News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fantastis! Kerugian Penundaan Pengangkatan CPNS, Bhima Yudhistira: Capai Rp 6,76 Triliun

Seperti diketahui, berbagai media massa mengabarkan soal Kemenpan RB menunda jadwal pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 menjadi Oktober 2025.
Senin, 10 Maret 2025 - 06:00 WIB
Ilustrasi Seleksi CPNS
Sumber :
  • Dok. menpan.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Seperti diketahui, berbagai media massa mengabarkan soal Kemenpan RB menunda jadwal pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 menjadi Oktober 2025.

Bahkan, penundaan ini telah disepakati bersama Komisi II DPR RI dalam rapat beberapa waktu lalu. Namun, dampak penundaan ini, menyebabkan kerugian yang begitu fantastis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, bahwa kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

Karena menurutnya, total pendapatan CPNS yang berpotensi hilang akibat penundaan ini mencapai Rp 6,76 triliun.

tvonenews

"Kerugian akibat penundaan pengangkatan CPNS dari Maret hingga Oktober 2025 mencapai lebih dari Rp 6,76 triliun," ungkap Bhima Yudhistira dalam keterangannya, Minggu (9/3/2025).

Bahkan kata Bhima Yudhistira, kerugian itu akibat dari peserta yang lolos seleksi CPNS dan telah mengundurkan diri dari pekerjaan lamanya, tapi belum mendapat gaji sebagai pegawai negeri.

Selain itu, Bhima Yudhistira mengasumsikan, rata-rata gaji pokok ASN adalah Rp 3,2 juta untuk masa kerja 0-3 tahun.

Jika gaji pokok itu dikurangi pajak dan ditambah tunjangan, kata Bhima Yudhistira, pegawai ASN baru akan mendapat gaji sekitar Rp 3 juta per bulan.

Dengan penundaan pengangkatan CPNS selama sembilan bulan dari Maret ke Oktober 2025, Bhima Yudhistira meyakini ada potensi pendapatan yang hilang sebesar Rp 27 juta per pegawai ASN.

Padahal, terdapat sekitar 250.407 formasi CPNS yang tersedia di instansi pusat dan daerah pada seleksi tahun ini

Di samping itu, Bhima Yudhistira jelaskan, penundaan pengangkatan CPNS juga menimbulkan dampak ekonomi lainnya yang lebih besar daripada berkurangnya pendapatan yang seharusnya diterima para CPNS 2024.

Selain itu, keputusan pemerintah menunda pengangkatan CPNS dan PPPK juga mengakibatkan adanya pengangguran semu.

Sebab, kata dia, banyak peserta yang lolos seleksi CASN 2024 telah berhenti dari pekerjaan lamanya dan menganggur sembilan bulan sambil menunggu diangkat.

"Padahal fungsi pembukaan CPNS itu juga untuk menyerap tenaga kerja di saat kondisi swasta sedang lesu, banyak pemutusan hubungan kerja (PHK)," bebernya.

Walau begitu, dia memperkirakan, bahwa terdapat tiga faktor yang mengindikasikan penyebab penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK 2024.

"Pertama, anggaran pemerintah dalam bentuk cash atau tunai mulai menurun tajam," ungkapnya.

Menurutnya, anggaran pemerintah kemungkinan berkurang terutama akibat pembuatan sistem Coretax dan penerimaan pajak 2025 yang berpeluang rendah.

Akibatnya, perlu penghematan belanja pegawai dengan menunda pengangkatan CPNS baru.

Kedua, efek efisiensi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), program prioritas, serta modal Danantara, juga dinilai berdampak pada alokasi belanja pegawai.

Selain itu, dia juga menyoroti buruknya perencanaan Kemenpan-RB dalam mengadakan seleksi CASN 2024 yang dilakukan sebelum pemerintahan baru dilantik.

"Kebutuhan berubah, tapi sudah rekrut pegawai pemerintah, akhirnya miss match dengan kebutuhan," jelasnya.

Sementara, Menpan RB Rini Widyantini mengungkapkan alasan di balik keputusan pemerintah menunda pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil seleksi 2024.

Pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN) diundur dari semula Maret menjadi Oktober 2025. Sedangkan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mundur dari Oktober menjadi Maret 2026.tvonenews

"Kami menyadari penyelesaian pengangkatan serentak ini memerlukan waktu, hal ini karena harus dilakukan secara cermat dan hati-hati," ujar Rini lewat keterangan resmi, Jumat (7/3/2025).

Ia juga akui, pemerintah masih membutuhkan waktu untuk menyelaraskan data terkait formasi, jabatan, dan penempatan ASN maupun PPPK.

Pasalnya, kata Rini, Terhitung Mulai Tanggal atau TMT pengangkatan ASN maupun PPPK di setiap instansi pemerintah juga tidak sama. 

Bahkan, ,menurutnya, setiap instansi masing-masing instansi memiliki tanggal sendiri.

"Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) ingin menata hal tersebut sehingga memastikan pengangkatan serentak CPNS pada 1 Oktober 2025 dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK (baik seleksi Tahap 1 maupun tahap 2) pada 1 Maret 2026," ucap Rini.

Kemudian, dia memastikan penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 telah diputuskan bersama pemerintah dan Komisi II DPR lewat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 5 Maret lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, dia kembali membantah penundaan tersebut imbas dari efisiensi anggaran negara. Apalagi, pemerintah telah memastikan anggaran belanja pegawai tak masuk objek efisiensi.

"Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang memastikan bahwa anggaran belanja pegawai tidak termasuk dalam anggaran yang mengalami efisiensi," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Todongkan Senjata hingga Tarik Santriwati saat Penggeledahan, Komnas HAM Bakal Mintai Keterangan Kapolda Jateng

Diduga Todongkan Senjata hingga Tarik Santriwati saat Penggeledahan, Komnas HAM Bakal Mintai Keterangan Kapolda Jateng

Komnas HAM sebut penggeledahan dilakukan personel gabungan Polda Jateng, Polres Sukoharjo, dan Brimob pada Selasa (27/10/2026) lalu sekitar pukul 03.20 WIB.
Ustaz Adi Hidayat Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas di Uzbekistan, Zulhas: Saya Turut Bahagia

Ustaz Adi Hidayat Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas di Uzbekistan, Zulhas: Saya Turut Bahagia

Ustaz Adi Hidayat (UAH) mendapat ucapan selamat dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) usai sandang gelar Profesor Kehormatan dari TSUE, Uzbekistan.
Klasemen Super League 2026-2027: Persija Masih Teratas Meski Dikalahkan Dewa United, Persib Merangsek 5 Besar

Klasemen Super League 2026-2027: Persija Masih Teratas Meski Dikalahkan Dewa United, Persib Merangsek 5 Besar

Persija masih memimpin klasemen sementara Super League 2026/2027 meski telan kekalahan di pekan kedelapan. Sementara itu, Persib mulai merangsek ke papan atas.
Viral Netizen Threads Keluhkan Taktik Upselling Aksesori Jutaan Rupiah saat Beli iPhone 18 Pro Max di iBox Dago

Viral Netizen Threads Keluhkan Taktik Upselling Aksesori Jutaan Rupiah saat Beli iPhone 18 Pro Max di iBox Dago

Salah seorang netizen Threads mengungkapkan kekecewaannya karena jadi korban upselling saat hendak membeli iPhone 18 Pro Max di gerai iBox cabang Dago, Bandung.
Megawati Hangestri Punya Tandem Baru, Kapten Hyundai Hillstate Ungkap Potensi Besar Jordan Wilson

Megawati Hangestri Punya Tandem Baru, Kapten Hyundai Hillstate Ungkap Potensi Besar Jordan Wilson

Pevoli Amerika, Jordan Wilson, mendapat perhatian khusus dari kapten sekaligus setter Hyundai Hillstate, Kim Da-in, menjelang bergulirnya V-League 2026/2027.
Asnawi Mangkualam Resmi Nikahi Yuriska Patricia, Menpora Erick Thohir Jadi Saksi

Asnawi Mangkualam Resmi Nikahi Yuriska Patricia, Menpora Erick Thohir Jadi Saksi

Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjadi saksi dalam pernikahan Asnawi Mangkualam dengan Yuriska Patricia, Minggu sore (1/11/2026) di Jakarta.

Trending

Ditemukan Mesin Cetak hingga Senjata Api, Siapa Bandar Besar yang Menyuplai Narkoba ke Kampung Bahari Jakut?

Ditemukan Mesin Cetak hingga Senjata Api, Siapa Bandar Besar yang Menyuplai Narkoba ke Kampung Bahari Jakut?

Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, serta BNN mengamankan sejumlah barang bukti dari penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu (1/11), terkait narkoba.
Viral, Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya Umumkan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Viral, Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya Umumkan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Jagat media sosial dihebohkan oleh kabar pengunduran diri mengejutkan dari seorang perwira menengah Polda Metro Jaya. Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi
Media Vietnam Soroti Kejanggalan Mitchell Baker usai Bela Timnas Indonesia, Heran Lihat Karier Mesin Gol Garuda: Aneh!

Media Vietnam Soroti Kejanggalan Mitchell Baker usai Bela Timnas Indonesia, Heran Lihat Karier Mesin Gol Garuda: Aneh!

Perjalanan Mitchell Baker bersama Timnas Indonesia menjadi sorotan media asing. Kali ini, media Vietnam dibuat heran dengan karier striker Garuda yang janggal.
Viral Pengunjung Minta Ragunan Tindak Perokok di Area Wisata, Netizen: Bawa Anak Sendiri Merokok, Boro-boro Mikirin Orang

Viral Pengunjung Minta Ragunan Tindak Perokok di Area Wisata, Netizen: Bawa Anak Sendiri Merokok, Boro-boro Mikirin Orang

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap perilaku sejumlah pengunjung Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, yang merokok di area terbuka kawasan tersebut.
Motif Miris Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ibu Kandung dan Ayah Tiri Tega Habisi Nyawa Balitanya di Kebayoran Lama

Motif Miris Terungkap, Ternyata Ini Alasan Ibu Kandung dan Ayah Tiri Tega Habisi Nyawa Balitanya di Kebayoran Lama

Polisi mengungkap fakta baru dibalik pembunuhan anak oleh ayah tiri dan ibu kandungnya di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10).
Siapa AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian? Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang Umumkan Mundur Lewat Instagram

Siapa AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian? Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang Umumkan Mundur Lewat Instagram

AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian mengumumkan pengunduran diri dari Polri melalui Instagram. Simak profil, riwayat pendidikan, perjalanan karier, hingga sederet penghargaan yang pernah diraihnya.
15 Ucapan Selamat HUT ke-80 POMAU Tahun 2026, Referensi Caption Media Sosial

15 Ucapan Selamat HUT ke-80 POMAU Tahun 2026, Referensi Caption Media Sosial

Berikut 15 contoh ucapan selamat HUT ke-80 Polisi Militer Angkatan Udara (POMAU), referensi caption untuk media sosial.
Selengkapnya

Viral