GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prasetyo Edi Eks Ketua DPRD DKI Diperiksa Bareskrim Polri soal Kasus Dugaan Korupsi

Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, datangi gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Senin siang terkait dugaan korupsi rusun Cengkareng
Senin, 17 Februari 2025 - 14:13 WIB
Eks Ketua DPRD DKI JAKARTA, Prasetyo Edi Marsudi di Bareskrim Polri sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi pengadaan lahan rusun di Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (17/2/2025) siang.
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvonenews

Jakarta, tvonenews.com - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, mendatangi gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Senin (17/2/2025) siang.

Prasetyo Edi tiba sekira pukul 09.00 WIB. Ia tampak mengenakan kemeja berwarna putih polos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prasetyo mengatakan, kedatangannya itu untuk memenuhi panggilan dari Bareskrim diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk rumah susun (rusun) di Cengkareng, Jakarta Barat.

"Saya diperiksa sebagai saksi kasus Cengkareng. Permasalahan di tanah Cengkareng Jakarta barat saya baru pertama jadi anggota DPRD," ucap Prasetyo Edi kepada wartawan di Bareskrim.

Menurut Prasetyo Edi, kasus dugaan korupsi tersebut tidak ada kaitan dengan dirinya. Hanya saja, saat itu dirinya tengah menjabat sebagai pihak yang berwenang yaitu Ketua DPRD DKI.

"Nah di situ tahun 2015 terjadi pergub, tidak ada kaitan dengan saya. Makanya saya sebagai ketua dewan dipanggil sebagai saksi ya saya datanglah," kata Prasetyo Edi.

Lebih jauh, Prasetyo Edi menyebut pemeriksaan tadi berjalan dengan lancar.

"Sebentar kok tadi, 6 atau 7 pertanyaan gitu. Ditanya bagaimana apakah mengerti pengadaan tanah di Cengkareng, ya saya enggak ngerti. orang itu pergub kok bukan perda. Kalau perda saya tahu, itu aja," beber Prasetyo.

Ia mengatakan tidak mengetahui apapun mengenai rusun di Cengkarng barat. Bahkan, lanjut dia ia juga tidak tahu lokasi tepatnya.

Sebelumnya, Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, Irjen Cahyono Wibowo mengatakan, Prasetyo Edi  Marsudi akan diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk rumah susun (rusun) di Cengkareng, Jakarta Barat.

“Ini ada pihak tertentu yang akan kami klarifikasi. Itu saudara Prasetyo dan kita akan minta keterangannya,” ungkap Cahyono kepada wartawan, Kamis (13/2/2025).

Ia menjelaskan, pemanggilan Prasetyo ini telah dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).  

Sebelumnya, lanjut dia, nama Prasetyo sempat disebutkan oleh salah satu saksi kasus itu.

“Karena yang bersangkutan disebutin oleh salah satu yang statusnya masih saksi saat ini terkait dengan masalah proses pengadaan tanah tersebut gitu ya. Nah, nanti hasil koordinasi itu penyidik kami bahwa yang beliau itu akan hadir di hari Senin minggu depan,” paparnya.

Kemudian, terkait kasus pengadaan lahan yang tak kunjung rampung, Cahyono mengatakan ada faktor yang membuat penyidikan berjalan lambat.

Seperti, proses hukum yang dilakukan pihak terkait untuk mengajukan gugatan praperadilan.

“Nah belum tuntas itu pertama kami itu terkendala dengan adanya putusan prapid. Jadi kasus itu prapid dua kali. Putusan pertama itu sebagian dikabulkan. Kemudian putusan prapid yang kedua itu dibatalkan penyidikannya. Jadi sejak LP dan Surat Perintah Penyidikan," beber Cahyono.

"Nah tentunya kami juga akan digugat. Kami naikkan lagi penyidikan terhadap satu peristiwa hukum berupa penyuapannya. Nah penyuapan inilah yang kemarin di prapid namun putusan hasil prapid itu NO. Tidak diterima lah,” pungkasnya. (rpi/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Simak Jadwal Imsakiyah Muhammadiyah 1 Ramadhan 1447 H/ 2026 M untuk Wilayah D.I.Yogyakarta dan Sekitarnya

Simak Jadwal Imsakiyah Muhammadiyah 1 Ramadhan 1447 H/ 2026 M untuk Wilayah D.I.Yogyakarta dan Sekitarnya

Warga muslim Muhammadiyah kini tengah bersiap untuk melakukan shalat tarawih, PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026
Hasil Pantauan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Hilal 1 Ramadhan 2026 Tidak Terlihat Hari Ini

Hasil Pantauan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Hilal 1 Ramadhan 2026 Tidak Terlihat Hari Ini

Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta melaksanakan rukyatul hilal untuk penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah pada Selasa (17/2/2026).
PLN Mobile Jadi Magnet Pengunjung, Raih 2 Award Sekaligus di IIMS 2026

PLN Mobile Jadi Magnet Pengunjung, Raih 2 Award Sekaligus di IIMS 2026

PT PLN (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Persikotas Gaet Dipo Tasikmalaya, Siap Bersaing di Level Nasional

Persikotas Gaet Dipo Tasikmalaya, Siap Bersaing di Level Nasional

Melalui PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) Tasikmalaya, dealer resmi Mitsubishi di Kota Tasikmalaya memberikan dukungan berupa satu unit Canter Bus FE 71 Long. 
Si Anak Hilang Kembali Bersinar, John Herdman Full Senyum Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026

Si Anak Hilang Kembali Bersinar, John Herdman Full Senyum Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, akhirnya memastikan diri masuk dalam rencana jangka panjang klubnya, Ipswich Town. John Herdman bahagia jelang FIFA Series.
Seminar Sidang Isbat: Hilal Belum Terlihat Hari Selasa

Seminar Sidang Isbat: Hilal Belum Terlihat Hari Selasa

Kementerian Agama (Kemenag) gelar seminar untuk mengetahui posisi hilal untuk menentukan 1 Ramadan dari segi Astronomi. Hasilnya, hilal belum terlihat hari ini.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT