News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curiga dengan Harta Kekayaan Kades Kohod Arsin, Muhammadiyah Duga Ada Aliran Uang Sertifikat Palsu Pagar Laut Tangerang

Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut menyoroti harta kekayaan milik Arsin bin Sanip, Kepala Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten yang tiba-tiba melesat.
Minggu, 16 Februari 2025 - 19:09 WIB
Dokumentasi penggeledahan rumah Kades Kohod, Arsin bin Sanip.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut menyoroti harta kekayaan milik Arsin bin Sanip, Kepala Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten yang tiba-tiba melesat.

Ketua Riset dan Advokasi Publik Lembaga Bantuan Hukum PP Muhammadiyah, Gufroni menduga ada kucuran dana yang mengalir kepada Arsin dari hasil perannya yang membuat sertifikat palsu untuk pagar laut di perairan Tangerang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya jadi kami menduga berdasarkan informasi, Arsin ini banyak memperoleh uang dari berproses menerbitkan SHM dan HGB," ungkap Gufroni, Minggu (16/2/2025).

Sebab, Gufroni menjelaskan, sejak awal Arsin yang terlibat untuk menerbitkan sertifikat hak milik (SHM) dan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) di perairan laut wilayah Desa Kohod.

"Itu kan dia yang urus itu sejak 2020. Dimana dalam satu tahun itu dia bekerja sama dengan oknum BPN, Kementerian ATR/BPN untuk penerbitan girik-girik. Yang kita pastikan girik-girik palsu dibuat dengan menggunakan materai lama, surat sekdes lama," beber Gufroni.

"Itu dia dapat Rp 1.500 per meter. Itu dibayar di awal. Nah karena sudah terbit HGB dan SHM maka dia juga dapat fee Rp 20.000 per meter," tambahnya.

Oleh karenanya, Gufroni mengaku tidak kaget bila harta kekayaan Arsin langsung melesat setelah berperan dan terlibat dalam penandatanganan surat untuk pembuatan sertifikat palsu itu.

"Nanti kita lihat saja sejauhmana uang yang dia terima dan mengalir kemana saja. Itu gampang dilacaknya itu. Kan Mabes Polri sudah berhubungan dengan pihak bank. Jadi dia dapat Rp 20 ribu per meter dikali 116 hektare. Udah banyak banget. Maka wajar kalau kekayaan dia melesat jadi orang kaya baru, dari awalnya dia bukan siapa-siapa," tutur Gufroni.

Menurut Gufroni, Arsin bukanlah korban dalam perkara ini. Melainkan, ia lah pelaku yang berperan penting.

"Jangan beranggapan dia korban. Gak mungkin karena dia yang paling aktif mengurus surat-surat itu. Kalau pun dia mengaku korban karena misalnya bisa saja dia ditekan oleh sebuah korporasi ini. Udah kamu bikin aja nanti selebihnya kita yang urus. Cuma kan persoalannya itu ada aliran uang," terang Gufroni.

Seperti diketahui, belakangan ini Arsin selalu Kepala Desa Kohod menjadi perbincangan publik lantaran harta kekayaannya yang dianggap mencurigakan.

Kades Kohod, Arsin disebut-sebut memiliki sejumlah mobil mewah seperti Rubicon, Honda Civic Turbo dan dua unit Honda CR-V.

Hal ini disampaikan oleh Kuasa Hukum Warga Desa Kohod, Henri berdasarkan pantauannya di garasi rumah Arsin.

Henri mengungkapkan, bahkan warga menganggap bila kediaman Kades Kohod seperti show room mobil.

“Menurut pantauan kami sejak juli 2024, kami melihat garasi kades banyak mobil mewah, rubicon, all New CR-V 2 unit, Honda Civic Turbo,” ungkap Henri saat dikonfirmasi, Minggu (2/2/2025).

Namun sayangnya, Henri menuturkan, setelah kepemilikan mobil mewah itu viral, Kades Kohod Arsin langsung memindahkan mobil-mobil mewahnya itu ke rumah yang lainnya.

"Kendaraan tersebut dipindahkan ke rumah lain milik Kades Arsin. Saat ini yang terparkir hanya Civic Turbo putih dan kendaraan Avanza plat dinas," jelas Henri.

"Kami menduga saudara Arsin bersembunyi di rumah tidak berani keluar rumah," imbuhnya.

Henri menjelaskan, disembunyikannya mobil-mobil itu lantaran Kades Kohod Arsin tengah menjadi sorotan dugaan keterlibatan terbitnya Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) pagar laut di Kabupaten Tangerang.

"Tujuannya agar tidak diketahui jumlah kekayaanya," kata dia.

Teranyar, Bareskrim Polri juga telah menggeledah rumah Arsin Kades Kohod yang kini tengah menjadi sorotan publik akibat memiliki sejumlah mobil mewah.

Namun demikian, kata Djuhandani, pihaknya juga masih terus mendalami perkara ini. Apakah Arsin akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak, Djuhandani menyebut masih dalam proses penyidikan.

"Lebih lanjut nanti kita akan menyampaikan setelah kita dapatkan apakah dia layak atau tidak sebagai tersangka dan lain sebagainya. Untuk sementara kami tetap menghormati dan kita tetap menjaga hak mereka untuk selalu kita mengangkat bahwa peraduga tak bersalah tetap kita junjung tinggi," tutur Djuhandani.

Sebelumnya, Djuhandani mengungkap modus Arsin selaku Kepala Desa Kohod yang terlibat dalam penerbitan sertifikat hak milik (SHM) dan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) palsu di atas perairan laut Tangerang.

Arsin berperan membuat surat palsu dengan cara mencetak dan menandatanganinya untuk bisa dilanjutkan diajukan ke Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selanjutnya, surat palsu itu digunakan untuk mengajukan permohonan pengukuran dan permohonan pengajuan hak ke kantor pertanahan Kabupaten Tangerang," beber Djuhandani. 

"Dengan bantuan dari beberapa oknum pada kementerian dan lembaga, terbitlah bukti kepemilikan hak berupa SHGB dan SHM di atas perairan laut Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten," tambahnya. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kiper Tanjung Verde Ungkap Sisi Gelap Ketenaran usai Piala Dunia 2026: Saya Kehilangan Kedamaian

Kiper Tanjung Verde Ungkap Sisi Gelap Ketenaran usai Piala Dunia 2026: Saya Kehilangan Kedamaian

Kiper Tanjung Verde, Vozinha, mendadak menjadi sorotan dunia setelah tampil gemilang di Piala Dunia 2026. Namun, di balik popularitas dan jutaan pengikutnya.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane mengawali kiprahnya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan hasil impresif. Les Bleus sukses meraih dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan pun.
Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta dukungan penuh suporter kembali hadir ketika skuad Garuda menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Mengingat kembali sosok pelatih Ko Hee-jin yang dekat dengan Megawati Hangestri dan pemain lainnya. Ada satu kebiasaan baik yang melekat selama Megatron bermain
Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje akhirnya angkat bicara soal tuduhan curang yang dilontarkan Ilia Topuria setelah duel UFC Freedom 250. Sang juara kelas ringan UFC menilai klaim.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral