News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Pedagang Warteg di Kedoya Jakarta Barat Masak Pakai Kayu Bakar saat Gas Elpiji 3 Kilogram Langka, Mantoyo: Susah Juga Masaknya

Beginilah cerita pedagang warteg di Kedoya, Jakarta Barat, memasak pakai kayu bakar di saat gas Elpiji 3 kilogram langka.
Kamis, 6 Februari 2025 - 21:17 WIB
Pemilik warteg di Kedoya bicara soal langkanya gas Elpiji 3 kilogram
Sumber :
  • Risky-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Beginilah cerita pedagang warteg di Kedoya, Jakarta Barat, memasak pakai kayu bakar di saat gas Elpiji 3 kilogram langka. 

Meski gas langka, dia tetap mencari cara agar wartegnya tetap beroperasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilik warteg bernama Mantoyo itu pun langsung terpikir untuk menggunakan kayu mengingat di sebelah wartegnya adalah toko kayu. 

"Masak pakai kayu bakar di dapur. Sudah berapa hari ini. Sebelah warteg kebetulan ada tukang kayu kusen. Jadi kusen yang enggak dipakai bisa diambil," ujar Mantoyo di Jakarta, Kamis (6/2/2025). 

tvonenews

Mantoyo mengatakan dia belum sempat mendapat kuota gas Elpiji 3 kilogram yang disediakan SPBU di Jalan Kedoya. 

"Tadi sudah habis di SPBU. Makanya mau keliling dulu ke warung-warung untuk mencari gas," katanya. 

Dia menyebut harga satu tabung gas Elpiji 3 kilogram dibelinya dengan harga Rp25 ribu per tabung di pengecer. 

Harga itu berbeda jauh dengan harga di SPBU, yakni Rp16 ribu per tabung.

Meski mengaku tak keberatan membayar lebih mahal, Mantoyo mengaku tetap kesulitan mendapatkan gas Elpiji 3 kilogram sejak Senin (3/2/2025).

Hal inilah yang membuatnya terpaksa memasak menggunakan kayu bakar.

"Ya harapannya mulai tersedia lagi. Susah juga masak pakai kayu bakar," terangnya.

Sementara itu, SPBU di Jalan Kedoya Pesing Nomor 23 hanya menyediakan 100 tabung gas Elpiji 3 kilogram setiap harinya.

Alhasil petugas SPBU harus memotong antrean setelah 100 tabung gas pertama sehingga warga tidak mengantre sia-sia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setiap hari itu cuma sedia 100 tabung. Intinya sebulan cuma ada 3.000 tabung. Jadi antreannya kita hitung dulu," kata Ilham yang merupakan petugas administrasi penjualan di SPBU tersebut.

"Satu orang satu KTP. Cuma bisa bawa maksimal dua tabung," sambungnya. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MY Terduga Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Segera Jalani Tes Kesehatan Jiwa

MY Terduga Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Segera Jalani Tes Kesehatan Jiwa

Aparat kepolisian menjadwalkan pemeriksaan kesehatan jiwa terhadap MY (34), pria yang diduga melakukan aksi teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Lestarikan Tradisi dan Ciptakan Peluang Ekonomi, PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

Lestarikan Tradisi dan Ciptakan Peluang Ekonomi, PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

Komitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya lokal kembali diwujudkan oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale).
Sidang Dugaan Suap Proyek di Pemkab Bekasi, Ahli Sebut Bukti yang Diperoleh Secara Melawan Hukum Tak Sah

Sidang Dugaan Suap Proyek di Pemkab Bekasi, Ahli Sebut Bukti yang Diperoleh Secara Melawan Hukum Tak Sah

Kuasa hukum terdakwa mengatakan dua ahli menyebut alat bukti yang diperoleh dengan cara melawan hukum tidak dapat dijadikan dasar untuk menghukum terdakwa.
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa UAD Yogyakarta terhadap Rekan KKN Masuk Tahap Penyelidikan

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa UAD Yogyakarta terhadap Rekan KKN Masuk Tahap Penyelidikan

Kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga melibatkan seorang mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta terhadap rekan sesama peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) memasuki tahap penyelidikan. 
Ibu Sobirin Ngaku Dipaksa Tanda Tangani Surat Damai: Orang Miskin Seperti Saya Tidak Tahu Harus Mengadu ke Mana Lagi

Ibu Sobirin Ngaku Dipaksa Tanda Tangani Surat Damai: Orang Miskin Seperti Saya Tidak Tahu Harus Mengadu ke Mana Lagi

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW dipaksa untuk menandatangani surat damai.
SHM Dipinjam untuk Keperluan Usaha, Ahli Waris Kaget Dua Sertifikat Rumah Milik Komaridin Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank

SHM Dipinjam untuk Keperluan Usaha, Ahli Waris Kaget Dua Sertifikat Rumah Milik Komaridin Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank

Ahli waris almarhum Komaridin melaporkan dugaan peralihan kepemilikan dua Sertifikat Hak Milik (SHM) milik keluarganya ke Polda DI Yogyakarta. 

Trending

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Air mata Ibu Sobirin, seorang ibu dari korban pembakaran hidup-hidup yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes di Lombok, tak terbendung lagi ketika cerita
Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, termasuk Ibu Sobirin, Rumah, mengadu ke Komisi III DPR RI
Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 menjadi perhatian media Vietnam. Mereka menyoroti keuntungan besar dan dukungan yang diterima skuad Garuda.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Pamit dari Cremonese, Emil Audero Kesulitan Kembali ke Sampdoria Karena Masalah Ini

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Pamit dari Cremonese, Emil Audero Kesulitan Kembali ke Sampdoria Karena Masalah Ini

Tampil impresif sebagai kiper utama, Cremonese yang gagal bertahan di Serie A pun resmi berpisah dengan Emil Audero. 
Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Kehadiran dua pemain Timnas Indonesia di Fortuna Sittard membuka peluang menarik di luar lapangan. Justin Hubner dan Ole Romeny berpotensi menjadi jembatan.
Selengkapnya

Viral