News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menwa Nasional Sebut Revisi UU TNI Justru Bisa Beri Dampak Signifikan untuk Ketahanan Nasional

Kepala Staf Resimen Mahasiswa Indonesia, M. Arwani Deni, menanggapi terkait dengan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI).
Kamis, 27 Maret 2025 - 17:22 WIB
Kepala Staf Resimen Mahasiswa Indonesia, M. Arwani Deni.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Staf Resimen Mahasiswa Indonesia, M. Arwani Deni, menyoroti adanya indikasi keterlibatan kekuatan eksternal dalam polemik penolakan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI).

Menurutnya, isu yang berkembang saat ini tidak hanya berkaitan dengan dinamika politik domestik, tetapi juga berpotensi terkait dengan konflik geopolitik di kawasan Pasifik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa Indonesia sebagai negara besar memiliki peran strategis, dan ada pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia semakin kuat, baik secara militer maupun ekonomi,” ujar dia dalam keterangannya, Kamis (27/3/2025).

Arwani menekankan bahwa posisi Indonesia di tengah rivalitas global semakin signifikan, terutama setelah masuknya Indonesia dalam BRICS.

tvonenews

Blok ekonomi ini beranggotakan negara-negara besar seperti China, Rusia, Brasil, India, dan Afrika Selatan, yang selama ini dianggap sebagai kekuatan penyeimbang dominasi Barat. 

“Kita harus sadar, masuknya Indonesia ke BRICS bukan sekadar langkah ekonomi, tetapi juga mencerminkan keberpihakan pada multipolaritas dunia. Ini tentu tidak diinginkan oleh negara-negara yang selama ini ingin mempertahankan hegemoni mereka,” jelasnya.

Dia menambahkan, keberadaan Indonesia dalam BRICS dan revisi UU TNI akan memberikan dampak signifikan bagi ketahanan nasional, termasuk dalam bidang pertahanan. 

“Bergabungnya Indonesia ke dalam BIRCS dan Revisi UU TNI justru menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan militer Indonesia dalam menghadapi ancaman global. Penolakan yang tidak berdasar ini harus kita curigai apakah ada intervensi dari pihak asing,” tegas Arwani.

Dia juga mengungkapkan bahwa kawasan Pasifik saat ini menjadi salah satu titik panas dalam politik global, dengan meningkatnya ketegangan antara kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan China.

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar dengan letak strategis di antara Samudra Hindia dan Pasifik tentu menjadi perhatian utama. 

“Ada kekuatan besar yang ingin memastikan Indonesia tetap berada dalam orbit pengaruh mereka, sehingga setiap kebijakan yang memperkuat TNI bisa dianggap sebagai ancaman terhadap kepentingan mereka di kawasan,” katanya.

Arwani menyoroti adanya pola serupa di negara-negara lain, di mana upaya penguatan militer sering kali mendapatkan resistensi dari kelompok-kelompok tertentu yang diduga memiliki hubungan dengan kepentingan asing. 

“Kita bisa belajar dari negara-negara yang mengalami hal serupa, di mana upaya modernisasi militer mereka justru mendapat perlawanan dari dalam negeri sendiri. Ini bukan fenomena baru,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa narasi yang dibangun dalam menolak revisi UU TNI sering kali tidak berdasarkan fakta yang akurat, melainkan lebih banyak didorong oleh opini yang menggiring persepsi negatif terhadap militer. 

“Kalau kita telaah, banyak argumen yang digunakan untuk menolak UU ini lebih bersifat emosional dibandingkan substansial. Ini pola klasik yang sering digunakan untuk melemahkan institusi pertahanan negara,” tambahnya.

Arwani pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk lebih kritis dalam menyikapi dinamika politik dan pertahanan nasional. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus tetap berdaulat dalam menentukan arah kebijakan militernya tanpa intervensi pihak asing. 

“Kita harus berdiri tegak sebagai bangsa yang mandiri dan berdaulat. Jangan sampai ada pihak yang dengan mudah mempengaruhi opini publik untuk melemahkan pertahanan kita,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia turut berharap seluruh masyarakat dapat lebih memahami konteks besar dari revisi UU TNI ini.

“Ini bukan hanya tentang militer, tetapi tentang masa depan Indonesia sebagai negara yang kuat dan disegani,” tuturnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Harpa Ungkap Hal yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

Bung Harpa Ungkap Hal yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia Jelang Hadapi Thailand

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Jelang laga tersebut, Bung Harpa mengingatkan Skuad Garuda untuk mewaspadai kebugaran
Ribuan Angkot Kena Sapu Bersih Pemkot Bogor, 516 Armada Lainnya Kini Diincar: Ada Apa?

Ribuan Angkot Kena Sapu Bersih Pemkot Bogor, 516 Armada Lainnya Kini Diincar: Ada Apa?

Langkah penataan transportasi umum dan ketertiban tata ruang di Kota Bogor terus digeber. 
Gagal Jadi Juara Tiga Divisi, Alex Pereira Kini Tantang Sergei Pavlovich

Gagal Jadi Juara Tiga Divisi, Alex Pereira Kini Tantang Sergei Pavlovich

Alex Pereira akan kembali bertarung di kelas berat dengan menghadapi Sergei Pavlovich pada UFC 335. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Pereira untuk meraih.
Timnas Indonesia Terima Kabar Baik Beruntun Jelang Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Peluang Garuda Juara Kian Besar

Timnas Indonesia Terima Kabar Baik Beruntun Jelang Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Peluang Garuda Juara Kian Besar

Timnas Indonesia dapat sejumlah kabar positif jelang menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Situasi tersebut membuat peluang Garuda juara kian besar.
Ole Romeny Berpotensi Absen, 3 Pemain Ini Bisa Jadi Pengganti Buat Lini Serang Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny Berpotensi Absen, 3 Pemain Ini Bisa Jadi Pengganti Buat Lini Serang Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia terancam kehilangan Ole Romeny di final FIFA ASEAN Cup 2026. Kondisi tersebut membuat John Herdman perlu menyiapkan alternatif di lini serang.
Megawati Hangestri Ungkap Impian Tak Terduga di Korea Selatan, Ternyata Bukan soal Voli: Saya Ingin Ketemu

Megawati Hangestri Ungkap Impian Tak Terduga di Korea Selatan, Ternyata Bukan soal Voli: Saya Ingin Ketemu

Megawati Hangestri ternyata memiliki impian lain selama berkarier di Korea Selatan, di luar aktivitasnya sebagai pemain voli. Megatron mengungkap sosok yang.

Trending

Al Ghazali Akhirnya Buka Suara usai Alyssa Daguise Dihujat Gegara Wajah Baby Soso Disebar

Al Ghazali Akhirnya Buka Suara usai Alyssa Daguise Dihujat Gegara Wajah Baby Soso Disebar

Al Ghazali akhirnya buka suara setelah sang istri, Alyssa Daguise, menuai hujatan netizen akibat meminta wajah Baby Soso tidak disebarluaskan di media sosial.
Sadar Hadapi Thailand Bakal Sulit, Kevin Diks Titip Pesan Buat Penggawa Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jangan Emosian

Sadar Hadapi Thailand Bakal Sulit, Kevin Diks Titip Pesan Buat Penggawa Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jangan Emosian

Timnas Indonesia akan hadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Duel tersebut berlangsung di Stadion SUGBK, Jakarta, pada Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.
Pesan Mendalam Kapolri untuk TNI Jelang HUT ke-81: Singgung Beda Seragam dan Medan Tugas

Pesan Mendalam Kapolri untuk TNI Jelang HUT ke-81: Singgung Beda Seragam dan Medan Tugas

Menjelang peringatan HUT TNI ke-81, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran prajurit garda terdepan pertahanan Tanah Air.
John Herdman Paham Kartu Truf Anthony Hudson, Peluang Timnas Indonesia Kalahkan Thailand dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Makin Terbuka

John Herdman Paham Kartu Truf Anthony Hudson, Peluang Timnas Indonesia Kalahkan Thailand dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Makin Terbuka

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku sudah paham kartu truf Anthony Hudson bersama Thailand. Hal itu jadi modal penting di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Bertemu Presiden FIFA, Kapten Persib Bandung Marc Klok Sampaikan Aspirasi Soal Sepak Bola Indonesia

Bertemu Presiden FIFA, Kapten Persib Bandung Marc Klok Sampaikan Aspirasi Soal Sepak Bola Indonesia

Gianni Infantino akan hadir untuk menyaksikan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Efek Nyata Ditinggal Cristiano Ronaldo, Timnas Portugal Kehilangan 2 Juta Pengikut di Media Sosial

Efek Nyata Ditinggal Cristiano Ronaldo, Timnas Portugal Kehilangan 2 Juta Pengikut di Media Sosial

Kepergian Cristiano Ronaldo dari timnas Portugal mulai berdampak pada popularitas akun resmi tim. Jumlah pengikut media sosial timnas Portugal dilaporkan anjlok
Megawati Hangestri Ungkap Impian Tak Terduga di Korea Selatan, Ternyata Bukan soal Voli: Saya Ingin Ketemu

Megawati Hangestri Ungkap Impian Tak Terduga di Korea Selatan, Ternyata Bukan soal Voli: Saya Ingin Ketemu

Megawati Hangestri ternyata memiliki impian lain selama berkarier di Korea Selatan, di luar aktivitasnya sebagai pemain voli. Megatron mengungkap sosok yang.
Selengkapnya

Viral