Ini Ungkapan Guru di Jember Bu SR yang Viral dengan Puluhan Video Syur Usai Lulus PPPK
- Tangkapan layar akun TikTok @sissalsaa
Jakarta, tvOnenews.com - Usai viral video syur guru di jember, Salsa atau dikenal Bu SR. Terungkap pula soal Bu SR lolos seleksi administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II tahun anggaran 2024.
Hal itu diketahui berdasarkan hasil seleksi berkas PPPK Pengumuman Nomor: 800.1.2.2/664/35.09.414/2025 yang ditandatangani Plt Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman pada 13 Februari 2025.
Nama guru perempuan tersebut masuk 3.844 pelamar yang lulus seleksi administrasi PPPK Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember Pra Sanggah.
Tampak perempuan ini mengambil formasi tenaga teknis administrasi perkantoran di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ambulu.
Namun, pada Januari lalu, SR telah mengundurkan diri sebagai guru tidak tetap. SR pun mengajar di sekolah dasar di Kecamatan Ambulu.
Namun, usai viral video syur Bu SR hingga soal Bu SR lolos administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II tahun anggaran 2024. Bu SR buka suara ke publik.
Bu SR buka suara melalui akun TikTok-nya @sissalsaa, dia mengungkapkan, video joget tanpa busana itu bermula saat dia tertipu seseorang di media sosial dan chat pribadinya disebar penipu tersebut lalu dijualbelikan.
Oleh karena itu, dia mengundurkan dan mengaku tidak bisa mengontrol hal tersebut.
"Dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun, saya mengundurkan diri sebagai guru bantu. Saya bukan lagi bagian dari instansi manapun sejak tanggal 7 Februari 2025," bebernya, Kamis (27/2/2025).
Kemudian, dia akui, perbuatannya merupakan tindakan bodoh yang menjadi pelajarn berharga baginya.
"Ini murni kebodohan saya. Ini pelajaran berharga bagi saya dan saya sangat jauh dari cerminan seorang guru," bebernya.
SR pun menyesali kesalahan besar yang telah dibuatnya.
"Dengan video ini saya mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan atas kasus saya. Saya tidak akan menyebutkan instansi manapun dalam video ini untuk kebaikan bersama. Saya merasa bersalah dan sangat menyesal dengan kejadian ini," ucapnya.
Selain itu, Bu SR yang dikabarkan lolos PPPK. SR mengonfirmasi sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya usai viral video syur tersebut.
"Dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun, saya mengundurkan diri sebagai guru bantu. Saya bukan lagi bagian dari instansi manapun sejak tanggal 7 Februari 2025," ungkapnya.
Dia juga meminta warganet menjadikan hal yang menimpanya sebagai pembelajaran agar lebih waspada terhadap berbagai modus penimpuan di media sosial.
"Cukuplah kejadian ini berhenti kepada saya. Kemudian saya minta tolong dan saya memohon jangan menyerang keluarga saya, teman-teman saya dan instansi yang ada kaitannya dengan saya," bebernya.
"Terima kasih atas keluarga dan teman-teman yang sampai detik ini masih menguatkan saya. Sekali lagi mohon maaf dan terima kasih atas perhatiannya," sambungnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jember Hadi Mulyono mengatakan, perempuan dalam video yang viral merupakan guru tidak tetap di SDN wilayah Kecamaatan Ambulu, Jember.
"Yang bersangkutan sudah mengundurkan diri pada tanggal 7 Februari 2025," ujarnya, Kamis (27/2/2025).
Namun, terkait penanganan video yang viral tersebut, Hadi mengaku bukan lagi menjadi ranahnya. Sebab yang bersangkutan bukan lagi menjabat GTT.
"Karena sudah mengundurkan diri, sudah bukan lagi guru. Otomatis berhenti dari statusnya sebagai guru," ucapnya. (aag)
Load more