News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kader PDIP Geruduk KPK saat Hasto Diperiksa: Kenapa Hanya PDI Perjuangan yang Diobok-obok?

Ribuan kader PDI Perjuangan (PDIP) menggeruduk Gedung KPK, Jakarta Pusat bersamaan dengan pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto hari ini, Kamis (20/2/2025).
Kamis, 20 Februari 2025 - 12:09 WIB
Kader PDIP geruduk KPK di Gedung KPK, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).
Sumber :
  • PDIP

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan kader PDI Perjuangan (PDIP) menggeruduk Gedung KPK, Jakarta Pusat bersamaan dengan agenda pemeriksaan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto hari ini, Kamis (20/2/2025).

Mereka tiba di markas KPK dengan menggunakan lebih dari dua bus dan sejumlah sepeda motor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kok kenapa hanya PDI Perjuangan yang hanya diobok-obok KPK?” teriak orator dari mobil komando di Gedung KPK, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Hasto sudah tiba di Kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan pada pukul 09.45 WIB. Dia didampingi oleh tim penasihat hukumnya seperti Todung Mulya Lubis, Maqdir Ismail, Ronny Talapessy dan Patra Zen.

Sejumlah elite PDIP seperti Komaruddin Watubun, Ribka Tjiptaning, Deddy Sitorus, dan Guntur Romli juga hadir di tengah-tengah demonstrasi.

Sebelumnya, Hasto mengaku sudah siap untuk menjalani proses hukum termasuk ditahan.

“Ya sudah siap lahir batin,” kata Hasto di Gedung KPK, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Dia mengatakan kader PDIP dilatih untuk berjuang dengan keyakinan. Hasto juga menyebut dirinya tidak menjabat sebagai pejabat negara, sehingga dia mengklaim tidak ada kerugian negara dalam kasus yang menyeretnya. 

“Jadi saudara-saudara sekalian suatu pertanyaan yang baik bagaimana kalau saya ditahan, dengan semuanya Republik ini dibangun berdasarkan hukum yang berkeadilan, itu konsepsi awalnya,” kata Hasto.

“Karena itulah ketika (penahanan) itu terjadi, semoga tidak ya, ini saya yakini akan menjadi pupuk bagi demokrasi ini, akan menjadi benih-benih bagi upaya untuk mewujudkan suatu sistem penegakan hukum yang sebenar-benarnya tanpa pandang pilih,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun menyatakan akan memberikan keterangan dengan jelas di depan KPK.

“Karena itulah kami mohon doanya kami datang dengan niat baik dan untuk itu mohon bersabar kami akan ikuti seluruh proses dengan memberikan keterangan yang sebaik-baiknya terima kasih,” tandas Hasto. (saa/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erupsi Anak Krakatau Tak Pengaruhi Pasar, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Erupsi Anak Krakatau Tak Pengaruhi Pasar, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso memberikan jaminan bahwa ketersediaan logistik dan harga bahan pangan pokok di wilayah yang terkena imbas erupsi Gunung Anak Krakatau masih sangat terkendali.
DPR Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Liput Bencana

DPR Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Liput Bencana

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengimbau para jurnalis mengutamakan faktor keselamatan saat melakukan peliputan di wilayah yang terdampak bencana.
Terkendala Syarat Kerja karena Tato? Baznas Jabar dan Ponpes Attamur Gelar Layanan Hapus Tato Gratis

Terkendala Syarat Kerja karena Tato? Baznas Jabar dan Ponpes Attamur Gelar Layanan Hapus Tato Gratis

Sebagai langkah nyata untuk membantu masyarakat di kawasan Bandung Raya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggandeng Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur mengadakan layanan penghapusan tato tanpa biaya.
KPK Periksa Kepala Bulog Jateng soal Dugaan Korupsi Bansos Beras 2020

KPK Periksa Kepala Bulog Jateng soal Dugaan Korupsi Bansos Beras 2020

KPK memeriksa Kepala Bulog Kanwil Jateng Sri Muniati sebagai saksi kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras Kemensos 2020.
Rekening Massal BRI untuk Warga Segera Dibuka, Rosan: Aceh Pakai BSI

Rekening Massal BRI untuk Warga Segera Dibuka, Rosan: Aceh Pakai BSI

Rosan mengungkap koordinasi antarmanajemen BRI dan BSI telah dilakukan agar rekening massal tersebut dapat segera dibuka dan menjangkau masyarakat secara luas.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral