News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku-ngaku Paspampres, Perempuan di Serang Banten Dibekuk Polisi, Bawa-bawa Istana Demi Tipu Para Kepala Daerah

Seorang perempuan berinisial LA diamankan polisi lantaran aksinya yang mengaku-ngaku sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Ini kronologinya.
Rabu, 19 Februari 2025 - 19:27 WIB
Seorang perempuan berinisial LA (43) diamankan polisi lantaran aksinya yang mengaku-ngaku sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang perempuan berinisial LA (43) diamankan polisi lantaran aksinya yang mengaku-ngaku sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Tak hanya itu, LA juga ternyata membuat surat tugas palsu, bahkan telah menghadap langsung kepada Kepala Daerah Terpilih 2024 di Provinsi Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia telah menjelajah luas mengenalkan dirinya sebagai Paspampres utusan langsung Presiden RI untuk mendampingi Kepala Daerah Terpilih 2024 di Banten. 

Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan membenarkan adanya kejadian tersebut.

Seorang perempuan berinisial LA (43) diamankan polisi lantaran aksinya yang mengaku-ngaku sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres)
Seorang perempuan berinisial LA (43) diamankan polisi lantaran aksinya yang mengaku-ngaku sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres)
Sumber :
  • Istimewa

 

"Benar, telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial LA (43) pada hari Rabu, tanggal 5 Februari 2025 di rumah kontrakan beralamat di Kampung Kali Miring, Kaligandu, Kota Serang," ungkap Dian, Rabu (19/2/2025).

Dian mengatakan LA mengaku membuat surat tugas palsu untuk meyakinkan korban dengan modus memperlihatkan kepada Kepala Daerah di Provinsi Banten.

"Untuk meyakinkan bahwa dirinya benar merupakan anggota Paspampres yang diperintah untuk berkoordinasi dengan Kepala-Kepala Daerah di Provinsi Banten," ucap Dian.

Saat ini, LA telah dilakukan penahanan pada hari Kamis tanggal 6 Februari 2025 di Rutan Polda Banten. Berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : SP.Han/24/II/2025/Ditreskrimum, tanggal 06 Februari 2025.

Dian menerangkan, kejadian ini tepatnya terjadi pada Kamis tanggal 30 Januari 2025 di Jalan Kagungan Lontar Kidul, Desa Lontar Baru, Kota Serang.

"LA adalah seorang ibu rumah tangga warga Pontianak yang nekat mengaku sebagai anggota Paspampres dengan motif untuk mendapatkan keuntungan dan kepercayaan dari Kepala Daerah di Provinsi Banten dengan membuat surat tugas palsu," tuturnya.

Kronologi

Dian menjelaskan kronologi awal mula modus yang dilakukan oleh LA hingga bisa sejauh ini menipu banyak pihak.

“Awalnya sekira bulan Agustus 2024 saudara AR dan LA chatting melalui media sosial OMI mengaku bernama INTAN sebagai pembantu negara dan WARA (Wanita Angkatan Udara)," ungkap Dian.

Singkat cerita, kemudian mereka berdua pun berlanjut berkomunikasi lewat nomor handphone. Selanjutnya keduanya beberapa kali melakukan pertemuan.

"Saat itu LA sering berpura-pura menerima telepon seolah perintah dari komandan dan saat ditanyakan LA mengaku berdinas di Angkatan Udara mengawal Ibu KASAU sekaligus mengaku sebagai anggota Paspampres," beber Dian.

Sampai akhirnya, AR mengenalkan LA kepada rekan-rekan Aparatur Negara dan Pemerintah Daerah dengan status LA adalah seorang Paspampres dari TNI AU.

Disana, LA juga mengaku dirinya beserta 35 personel lainnya ditugaskan oleh istana untuk menjaga sekaligus berkoordinasi dengan Kepala Daerah terpilih tahun 2024 di wilayah Banten.

“Sekira pada tanggal 20 Desember 2024 AR dan rekannya memfasilitasi LA untuk bertemu dengan Kepala Daerah terpilih tahun 2024 di rumahnya. Kemudian LA mendampingi Kepala Daerah terpilih tahun 2024 melakukan pengecekan Pasar Rau pada tanggal 25 Desember 2024 jam 11.00 WIB," jelas Dian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, LA bahkan telah berkomunikasi secara pribadi dengan Kepala Daerah Terpilih dan menyatakan bahwa semua program Kota Serang dan kegiatan pengecekan Pasar Rau sudah ditembuskan ke bapak Presiden dan akan di bahas pada saat kunjungan.

Singkat cerita, banyak modus-modus yang dilakukan oleh LA untuk mengelabui korbannya agar semakin percaya kepada dirinya. Seperti sering memberikan informasi tembusan yang ada di dinas, baik kota maupun kabupaten yang ada di Banten.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Kroasia kontra Ghana pada matchday 3 Grup L Piala Dunia 2026 digelar Minggu pagi (28/6/2026) pukul 04.00 WiB diprediksi akan berjalana ketat.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Inggris sudah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, The Three Lions masih memburu kemenangan untuk menjaga peluang finis sebagai juara grup.
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Memasuki 29 Juni 2026, energi positif diperkirakan mengiringi perjalanan finansial beberapa zodiak. Berikut enam zodiak yang paling bercuan deras di hari itu.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral