GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pujian Setinggi Langit Boni Hargens ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Saya Kagum

Analis politik dan intelijen Boni Hargens memuji kinerja Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Boni kagum dengan kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama menjadi orang nomor satu di tubuh Polri.
Selasa, 25 Februari 2025 - 17:53 WIB
Boni Hargens
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Analis politik dan intelijen Boni Hargens memuji kinerja Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Boni kagum dengan kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama menjadi orang nomor satu di tubuh Polri.

Menurutnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit mampu dan berani menciptakan suatu terobosan yang membuat institusi Polri semakin lebih baik di mata publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pak Listyo Sigit saya kira sejak awal beliau bagus ketika mengusung satu pendekatan dari common law yaitu restorative justice yang memang juga sudah ada dalam tradisi hukum pidana Indonesia, terobosan melalui restorative justice itu kan sesuatu hal yang mengejutkan dulu di awal," kata Boni Hargens, Selasa (25/2/2025).

"Saya sendiri sangat kagum, karena pendekatan itu kan tidak hanya dalam konteks kasus pidana yang ditangani tapi juga terutama memperbaiki hubungan negara dan masyarakat di masa lalu kita tahu bahwa ada luka diantara hubungan masyarakat dengan negara terutama institusi kepolisian," sambungnya.

Boni Hargens juga tak menampik kalau nama institusi Polri sempat tercoreng di mata publik. Namun, Boni juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk melihat lebih luas soal kinerja kepolisian, jangan karena perbuatan negatif dari satu oknum, membuat satu institusi polri jelek, apalagi menyoroti kepemimpinan kapolri.

"Karena itu tindakan oknum maka perlu ada pembenaran, saya setuju bahwa leadership punya pengaruh besar dalam seluruh proses manajemen dan implementasi sebuah kinerja institusi. Tapi dalam kasus yang muncul ini mayoritas menurut saya bersifat parsial ya, bersifat situasional maka ini lebih dibebankan kepada oknum," ujarnya.

Untuk itu, jika bicara soal apakah kinerja Polri sudah maksimal, Boni Hargens memastikan hingga saat ini tidak ada standar pengukuran apapun yang dapat menilai kinerja suatu institusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi apakah kinerja polri sudah optimal, pertanyaan balik dari saya apakah ada institusi di negara ini dan di semua negara punya kinerja optimal atau maksimal lah dengan standar pengukuran apapun yang kita pakai? Saya kira hampir tidak ada," jelas Boni.

"Setiap institusi pasti ada kemajuan, ada kelambanan, ada hal yang stagnan, ada hal terobosan yang mengejutkan. Dan polri menurut saya suka atau tidak dengan segala proses jatuh bangunnya sudah mengalami kemajuan yang luar biasa dari tahun 1998 sampai hari ini," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KNKT Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan Terkait Kecelakaan Maut Kereta Api di Bekasi

KNKT Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan Terkait Kecelakaan Maut Kereta Api di Bekasi

Fakta-fakta mencengangkan usai Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selidiki kasus kecelakaan maut kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi
Telah Umumkan 16 Nama untuk Skuad Timnas Voli Indonesia, PBVSI Resmi Panggil Dua Pemain Lagi ke Pelatnas

Telah Umumkan 16 Nama untuk Skuad Timnas Voli Indonesia, PBVSI Resmi Panggil Dua Pemain Lagi ke Pelatnas

Setelah mengumumkan daftar skuad Timnas Voli Indonesia untuk gelaran SEA V League 2026 dan AVC Nation Cup, PBVSI justru kembali memanggil dua pemain tambahan.
Siapa Sebenarnya Aman Yani? Sosok Misterius yang yang Hilang 10 Tahun dan Disebut Jadi Dalang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Siapa Sebenarnya Aman Yani? Sosok Misterius yang yang Hilang 10 Tahun dan Disebut Jadi Dalang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Nama Aman Yani mulai ramai diperbincangkan setelah disebut dalam sidang kasus pembunuhan lima anggota keluarga Haji Sahroni yang terjadi pada Agustus 2025
Gagal Dapatkan Mathew Baker, Australia Bajak Pemain Keturunan Timor Leste di Piala AFF U-19 Indonesia

Gagal Dapatkan Mathew Baker, Australia Bajak Pemain Keturunan Timor Leste di Piala AFF U-19 Indonesia

Australia tak mendapatkan kekuatan dari pemain keturunan Indonesia, Mathew Baker yang akhirnya kembali memilih bergabung dengan skuad Garuda. 
Gara-gara Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Rela Lakukan Hal ini saat Draft Pemain Asing KOVO

Gara-gara Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Rela Lakukan Hal ini saat Draft Pemain Asing KOVO

Tim asal Suwon, Hyundai Hillstate telah resmi menjatuhkan pilihan kepada Megawati Hangestri untuk menjadi pemain kouta Asia mereka pada V league 2026/2027.
Rupiah Kembali Terkapar usai BI Rate Naik 5,25 Persen, Pasar Mulai Cemas Efek Suku Bunga

Rupiah Kembali Terkapar usai BI Rate Naik 5,25 Persen, Pasar Mulai Cemas Efek Suku Bunga

Rupiah kembali melemah setelah BI menaikkan suku bunga menjadi 5,25 persen. Pasar mencermati dampak BI Rate dan arah kebijakan The Fed.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral