News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polri Wanti-wanti Masyarakat Waspada Penipuan Online Berkedok Investasi: Jangan Jadi Korban!

Kasus penipuan online dengan modus investasi semakin marak dan meresahkan masyarakat. Salah satunya penipuan berkedok trading cryptocurrency lewat platform.
Minggu, 26 Januari 2025 - 15:10 WIB
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada Minggu (26/1/2025).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus penipuan online dengan modus investasi semakin marak dan meresahkan masyarakat. Salah satu yang kini menjadi perhatian adalah penipuan berkedok trading cryptocurrency melalui platform palsu.

Hingga saat ini, platform tersebut dilaporkan telah menelan banyak korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, modus operandi pelaku dimulai dari penyebaran tautan di media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Setelah itu, korban diarahkan untuk bergabung dalam grup WhatsApp yang menyamar sebagai forum edukasi investasi.

Ilustrasi Trading
Ilustrasi Trading
Sumber :
  • Pexel/Anna Nekrashevich

 

"Di grup tersebut, korban diberikan edukasi palsu oleh seseorang yang mengaku sebagai "profesor", dengan iming-iming keuntungan besar dari investasi cryptocurrency dan trading saham," ungkap Trunoyudo, Minggu (26/1/2025).

Trunoyudo membeberkan sejumlah yahap penipuan yang dilakukan oleh para pelaku.

Pertama penargetan, pelaku mengidentifikasi korban potensial melalui media sosial.

Kedua, membangun kepercayaan, edukasi investasi diberikan dengan data palsu yang meyakinkan.

Ketiga, eksekusi penipuan. Dalam tahap ini korban mulai diminta mentransfer dana ke akun yang mencurigakan.

Keempat penipuan lanjutan. Saat korban mencoba menarik dana, mereka diminta membayar biaya tambahan untuk proses "verifikasi".

Dan terakhir adalah menghilang. Pelaku memutus kontak dan menghilangkan jejak.

"Banyak korban yang akhirnya kehilangan seluruh dana mereka setelah aplikasi palsu menunjukkan nilai investasi yang terus naik, namun uang tidak bisa ditarik. Bahkan, ada yang menerima dokumen palsu dari lembaga keuangan luar negeri, yang seolah-olah memvalidasi transaksi mereka," terang Trunoyudo.

Oleh karenanya, Trunoyudo sebagai pihak kepolisian memberikan imbauan keras kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan online ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Lakukan verifikasi menyeluruh terhadap platform atau aplikasi yang digunakan. Pastikan bahwa platform tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga resmi lainnya," ujar Trunoyudo.

Dia juga menambahkan bahwa masyarakat perlu berhati-hati terhadap tautan mencurigakan di media sosial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Habisnya! Striker Jangkung Timnas Indonesia Mitchell Baker Menggila di Amerika, Catat Statistik Mengerikan

Tak Ada Habisnya! Striker Jangkung Timnas Indonesia Mitchell Baker Menggila di Amerika, Catat Statistik Mengerikan

Mitchell Baker kembali bersinar di Amerika Serikat usai membawa Timnas Indonesia juara. Striker 197 cm itu mencatatkan 8 gol dan 4 assist bersama Georgetown.
Wasit Copa Uruguay Gunakan Kartu Digital, Gebrakan Baru Teknologi di Sepak Bola Modern

Wasit Copa Uruguay Gunakan Kartu Digital, Gebrakan Baru Teknologi di Sepak Bola Modern

Teknologi tersebut diperkenalkan untuk menggantikan kartu kuning dan merah konvensional sekaligus mempercepat pencatatan wasit dalam berbagai kejadian selama pertandingan.
Hector Souto Sebut Timnas Futsal Indonesia Telat Panaskan Mesin saat Tumbang 0-2 dari Tanjung Verde

Hector Souto Sebut Timnas Futsal Indonesia Telat Panaskan Mesin saat Tumbang 0-2 dari Tanjung Verde

Hector Souto blak-blakan mengungkap penyebab Timnas Futsal Indonesia kalah 0-2 dari Tanjung Verde hingga gagal melangkah ke semifinal Copa das Nacoes 2026.
Respons Pengelola Bandara Soetta soal 2 Cincin Milik Penumpang yang Diduga Tak Dikembalikan Petugas X-ray

Respons Pengelola Bandara Soetta soal 2 Cincin Milik Penumpang yang Diduga Tak Dikembalikan Petugas X-ray

Penumpang di Bandara Soetta sebut dua buah cincinnya tidak dikembalikan oleh petugas X-ray. Begini respons dari pihak pengelola bandara, InJourney Airports.
Pesan Bijak Habib Jafar soal Karhutla di Indonesia, Ajak Semua Masyarakat Berdoa

Pesan Bijak Habib Jafar soal Karhutla di Indonesia, Ajak Semua Masyarakat Berdoa

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi permasalahan yang tengah dihadapi Indonesia. Seluruh masyarakat pun ikut prihatin dan terdampak.
Melawan Hukum Fisika, Ternyata Begini Cara Tesla Roadster Terbang Ketika Berputar di Udara

Melawan Hukum Fisika, Ternyata Begini Cara Tesla Roadster Terbang Ketika Berputar di Udara

Elon Musk resmi memperkenalkan Tesla Roadster pada Jumat (17/10/2026).

Trending

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat asusila di salah satu masjid Makkah, dua warga negara Bangladesh dijatuhi hukuman mati oleh Pemerintah Arab Saudi.
Dalam Semalam, Polisi Tangkap Dua Kades Terkait Narkoba

Dalam Semalam, Polisi Tangkap Dua Kades Terkait Narkoba

Satuan Reserse Narkoba Polresta Sumenep mengamankan dua kepala desa dalam pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu, Jumat.
Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar film dan sinetron yang dibintangi Aron Ashab, aktor yang viral usai lama menghilang, kini muncul dan mengaku diculik selama 6 bulan terakhir.
FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA resmi menjatuhi sanksi pada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) berupa denda 20.000 dolar AS atau setara dengan Rp361 juta dan diwajibkan menutup sebagian tribun pada pertandingan kandang berikutnya.
Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

KPK mengungkap fakta baru terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan di dalam tong biru yang diboyong ke Jakarta ada uang sekitar Rp934 juta.
Terdampak Karhutla, Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

Terdampak Karhutla, Dua Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

Dua penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat gangguan jarak pandang imbas karhutla di sejumlah wilayah Indonesia. Pihak Bandara Soekarno-Hatta telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi.
KPK: HT untuk Penanganan Karhutla Termasuk yang Diduga Dikorupsi dalam Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

KPK: HT untuk Penanganan Karhutla Termasuk yang Diduga Dikorupsi dalam Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

KPK mengungkap fakta mengejutkan dibalik kasus dugaan korupsi penggunaan dana siap pakai BNPB. HT untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) termasuk yang diduga dikorupsi.
Selengkapnya

Viral