News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Bapak-bapak Berkaos Persib Dikeroyok Diduga Oknum Suporter Persija di Stasiun Jatinegara, Ketum Jakmania Buka Suara

Viral video seorang pria dengan jersey Persib dipukuli oknum diduga Jakmania di Stasiun Jatinegara, usai laga Persib vs Persija di Stadion Patriot Bekasi..
Senin, 17 Februari 2025 - 17:27 WIB
Bapak-bapak berkaos Persib Bandung dikeyorok oleh oknum diduga The Jakmania di Stasiun Jatinegara
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @jabodetabek24info.id

Jakarta, tvOnenews.com - Viral video seorang pria dengan jersey Persib dipukuli oknum diduga Jakmania di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.

Peristiwa pengeroyokan itu diduga terjadi usai laga panas Persib vs Persija yang digelar di Stadion Patriot Chandrabagha, Bekasi Minggu (16/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga pekan ke-23 Liga 1 2024-2025 tersebut, Persib Bandung berhasil mencuri satu poin dari Persija Jakarta dengan skor imbang 2-2.

Laga panas tersebut sempat diwarnai sejumlah insiden, mulai dari pelemparan botol hingga pengeroyokan terhadap sejumlah orang di stadion.

Sejumlah suporter luka-luka akibat kerusuhan saat laga Persija melawan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Sejumlah suporter luka-luka akibat kerusuhan saat laga Persija melawan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Sumber :
  • Instagram @infobekasi

 

Kericuhan berlanjut di luar stadion, salah satunya pengeroyokan diduga bobotoh oleh sejumlah The Jakmania di Stasiun Jatinegara.

Seperti diunggah oleh akun Instagram @jabodetabek24info.id pada Minggu (16/2/2025).

Dalam video viral tersebut tampak seorang bapak-bapak berjersey Persib tampak dikejar dan dikeroyok oleh sejumlah pria yang diduga Jakmania.

Pria berjersey Persib tersebut sempat berlari dan menyebrang ke peron lain demi menyelamatkan diri.

Namun, korban terus dikejar dan dipukuli sejumlah oknum supporter Persija tersebut

Beruntung petugas keamanan Stasiun Jatinegara berhasil menyelamatkan korban dan mengevakuasinya.

Peristiwa itu memancing kemarahan warganet, pasalnya bapak-bapak tersebut dikeroyok sejumlah orang hingga tak mampu memberikan perlawanan.

Kolom komentar postingan tersebut kemudian dibanjiri komentar warganet yang menyayangkan peristiwa tersebut.

"Hari gini masih ributin masalah fans sepak bola, negara lainb udah bisa bikin fitur AI," komentar salah satu netizen.

"Sampai kapan supporter Indonesia begini," komentar lain.

"Aduh itu orang tua bro, malu-maluin masih disikat aja," tulis netizen.

"Katanya sudah damai, giliran polisi bertindak tegas disalahkan," tambah netizen.

"Otak pada separo, sama-sama manusia cuma karena beda club bola," komentar lainnya.

Ketum Jakmania Minta Maaf

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno angkat bicara soal kericuhan yang terjadi di laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung.

Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2 itu berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (17/2/2025).

Seusai pertandingan, terjadi beberapa insiden seperti pelemparan botol ke lapangan hingga pengeroyokan terhadap beberapa orang.

Suporter the Jakmania dukung Persija Jakarta saat jamu Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (16/2/2025)
Suporter the Jakmania dukung Persija Jakarta saat jamu Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (16/2/2025)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

 

Pemain Persib, Tyronne del Pino bahkan menjadi salah satu korban yang mendapat luka akibat tindakan terpuji oknum suporter.

"Pertama-tama, izinkan kami pengurus pusat the Jakmania mengajukan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Bekasi, kepolisian Polda Metro Jaya khususnya Polres Bekasi, tim Persib Bandung, dan juga seluruh masyarakat sepak bola Indonesia, atas apa yang terjadi pada pertandingan tim Persija melawan Persib Bandung tanggal 16 Februari 2025," kata Diky dikutip dari akun Instagram resmi The Jakmania pada Senin (17/2/2025).

Diky menjelaskan, laga melawan Persib sangat penting bagi The Jakmania karena menjadi pembuktikan bagi Persija untuk bisa juara atau tidak pada musim ini.

Oleh karena itu, semua pihak harus benar-benar memastikan bahwa pertandingan melawan Persib bisa berjalan dengan aman dan tertib.

"Seluruh pihak seharusnya bekerja dengan keras agar memastikan pertandingan tersebut berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif," ucapnya.

"Tetapi sayangnya, kami menyayangkan sekali bahwa dengan mudahnya tiket di tribune barat diakses, dapat dibeli oleh berbagai pihak."

"Sehingga ada beberapa teman-teman di luar pendukung Persija yang dapat membeli tiket tersebut dan melakukan provokasi di sosial media sehingga itu menyulut teman-teman Jakmania."

Dia juga menyayangkan sikap The Jakmania yang mudah terprovokasi sehingga terjadi hal-hal tak diinginkan di pertandingan tersebut.

"Kami amat sangat menyayangkan provokasi tersebut. Semoga provokasi-provokasi itu tidak terjadi lagi di kemudian hari dan kami sayangkan juga kenapa the Jakmania amat sangat mudah terprovokasi," ucapnya.

"Seharusnya kita bisa memberikan contoh yang baik, seharusnya kita menahan emosi kita, karena seharusnya kita tahu bahwa Persija ini situasinya sedang berjuang mengejar gelar juara ke-12," tambahnya.

Diky tak mau mencari pembenaran atas semua hal yang terjadi. Dia berharap semua pihak bisa introspeksi agar tak terulang lagi.

"Apa yang terjadi kemarin, sebetulnya, mungkin tidak akan terjadi kalau memang Persija Jakarta tahu betul bahwa pertandingan kemarin itu sangat penting," ucap Diky.

"Seharusnya Persija bisa menjaga keunggulannya, tidak kemasukan, sehingga hasilnya memberikan kemenangan untuk teman-teman Jakmania, karena kemenangan itu memiliki arti yang amat sangat penting bagi kami sehingga kami yakin bahwa teman-teman pemain, Persija Jakarta khususnya, masih tetap ingin Persija menjadi juara," pungkasnya. (fan/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Jaga Ketahanan Energi, Kementerian ESDM Revisi Perpres 26/2026

Demi Jaga Ketahanan Energi, Kementerian ESDM Revisi Perpres 26/2026

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi merampungkan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 26 Tahun 2026. Langkah regulasi ini diambil untuk
MUI dan KLH Gagas Tobat Ekologis untuk Percepat Pemulihan Kerusakan Lingkungan

MUI dan KLH Gagas Tobat Ekologis untuk Percepat Pemulihan Kerusakan Lingkungan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sepakat menggalakkan konsep "tobat ekologis" sebagai langkah strategis dalam memulihkan kondisi alam yang kian memprihatinkan. 
Gotong Royong dalam Penanganan Karhutla: Aksi Nyata Lebih Berharga dari Sekadar Pernyataan

Gotong Royong dalam Penanganan Karhutla: Aksi Nyata Lebih Berharga dari Sekadar Pernyataan

Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) dalam membangun solidaritas sosial untuk merespons bencana karhutla. 
Indonesia Terima Hibah Rp4 Miliar dari AS, Demi Selamatkan Bangkai Kapal Perang Dunia II USS Houston di Teluk Banten

Indonesia Terima Hibah Rp4 Miliar dari AS, Demi Selamatkan Bangkai Kapal Perang Dunia II USS Houston di Teluk Banten

Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengucurkan hibah dana sebesar 227.000 dolar AS (sekitar Rp4 miliar) kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Kamera Utama 50 MP, Telefoto 200 MP! vivo X500 Ultra Bisa Jadi Raja Baru Fotografi Zoom

Kamera Utama 50 MP, Telefoto 200 MP! vivo X500 Ultra Bisa Jadi Raja Baru Fotografi Zoom

vivo X500 Ultra dirumorkan membawa kamera utama 50 MP, telefoto 200 MP, baterai jumbo, dan chip Snapdragon terbaru. Kapan rilis dan berapa harganya?
Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
YE Live di GBK 24 Oktober, Jakarta Bidik Peluang Ekonomi dari Puluhan Ribu Pengunjung

YE Live di GBK 24 Oktober, Jakarta Bidik Peluang Ekonomi dari Puluhan Ribu Pengunjung

Konser YE di GBK pada 24 Oktober 2026 diproyeksikan menarik lebih dari 30.000 pengunjung dari luar Jakarta, termasuk wisatawan mancanegara, dan menggerakkan ekonomi lokal.
Bursa Transfer: Chelsea Bidik Florian Wirtz, Xabi Alonso Jadi Kunci di Tengah Sikap Tegas Liverpool

Bursa Transfer: Chelsea Bidik Florian Wirtz, Xabi Alonso Jadi Kunci di Tengah Sikap Tegas Liverpool

Chelsea dikabarkan mulai menjajaki peluang merekrut Florian Wirtz dari Liverpool. Ketertarikan itu muncul setelah Xabi Alonso disebut ingin reuni dengannya.
Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

Alef Aeronautics menyindir Tesla setelah Roadster memamerkan kemampuan melayang di udara. Simak perbedaan teknologi mobil terbang Alef Model A dan Tesla.
Kamera Utama 50 MP, Telefoto 200 MP! vivo X500 Ultra Bisa Jadi Raja Baru Fotografi Zoom

Kamera Utama 50 MP, Telefoto 200 MP! vivo X500 Ultra Bisa Jadi Raja Baru Fotografi Zoom

vivo X500 Ultra dirumorkan membawa kamera utama 50 MP, telefoto 200 MP, baterai jumbo, dan chip Snapdragon terbaru. Kapan rilis dan berapa harganya?
Soal Rute Baru LRT JIS-Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Pramono Anung Janji Kebut Instruksi Prabowo

Soal Rute Baru LRT JIS-Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Pramono Anung Janji Kebut Instruksi Prabowo

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pelibatan Badan Pengelola Investasi Danantara Indones
MUI dan KLH Gagas Tobat Ekologis untuk Percepat Pemulihan Kerusakan Lingkungan

MUI dan KLH Gagas Tobat Ekologis untuk Percepat Pemulihan Kerusakan Lingkungan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sepakat menggalakkan konsep "tobat ekologis" sebagai langkah strategis dalam memulihkan kondisi alam yang kian memprihatinkan. 
Selengkapnya

Viral