News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Kasus Pemerasan Anak Bos Prodia, Kubu Pelaku Pembunuhan Sinyalir Kapolres Metro Jakarta Selatan Terima Aliran Dana Suap Senilai…

Kubu pelaku pemerkosaan disertai pmbunuhan yakni anak bos Prodia bernama Arif Nugroho (AN) alias Bastian dan Muhammad Bayu Hartanto (MBH) mengungkap fakat baru dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oleh mantan serta anggota Polres Metro Jakarta Selatan.
Sabtu, 1 Februari 2025 - 06:00 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Kubu pelaku pemerkosaan disertai pmbunuhan yakni anak bos Prodia bernama Arif Nugroho (AN) alias Bastian dan Muhammad Bayu Hartanto (MBH) mengungkap fakat baru dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oleh mantan serta anggota Polres Metro Jakarta Selatan.

Terbaru, kuasa hukum AN dan MBH, romi Sihombing menyebut jika kubunya mendapati bukti kuat dugaan keterlibatan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal dalam pusaran kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menurut pengakuan dan bukti yang kami miliki, ya kita bicara alat bukti kan berarti ada keterangan saksi, ada saksi-saksinya yang melihat ada pertemuan. Di dalam pertemuan itu ada pengakuan bahwa pimpinan (Kapolres-red) ini sudah menerima sejumlah uang,” kata Romi kepada awak media, Jakarta, Sabtu (1/2/2025).

Kedua orang tua FA (16) korban pembunuhan anak bos Prodia
Kedua orang tua FA (16) korban pembunuhan anak bos Prodia
Sumber :
  • Eko Hadi Lesmono/tvOne

 

Romi menuturkan kubunya telah mengeluarkan aliran dana senilai Rp 17,1 miliar dalam perkara kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang saat itu ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

Ia menyebut aliran dana yang dikeluarkan itu diterima oleh sejumlah anggota Polri yang saat itu masih menjabat di :Polres Metro Jakarta Selatan termasuk seorang oknum pengacara.

“Kalau total, kita belum bicara nominal secara terperinci. Tapi total kerugiannya, materi dan barang kalau ditotal-total itu Rp17,1 miliar. Kalau hasil pengakuan klien kami sekitar Rp400 juta (suap ke Kapolres-red),” ungkapnya.

Kasus Dugaan Pemerasan Anak Bos Prodia, Kompolnas Sebut Kapolres Mtero Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal Patut Diperiksa Perannya

Kasus dugaan pemerasan anggota Polri terhadap pelaku pembunuhan yakni anak bos Prodia, Ari Nugroho alias Bastian dan Muhammad Bayu Hartanto terus menyita perhatian publik.

Terbaru Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal untuk turut serta diperiksa terkait kasus dugaan pemerasan yang menyeret dua mantan anak buahnya yakni AKBP Bintoro, dan AKBP Gogo Galesung.

"Sebenarnya siapapun ya, dalam proses kasus ini, siapapun yang masuk dalam cerita ataupun konstruksi peristiwanya, ya harus diperiksa," kata Komisioner Kompolnas, Choirul Anam kepada awak media, Jakarta, Sabtu (1/2/2025).

AKBP Bintoro.
AKBP Bintoro.
Sumber :
  • Antara

 

Anam menuturkan pemeriksaan perlu dilkuakan secara mendalam terhadap Kombes Ade Rahmat Idnal dalam mengungkap seutuhnya peran dari yang bersangkutan.

Kendati Ade Rahmat sempat didapati mendorong percepatan penuntasan kasus yang ditangaani oleh AKBP Bintoro saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Anam mengaku saat itu Ade Rahmat Idnal sempat meminta pengganti Bintoro yakni eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Langsung merampungkan proses penyidikan dari kasus tersebut.

"Kami mendapatkan informasi memang Kapolres ini salah satu yang mendorong untuk proses percepatan karena dia merasa kok kasus pidana kok lambat. Karena prinsip pidana itu kan harus cepat," kata Anam.

"Namun demikian ini masih perlu kita klarifikasi lebih jauh, belum kita klarifikasi apakah peran dari Kapolres itu signifikan seperti itu. Kalau signifikan ya kita apresiasi, karena memang prinsip utama di pidana ya harus segera, cepat," sambungnya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya masih terus mengusut kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh sejumlah polisi terhadap tersangka kasus pembunuhan, Arif Nugroho (AN) alias Bastian dan Muhammad Bayu Hartanto. 

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Metro Jaya, Kombes Radjo Alriadi Harahap mengatakan bahwa pihaknya akan segera menggelar sidang etik terhadap sejumlah polisi tersebut. 

"Segera menyelenggarakan sidang kode etik," ungkap Radjo Alriadi saat jumpa pers, Rabu (29/1/2025).

Adapun, Radjo membeberkan, sejumlah polisi yang akan disidang adalah eks Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro; AKBP Gogo Galesung yang juga mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel; kemudian dua anggota Polres Metro Jaksel berinisial Z dan ND. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidang etik bakal digelar pasca pemeriksaan terhadap mereka rampung. Namun, dia belum merinci kapan waktu persis sidang itu digelar.

"Tidak terlampau lama lagi ya (sidang etik bakal digelar)," katanya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Kapolsek Buer Ipda Romy Octovian Munir mengatakan H diamankan untuk kepentingan penanganan perkara setelah keluarga korban melaporkan kasus pencabulan anak.
Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus peti kemas sepanjang Januari–Agustus 2026 tumbuh 8,37 persen hingga menembus 2,5 juta TEUs. Sejumlah terminal mencatat pertumbuhan volume hingga Agustus
Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

KPK menjelaskan, sedianya saksi diperiksa terkait dengan penempatan aset-aset di antaranya rumah yang sebelumnya telah dilakukan penggeledahan oleh penyidik.

Trending

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Selengkapnya

Viral