News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Para Praktisi Hukum Buka Posko Pengaduan Penipuan Tiket Konser Musik

Kelompok advokat tergabung dalam AL'MI siap memberikan perlindungan masyarakat, khususnya para pecinta seni musik, yang menjadi korban penipuan tiket konser.
Minggu, 2 Februari 2025 - 17:24 WIB
Ilustrasi penipuan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kelompok advokat tergabung dalam Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (AL'MI) siap memberikan perlindungan masyarakat, khususnya para pecinta seni musik, yang menjadi korban penipuan tiket konser.

AL'MI membuka posko pengaduan, seiring akan banyaknya digelar konser nasional maupun internasional di 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tujuan dan harapan dibuat Posko Pengaduan Penipuan Tiket Konser ini adalah memberikan ruang bagi masyarakat luas apabila ada masyarakat menjadi korban penipuan pembelian tiket konser," ujar Koordinator Tim, Bionda Johan Anggara, dalam keterangannya, Minggu (2/2/2025).

Tujuan pendirian posko ini ada empat faktor, pertama, mengatasi penipuan.

tvonenews

"Membantu mengatasi penipuan tiket konser yang marak terjadi, terutama pada konser-konser besar," terang Bionda.

Kedua, melindungi konsumen dari penipuan dan kehilangan uang akibat pembelian tiket palsu.

Ketiga, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penipuan tiket konser dan cara menghindarinya.

Keempat, mengumpulkan bukti penipuan untuk membantu pihak berwenang dalam menindaklanjuti kasus-kasus penipuan.

Sedangkan, harapan dari pendirian posko ini, secara rinci ada lima, yakni, mengurangi jumlah penipuan, meningkatkan kepercayaan industri konser dan tiket, membantu pihak berwenang dalam menindaklanjuti kasus-kasus penipuan, meningkatkan keselamatan dan keamanan, dan membangun sistem pengaduan yang efektif dan efisien untuk membantu masyarakat melaporkan penipuan.

Semua warga Indonesia juga harus waspada dengan beberapa modus operandi penipuan yang sering terjadi.

Dia menyebut, ada tiga modus yang sering terjadi.

Pertama, Modus Social Engineering merupakan penipu menggunakan media sosial untuk mengincar data pribadi korban dengan iming-iming tiket konser.

Kedua, Modus Jasa Titip (Jastip), yakni di modus ini, penipu menawarkan jasa titip tiket konser, tetapi tidak menyerahkan tiket setelah pembayaran

Ketiga, Modus Tiket Palsu, yaitu penipu menjual tiket konser palsu dengan harga murah.

Bionda lalu menerangkan ciri-ciri penipu tiket konser.

Pertama, penipu meminta pembayaran dipercepat dengan alasan tiket terbatas.

Kedua, penipu menawarkan paket penjualan tiket yang menggiurkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga, penipu tidak menggunakan metode cash on delivery (COD).

Keempat, penipu meminta pembayaran down payment (DP) sebelum menyerahkan tiket.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral