GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Masih Berusaha Mengejar Gembong Narkoba Fredy Pratama yang Diduga Sembunyi di Thailand

Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengaku masih melakukan pengejaran terhadap gembong narkoba Fredy Pratama yang disinyalir masih berada di Thailand...
Senin, 3 Maret 2025 - 18:03 WIB
Gembong Narkoba Jaringan Internasional, Fredy Pratama
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengaku masih melakukan pengejaran terhadap gembong narkoba Fredy Pratama yang disinyalir masih berada di Thailand.

Wahyu mengatakan, kepolisian Indonesia dan Thailand terus bekerja sama mulai dari tingkat atas hingga bawah untuk menangkap salah satu gembong narkoba terbesar di Indonesia itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun hingga kini, Wahyu mengaku bahwa pihaknya belum dapat menangkap Fredy Pratama.

“Terkait jaringan Fredy Pratama tentu kita masih terus mengejar yang kita ketahui kini masih berada di Thailand,” katanya di kantor BNN, Jakarta, Senin (3/3/2035).

“Kita sudah berkoordinasi dengan baik, kita sudah mengirimkan anggota kesana, dan hasilnya sampai sekarang belum bisa diberikan yang bersangkutan,” sambungnya.

Wahyu menjelaskan, upaya untuk mengejar Fredy masih terus dilakukan, termasuk kerja sama Polri dengan lembaga pemberantasan narkoba di Thailand.

“Tentu penanganan narkoba ini tidak mungkin diselesaikan sendirian, di dalam negeri saja kita perlu kolaborasi, di luar negeri sama juga,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap dengan kolaborasi yang dilakukan Polri dengan sejumlah stakeholder di Thailand ke depannya akan membuah hasil dengan menangkap Fredy Pratama dan membawa pulang ke Indonesia.

“Kita juga membutuhkan kerja sama dengan seluruh stakeholder, oleh karena itu kerja sama antara lembaga, kerja sama antar negera ini sangat perlu di butuhkan dan sangat di perlukan,” ucapnya.

Diketahui, Fredy Pratama masih menjadi buronan dari Kepolisian Indonesia. Gembong narkoba itu masih tercium berada di Thailand.

Polri pun meyakini Fredy masih aktif mengendalikan jaringan narkotika di Indonesia.

Hal itu terungkap saat Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabuseberat 135 kilogram di Aceh.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa mengatakan, barang haram tersebut diduga berasal dari negara Thailand dan masih berkaitan dengan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami menerima informasi bahwa ada penyelundupan narkotika dari Thailand. Kemungkinan besar ini merupakan barang milik Fredy Pratama,” ungkap Mukti Juharsa kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (12/2/2025).

Mukti meyakini Fredy masih mempertahankan jaringannya di Indonesia dan pihaknya terus berupaya memperkuat sindikasi tersebut. (aha/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.
Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Kasatgas Damkar Kelurahan Penggilingan, Irham mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta agar sediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tiap Rukun Tetangga (RT).
Sudah Terima Hasil Penghitungan BPK, KPK Sebut Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Sudah Terima Hasil Penghitungan BPK, KPK Sebut Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kerugian negara akibat dugaan korupsi kuota haji mencapai Rp 622 miliar.
Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Akibat perdebatan paham Syiah-Sunni heboh, Habib Novel Alaydrus sebut sikap umat Muslim bela Iran dari serangan zionis Israel-Amerika Serikat (AS) adalah wajib.
Iran Mangkir dari Workshop Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Persulit Pergerakan

Iran Mangkir dari Workshop Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Persulit Pergerakan

Jelang 100 hari menuju kick off Piala Dunia, partisipasi Iran semakin diragukan usai mangkir dari workshop Piala Dunia.

Trending

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Gara-Gara Kevin Diks, Bundesliga Beri Peringatan Keras kepada Bayern Munich Jelang Duel di Liga Jerman

Gara-Gara Kevin Diks, Bundesliga Beri Peringatan Keras kepada Bayern Munich Jelang Duel di Liga Jerman

Bundesliga memberikan peringatan keras kepada Bayern Munich menjelang duel kontra Borussia Monchengladbach. Gol Kevin Diks pada akhir pekan kemarin telah membuat Gladbach kembali ke jalur kemenangan.
Selengkapnya

Viral