News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Minta Maaf WNA China yang Sogok Petugas Bandara, Kini Berulah Lagi, Bikin Konten Suap Polantas

Pria asal China yang viral karena selipkan uang Rp500 ribu di dalam paspornya untuk menyogok petugas Bandara Soekarno Hatta (Soetta) kini kembali berulah..
Selasa, 21 Januari 2025 - 18:09 WIB
WNA China meminta maaf soal suap di Bandara Soekarno Hatta
Sumber :
  • TikTok @mm_dwp

Jakarta, tvOnenews.com - Pria asal China yang viral karena selipkan uang Rp500 ribu di dalam paspornya untuk menyogok petugas Bandara Soekarno Hatta kini kembali berulah.

WNA Cina itu kembali viral diduga menyuap anggota lalu lintas Polri. Berdasar video yang dilihat tvOnenews.com, pria tersebut tengah diberhentikan oleh polisi lalu lintas untuk diminta menunjukkan surat izin mengemudi (SIM) nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun setelanjutnya pria tersebut mengaku dimintai uang oleh polisi tersebut. 

Menanggapi hal tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Komjen Purnawirawan Agus Andrianto mengatakan pihaknya tengah memeriksa yang bersangkutan.

Cek Fakta! Kemen Imipas Selidiki Video WNA China Selipkan Uang Rp500 Ribu di Paspor
Cek Fakta! Kemen Imipas Selidiki Video WNA China Selipkan Uang Rp500 Ribu di Paspor
Sumber :
  • istimewa - Istock photo

 

"Ini sedang diperiksa untuk klarifikasi, besok tunggu releasenya ya," ucap Menteri Agus saat dikonfirmasi, Selasa (21/1/2025).

Sebelumnya, viral di sosial media terkait warga negara asing (WNA) asal China hendak datang ke Indonesia.

Hal itu viral di sosial media Instagram. Tampak dalam video, pria asal China itu menyelipkan uang rupiah sebesar Rp500 ribu ke dalam paspornya.

Kemudian, terlihat sang pria tengah di bandara dan petugas Imigrasi.

"Maksudnya apa ya turis warga negara cina nyelipin duit Rp500 ribu," tulis caption akun tersebut.

Sementara Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Komjen Purnawirawan Agus Andrianto mengatakan pihaknya tengah mencari WNA itu.

Dimana, pihaknya bakal mengklarifikasi terkait maksud konten pria tersebut.

"Sedang kita cari dan klarifikasi, kalau bener pegawai ya pasti kita tindak, kepada yang bersangkutan saya lihat motifnya memang mempermalukan, bukan hanya konten tentang imigrasi tapi juga Polri dan mungkin menyasar yg lain, akan kami deportasi dan tangkal," katanya kepada awak media, ditulis Senin 20 Januari 2025.

"Saat ini kami cekal di semua tapi agar kita bisa klarifikasi kebenaran unggahan yabg bersangkutan," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agus menegaskan, pihaknya tidak akan mentoleransi apabila kejadian yang menyimpang dan mempermalukan Indonesia.

"Kita tidak kasih tolerir penyimpangan Pegawai namun juga kami tidak rela Bangsa ini dipermalukan (membaca niat pelaku)," tegasnya.(rpi/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral