cokro, Ketua Umum PB PMII, Selasa (7/1/2025) saat di mintai keterangan di Sekretariat PB PMII.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Awal Madani Malla Ketua Bidang lingkungan hidup dan kehutanan PB PMII menyampaikan pembukaan 20 juta hektar hutan akan melepaskan emisi dalam skala yang sangat besar dan pada akhirnya menyebabkan bencana ekologis. 

"PB PMII siap membuka ruang diskusi dengan pemerintah sebagai upaya untuk membahas langkah-langkah strategis" tutupnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Asmara Weton 27 April 2026: 5 Weton Ini Diramal Bertemu Jodoh atau Makin Lengket dengan Pasangannya

Ramalan Asmara Weton 27 April 2026: 5 Weton Ini Diramal Bertemu Jodoh atau Makin Lengket dengan Pasangannya

Terdapat lima weton yang diramal akan mengalami momen manis, mulai dari pernyataan cinta hingga kembalinya keharmonisan yang sempat pudar pada 27 April 2026.
Ramalan Karier Weton 27 April 2026: 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan hingga Mendapat Proyek Emas

Ramalan Karier Weton 27 April 2026: 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan hingga Mendapat Proyek Emas

Berdasarkan perhitungan, berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan karier luar biasa pada 27 April 2026.
5 Weton Ini Diprediksi akan Kurang Beruntung pada 27 April 2026: Hindari Risiko Besar dan Tetaplah Mawas Diri

5 Weton Ini Diprediksi akan Kurang Beruntung pada 27 April 2026: Hindari Risiko Besar dan Tetaplah Mawas Diri

Tanggal 27 April 2026, yang jatuh pada Senin Pon, memiliki getaran energi yang cukup tajam dan sedikit "panas" bagi beberapa neptu tertentu.
Mengejutkan, Pemkot Mataram Akui Hampir Keseluruhan SPPG Tak Miliki Standar IPAL

Mengejutkan, Pemkot Mataram Akui Hampir Keseluruhan SPPG Tak Miliki Standar IPAL

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara mengejutkan mengungkap hampir keseluruhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tak memilki standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
3 Fakta Penganiayaan Massal di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tangan dan Kaki Anak Diikat hingga Idap Gangguan Paru-paru

3 Fakta Penganiayaan Massal di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tangan dan Kaki Anak Diikat hingga Idap Gangguan Paru-paru

Berikut fakta-fakta yang terjadi dalam kasus penganiayaan anak secara massal di daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta yang juga viral di media sosial.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 

Trending

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Selengkapnya

Viral