GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Hilangnya Iptu Tomi Saat Kejar KKB, Keluarga Lapor Komisi III dan V DPR RI

Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Iptu Tomi Samuel Marbun sudah berbulan-bulan hilang usai terjatuh ke sungai saat mengejar anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Teluk Bintuni, Papua Barat.
Jumat, 28 Februari 2025 - 22:13 WIB
Monterry Marbun,
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Iptu Tomi Samuel Marbun sudah berbulan-bulan hilang usai terjatuh ke sungai saat mengejar anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Teluk Bintuni, Papua Barat.

Advokat Monterry Marbun, SH selaku adik dari Iptu Tomi Samuel Marbun menyambangi gedung DPR RI Komisi III dan V untuk mengadukan keluhannya terhadap sikap Polda dan Polres Papua Barat terkait kasus hilangnya Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, Iptu Tomi Marbun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mewakili pihak keluarga, Monterry Marbun mengaku kecewa atas keputusan dari Polda dan polres Papua Barat yang memberhentikan proses  pencarian terhadap Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, Iptu Tomi Marbun yang hilang saat menjalani tugas negara.

"Agenda hari ini kita mau mengirimkan surat atau mendatangi komisi 3 DPR RI dan komisi 5 DPR RI Kita memohon pertolongan kepada komisi 3 DPR RI, kepada pimpinan komisi 3 DPR RI bapak Habiburohman dan kepada bapak pimpinan komisi 5 bapak Lasarus untuk memohon keadilan terkait kasus Kasat Reskrim yang telah hilang hampir 3 bulan tanpa adanya kejelasan ," jelas Advokat Monterry Marbu, Jumat (28/2/2025).

"Banyak sekali kekecewaan terhadap Polres dan Polda. Ada upaya kita menghubungi kapolda dengan cara chat melalui wa dengan panjang lebar untuk meminta kejelasan, jawaban hanya terimakasih sarannya, terimakasih akan kita tindaklanjuti dan kapolda juga memberikan statement melalui kabid humas untuk memberhentikan pencarian sementara tanpa adanya alasan ataupun keterangan kenapa diberhentikan sementara," sambungnya.

Selain itu, Advokat Monterry Marbun juga menyayangkan keputusan tim Basarnas yang hanya turun ke TKP satu hari saja dalam melakukan pencarian di Sungai Rawara, Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat, Teluk Bintuni, Papua Barat.

"Begitu juga dengan komisi 5 bapak Lasarus, kita memohon untuk memeriksa basarnas, yang mana basarnas dibawahi langsung oleh komisi 5. Karena dari 3 bulan pencarian yang dilakukan, hanya 1 hari saja basarnas ada di TKP di tanggal 19 Desember 2024. Selebihnya kita tidak pernah liat basarnas di TKP sampai detik ini," jelasnya.

Untuk itu, Advokat Monterry Marbun berharap agar aduannya ini dapat direspon oleh pihak wakil rakyat dan mengundang pihak keluarga untuk Rapat Dengar Pendapat. Pasalnya, hingga saat ini pihak keluarga belum menerima informasi yang jelas dari Polres Teluk Bintuni dan Polda Papua Barat.

Apalagi, Iptu Tomi Marbun hilang saat sedang menjalani tugas negara dalam operasi penangkapan terhadap DPO KKB, Marthen Aigingging.

"Kami memohon kepada bapak Habiburohman selaku ketua komisi 3 berkenan untuk mengundang kami sekeluarga untuk rapat dengar pendapat karena hampir 3 bulan ini kita tidak mendapat kepastian dari pihak polres Bintuni tentang bagaimana keadaan sebenarnya, bagaimana kronologi, sebenarnya, apa yang terjadi sebenernya, ini kita tidak tahu sama sekali dari pihak keluarga," ujar Advokat Monterry Marbun.

Sebagai informasi, Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, Iptu Tomi Marbun, hingga saat ini belum ditemukan sejak terakhir kali dilaporkan hilang pada Rahu 18 Desember 2024 lalu.

Menurut informasi yang beredar, Iptu Tomi Marbun dinyatakan hilang setelah hanyut di Sungai Rawara, Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat, Teluk Bintuni, Papua Barat, saat melakukan penangkapan terhadap DPO KKB, Marthen Aigingging.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim gabungan TNI-Polri kabarnya juga sudah terjun langsung kelokasi untuk melakukan pencarian terhadap Iptu Tomi Marbun. Namun, proses pencarian dihentikan sementara setelah 14 hari yang tercatat sejak tanggal 18 hingga 31 Desember 2024 karena tidak menemukan hasil atau tanda-tanda hanyutnya Iptu Tomi Marbun.

Kala itu, proses pencarian terhadap Iptu Tomi Marbun yang dihentikan juga harus menunggu keputusan dari Kapolda untuk menggelar pencarian Jilid 2. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Ambulans Pembawa Pasien Rujukan Terjebak Longsor dan Banjir di Kalumpang Mamuju Akibat Cuaca Buruk

Dua Ambulans Pembawa Pasien Rujukan Terjebak Longsor dan Banjir di Kalumpang Mamuju Akibat Cuaca Buruk

Sejak beberapa hari terakhir ini cuaca buruk menerjang Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dua mobil ambulans terjebak banjir dan longsor.
Residivis Pembobol Toko Gadai di Gowa Ditangkap di Kolaka Timur

Residivis Pembobol Toko Gadai di Gowa Ditangkap di Kolaka Timur

Pelaku pembobolan rumah usaha titip gadai barang elektronik di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu ditangkap setelah buron dan berpindah-pindah daerah hingga ke Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Hasil Super League: Gustavo Almeida Jadi Pahlawan, Persija Bungkam Persik lewat Comeback Manis di Kediri

Hasil Super League: Gustavo Almeida Jadi Pahlawan, Persija Bungkam Persik lewat Comeback Manis di Kediri

Persija Jakarta bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Persik Kediri 3-1 lewat brace Gustavo Almeida dalam pertandingan pekan ke-33 Super League 2025-2026
Respons Anies Baswedan Terkait Putusan MK soal Ibu Kota Negara

Respons Anies Baswedan Terkait Putusan MK soal Ibu Kota Negara

Anies Baswedan memberikan respons terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Jakarta masih menjadi ibu kota negara. Anies mengatakan, bahwa putusan tersebut
Anies Baswedan Sebut Tangan JK Damaikan Konflik di Ambon, Poso, dan Aceh

Anies Baswedan Sebut Tangan JK Damaikan Konflik di Ambon, Poso, dan Aceh

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) memiliki peran dalam mendamaikan daerah yang sempat berkonflik.
Psywar Berkelas John Herdman Jelang Piala Asia 2027: Percayalah, Jepang dan Qatar Ogah Ketemu Indonesia

Psywar Berkelas John Herdman Jelang Piala Asia 2027: Percayalah, Jepang dan Qatar Ogah Ketemu Indonesia

Pelatih anyar Timnas Indonesia John Herdman angkat bicara mengenai peta persaingan sengit yang akan dihadapi anak asuhnya di Grup F Piala Asia 2027. Berstatus -

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral