GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Bocah SD di Jember Mabuk Berat Usai Pesta Miras Berujung Dibully

Viral video bocah 12 tahun diduga menjadi korban bullying di Jember Jawa Timur.  Dicekoki es teh yang dioplos dengan minuman keras hingga terkapar di lapangan.
Selasa, 21 Januari 2025 - 21:29 WIB
Viral video bocah 12 tahun diduga menjadi korban bullying di Jember Jawa Timur.
Sumber :
  • Istimewa

Jember tvOnenews.com - Viral video bocah 12 tahun diduga menjadi korban bullying di Jember Jawa Timur.  

Video yang diunggah akun Instagram @Jemberawsome tersebut berdurasi 55 detik. Tampak dalam video tersebut bocah terkapar tak berdaya di atas rumput kemudian sejumlah remaja menginjak-injak bocah tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi kejadian ketika korban yang masih duduk di kelas 6 sekolah dasar ini bermain bersama sejumlah remaja yang duduk di bangku SMA. 

Mereka kemudian meminum bersama es teh yang dioplos minuman keras. Alhasil, bocah tersebut mabuk dan tidak sadarkan diri. 

Viral video bocah 12 tahun diduga menjadi korban bullying di Jember Jawa Timur.
Viral video bocah 12 tahun diduga menjadi korban bullying di Jember Jawa Timur.
Sumber :
  • Istimewa

 

Teman-teman korban pun panik dan membawa korban ke air terjun untuk menyadarkan korban. Namun upaya tersebut gagal. 

Korban pun kemudian dibawa ke lapangan dan teman-teman korban menginjak-injak korban. 

Aksi para teman sepermainan ini pun direkam salah satu teman korban. 

Dalam rekaman video, korban tampak mengigau, korban meminta pertolongan kepada ayahnya yang sudah meninggal. 

Dan perekam video ini mengucapkan kata kata yang tidak pantas kepada korban, yakni 'kobbur bik pak en lah nyaman' atau dalam bahasa Indonesia (dikubur sama ayahnya enak).

Viralnya video ini banyak ditanggapi oleh netizen yang empati bahkan mengecam aksi bullying yang dilakukan oleh anak di bawah umur.

@nenny1525 berkomentar "Iki jelas kriminal, ojok ngomong di bawah umur, wong tuone Yo kudu dipanggil pisan iku. Kok Yo iso kelakuane anake sampek koyok ngunu, kawal sampek klambi oren,".

@aji_taat_pribadi sambil emosi berkomentar "gowoen rene pelakune, tak idek idek ndase".

@yahya_utsman bahkan berkomentar dengan memberi tag pada akun presiden @Prabowo dan partainya @Gerindra.

Video viral ini telah mendapatkan 573 like, 236 komentar dan 81 diteruskan. 

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kasat reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan telah memeriksa sejumlah remaja yang ada di dalam video. Dari hasil penyelidikan, dugaan sementara tidak ada aksi bullying yang tampak dalam video. 

"Dalam video tampak korban diinjak-injak itu karena teman korban berusaha menyadarkan korban," terang Angga. 

Pasalnya, usai 'diinjak' korban muntah dan kondisinya mulai membaik. 

"Awalnya kita dapat laporan dari keluarga korban jika korban usai meminum es teh, korban tidak sadarkan diri, " tambah Angga. 

Selanjutnya, polisi langsung melakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan bahwasannya korban bersama teman-temannya iuran membeli minuman keras. 

Kemudian minuman keras tersebut dicampur dengan es teh. 

"Menurut pengakuan teman korban, korban lah yang paling banyak iuran uang dan juga paling banyak minum es teh tersebut hingga akhirnya tidak sadarkan diri," ungkap Angga. 

Angga menegaskan tidak ada tindakan bullying dalam kasus ini. Teman-teman korban hanya berusaha menyadarkan korban dari pingsannya. 

Selanjutnya, polisi akan memburu penjual minuman keras yang dibeli korban bersama teman-temannya. 

"Kita akan tindak lanjuti siapa penjual minuman keras yang menjual mirasnya kepada anak dibawah umur," tandas Angga. (sss/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral