News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KLHK Terjunkan Tim untuk Selidiki Pagar Laut Misterius 30 Km di Tangerang

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) siap mendalami lebih jauh kasus pagar laut misterius sepanjang 30 km yang ditemukan di perairan Tangerang,
Rabu, 15 Januari 2025 - 06:45 WIB
Pagar Laut
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) siap mendalami lebih jauh kasus pagar laut misterius sepanjang 30 km yang ditemukan di perairan Tangerang, Banten.

"Sesuai arahan Menteri LH, Hanif Faisol, kami sedang menyelidiki hal ini," ujar Direktur Jenderal Penegakan Hukum LHK, Rasio Ridho Sani, kepada awak media, Selasa (14/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasio mengungkapkan bahwa tim sudah diterjunkan ke lapangan untuk menelusuri keberadaan pagar bambu yang mencurigakan tersebut.

"Tim sudah dikerahkan untuk menyelidiki lebih lanjut. Hasil pengumpulan data dari lapangan akan menentukan langkah hukum sesuai peraturan yang berlaku," tambahnya.

tvonenews

Pagar laut sepanjang 30,16 km yang terdeteksi di Kabupaten Tangerang, Banten, menutupi wilayah pesisir yang menjadi tempat tinggal nelayan di 6 kecamatan. 

Hal ini memicu kesulitan bagi para nelayan yang mencari ikan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menyebutkan bahwa keberadaan pagar laut ini telah mengganggu aktivitas nelayan, dengan dampak langsung terhadap 3.888 nelayan dan 502 pembudidaya di sekitar kawasan tersebut.

Meskipun keberadaan pagar laut tersebut jelas terlihat dan cukup mengganggu, baik pemerintah daerah maupun pusat belum mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas pembangunan pagar ilegal ini.

Di sisi lain, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga kini belum menerima klaim kepemilikan atas pagar laut tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Staf Khusus Menteri KKP Bidang Humas dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto, menegaskan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki kasus ini.

"Hingga kini, belum ada yang datang mengaku sebagai pemiliknya. Kami masih belum tahu siapa yang bertanggung jawab, karena sampai sekarang belum ada klaim resmi," jelas Doni di Kementerian KKP, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2025). (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Curhatan Driver Ojol soal Implementasi Komisi 8 Persen

Curhatan Driver Ojol soal Implementasi Komisi 8 Persen

Terkait pemberlakuan komisi 8% layanan ride hailing ojol diberlakukan sejak 1 Juli 2026. Selama 3 hari pertama implementasi kebijakan ini tuai berbagai komentar
Mengenal Sosok yang Wakili Indonesia di Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Mengenal Sosok yang Wakili Indonesia di Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Prosesi pemakaman kenegaraan untuk melepas kepergian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan berlangsung di bawah pengawalan...
Tantang Arus AI, IHBS Tegaskan Teknologi Harus Dibangun di Atas Nilai Islam Wasatiyah

Tantang Arus AI, IHBS Tegaskan Teknologi Harus Dibangun di Atas Nilai Islam Wasatiyah

Di tengah perkembangan digitalisasi atau derasnya arus kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, IHBS memilih
Kabar Terbaru Misteri Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra, Keluarga Bilang Begini

Kabar Terbaru Misteri Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra, Keluarga Bilang Begini

Budhi Purwa, paman Nadira Az-Zahra (21) menegaskan pihak keluarga dan polisi masih mencari keberadaan mahasiswi Prodi S1 SIKC, Telkom University angkatan 2023.
Wamenkomdigi Ungkap 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Bisa Main Medsos

Wamenkomdigi Ungkap 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Bisa Main Medsos

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan sebagian besar anak diketahui memalsukan usia demi tetap bisa mengakses medsos.
Komnas Perempuan Desak Investigasi Kematian Ibu Hamil di Intan Jaya Papua Tengah

Komnas Perempuan Desak Investigasi Kematian Ibu Hamil di Intan Jaya Papua Tengah

Kasus ibu hamil, Melkiana Duwitau (MD) yang tewas tertembak di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Kini jadi sorotan sebagian publik, bahkan Komnas Perempuan

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Selengkapnya

Viral