GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Kapolres Ngada Diduga Unggah "Video Syur" ke Forum Pornografi Anak di Dark Web, Ternyata Motifnya...

Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widya Dharma Lukman Sumaatmaja diduga mengunggah “video syur” ke forum pornografi anak di dark web. 
Jumat, 14 Maret 2025 - 08:48 WIB
Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widya Dharma Lukman Sumaatmaja tersangka kasus pelecehan seksual
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widya Dharma Lukman Sumaatmaja (FWLS) diduga mengunggah “video syur” ke forum pornografi anak di dark web

Eks Kapolres Ngada diduga merekam perbuatan seksualnya lalu mengunggahnya di web gelap tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Karowabprof) Divpropam Polri Brigjen Agus Wijayanto saat konferensi pers di Divhumas Mabes Polri Jakarta pada Kamis (14/3/2025).

Berdasarkan hasil pemeriksaan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam), Agus mengatakan eks Kapolres Ngada sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus asusila dan penggunaan narkoba.

tvonenews

Saat konferensi pers digelar, eks Kapolres Ngada dihadirkan. Dia terpantau menggunakan rompi oranye 

“Hari ini statusnya adalah sudah menjadi tersangka dan ditahan di Bareskrim Polri,” kata Agus. 

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut perbuatan eks Kapolres Ngada itu melanggar Kode Etik Profesi Polri (KEPP).

“Dengan wujud perbuatan melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dan persetubuhan atau perzinahan tanpa ikatan pernikahan yang sah, konsumsi narkoba serta merekam, menyimpan, mengunggah dan menyebarluaskan video pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur,” ujar Trunoyudo. 

Trunoyudo pun memaparkan tentang kasus ini. Dia menyebut eks Kapolres Ngada disebut-sebut melakukan pelecehan seksual terhadap tiga anak di bawah umur.

Tiga anak di bawah umur yang tersebut berusia 6 tahun, 13 tahun dan 16 tahun. Adapun korban lainnya adalah satu orang dewasa berusia 20 tahun. 

Tak hanya melakukan pelecehan seksual, eks Kapolres Ngada juga disebut-sebut merekam perbuatan seksualnya.

Bahkan, kata dia, eks Kapolres Ngada diduga mengunggah video tersebut ke situs atau forum pornografi anak di dark web. 

Adapun motif eks Kapolres Ngada merekam dan mengunggah “video syur” tersebut di dark web masih didalami polisi. 

Eks Kapolres Ngada disebut-sebut tidak hanya berurusan dengan kasus pelecehan seksual, tapi juga narkoba. 

Terkait kasus narkoba, berdasarkan pemeriksaan awal, Trunoyudo menyebut eks Kapolres Ngada terbukti sebagai pengguna narkoba. 

Meski begitu, pihaknya masih akan mendalami hal tersebut lebih lanjut. 

Eks Kapolres Ngada ditangkap pada 20 Februari 2025 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. 

Setelah ditangkap, jabatannya sebagai Kapolres Ngada pun langsung dicopot. 

Pencopotan tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/489/III/KEP./2025 yang ditandatangani oleh Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo tertanggal 12 Maret 2025.

Teranyar, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menyebut saat ini Kapolres Nagekeo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AKBP Andrey Valentino resmi ditunjuk untuk mengisi jabatan di Polres Ngada menggantikan AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja.

"Sudah. Tadi TR Kapolri telah menunjuk penggantinya, yaitu Kapolres Nagekeo akan pindah ke Ngada," ujar dia, Kamis (14/3/2025) malam. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Insiden TNI tembak TNI hingga menyebabkan satu orang tewas terjadi di sebuah cafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Sempat mengaku pernah dihubungi oleh perwakilan Timnas Indonesia pada 2024 silam, kiper Jerman dengan garis keturunan Bali ini terancam tanpa klub musim depan.
Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten terus menggenjot kegiatan sosial bagi masyarakat.
BLU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat Lewat Ajang Lari di GBK

BLU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat Lewat Ajang Lari di GBK

Olahraga lari kini menjadi bagian gaya hidup sehat masyarakat urban seperti di Ibu Kota Jakarta.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Curhatan JK Soal Karir Politik di Indonesia Ungkap Sulit Jadi Presiden Kalau dari Luar Pulau Jawa

Curhatan JK Soal Karir Politik di Indonesia Ungkap Sulit Jadi Presiden Kalau dari Luar Pulau Jawa

Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla alias JK mengomentari terkait karir politik individu di Indonesia.
Selengkapnya

Viral