News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi 13 Pelajar SMPN 7 Mojokerto Terseret Ombak di Pantai Drini Sebabkan 4 Korban Jiwa, Bermain Air di Aliran Berbahaya Rip Current

Sebanyak 13 pelajar SMP Negeri 7 Mojokerto menjadi korban derasnya ombak Pantai Drini, Gunung Kidul, 4 orang di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia.
Rabu, 29 Januari 2025 - 11:49 WIB
Proses evakuasi pelajar yang terseret ombak Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (28/1/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 13 pelajar SMP Negeri 7 Mojokerto menjadi korban derasnya ombak Pantai Drini, Gunung Kidul, 4 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Kejadian maut itu terjadi pada Selasa (28/1/2025) pagi tak lama setelah rombongan dari SMP Negeri 7 Mojokerto tiba di Pantai Drini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan dari Koordinator SAR Wilayah 2 Gunung Kidul, Marjono rombongan SMP Negeri 7 Mojokerto sebenarnya tengah menikmati santapan pagi di Pantai Drini.

Namun, sebanyak 13 pelajar mendahului untuk bermain air di tepi Pantai Drini.

"Siswa-siswa tersebut sebetulnya masih ada acara makan pagi. Namun, ke-13 korban ini mendahului untuk bermain air," kata Marjono, diwawancarai tvOne, Selasa (28/1/2025).

Marjono mengungkapkan, para siswa itu langsung menuju ke aliran rip current yang sebenarnya berbahaya.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah mengumumkan di berbagai media bahwa ada bagian Pantai Drini yang dilarang dijadikan tempat bermain air.

Namun, nampaknya informasi tersebut tak sampai kepada para siswa itu sehingga mereka langsung menuju ke lokasi berbahaya.

"Kebetulan mereka langsung menuju di rus rip current, yang sudah kita prediksi, kita sampaikan lewat medsos bahwa jalur kapal Pantai Drini ini adalah rip current, arus yang sangat kuat dan berbahaya bagi wisatawan bermain air," ungkap Marjono.

Menurut seorang saksi, Ahmad Bagus mengungkapkan dirinya melihat belasan orang nampak berenang di satu bagian pantai.

"Lama-lama kok agak ke tengah? Terus, lama-lama ada orang minta tolong. Terus, baru Tim SAR-nya turun," kata Ahmad Bagus.

Sebelumnya ia mengira para siswa itu sedang bermain air di daerah yang dimaksud.

"Banyak orang, 10 lebih. Soalnya mereka kayak rombongan satu titik. Mungkin saling menyelamatkan, saya juga kurang tahu," katanya lagi.

Tim SAR langsung bergerak menyelamatkan para siswa itu dan sembilan orang berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.

Sementara tiga orang lainnya ditemukan meninggal dunia dan satu siswa hilang sampai pencarian Selasa (28/1/2025) berakhir.

Tim SAR kemudian melanjutkan pencarian pada Rabu (29/1/2025) dan satu siswa yang hilang itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Prajurit Gugur, Indonesia Tetap di Garis Perdamaian Lebanon! Istana: Evaluasi Berjalan Tapi Tidak Tarik Pasukan

Tiga Prajurit Gugur, Indonesia Tetap di Garis Perdamaian Lebanon! Istana: Evaluasi Berjalan Tapi Tidak Tarik Pasukan

Pemerintah Indonesia memastikan tidak akan menarik pasukan penjaga perdamaian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), meski insiden tragis menewaskan tiga prajurit TNI di wilayah konflik tersebut.
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya dalam laga klasik sarat gengsi pada lanjutan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini.
Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengoperasikan kembali titik pemberhentian di kawasan Summarecon Bekasi untuk rute B11 (Summarecon Bekasi-Cawang) mulai hari ini, Sabtu.
Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Pengemudi truk, Nur Syaefudin, mengakui rasa kantuk menjadi penyebab utama insiden tersebut.
Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Meski tampil reguler bersama Ajax Amsterdam, Maarten Paes tetap dihujani kritik tajam pengamat Belanda usai performa naik-turun dan dinilai belum konsisten.
Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Sinyal insentif baru ini dinilai penting bagi industri kendaraan listrik nasional, terutama untuk menjaga tren pertumbuhan penjualan motor listrik

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Selengkapnya

Viral