News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Seorang Wanita Disuruh Bayar Rp3 Juta Oleh Polisi Untuk Tindaklanjuti Perkara, Kapolres Jaktim Beri Respons Begini

Viral video di media sosial menunjukkan seorang wanita disuruh membayar Rp3 juta oleh polisi karena perkara curanmor. Kapolres Metro Jaktim angkat bicara..
Minggu, 30 Maret 2025 - 09:51 WIB
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Beredar video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita merasa kesal lantaran dimintai uang senilai Rp3 juta oleh polisi untuk menindaklanjuti laporan kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dalam video yang diunggah oleh akun @vanc1Bozz di media sosial X (Twitter), dinarasikan bahwa wanita yang merupakan korban curanmor tersebut dimintai uang Rp 3 juta oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, tudingan tersebut tidak benar alias bohong.

“Berita terkait tulisan tersebut adalah hoaks alias tidak benar alias berita bohong,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (30/3/2025).

Nicolas menegaskan, bahwa tidak pernah dari tim penyidik untuk meminta apapun termasuk nominal uang yang telah disebutkan dalam video yang viral tersebut.

“Kami penyelidik/penyidik Polrestro Jaktim tegaskan bahwa tidak pernah meminta uang sepeserpun kepada korban dalam menangani kasus yang telah dilaporkan kepada kami,” tegasnya.

Nicolas juga membantah terkait narasi yang menyebutkan korban melapor kepada polisi terkait dengan tindak pidana pencurian motor atau curanmor. Sebab kenyataannya, korban melapor atas kasus dugaan perkara jual-beli mobil bekas.

Selain itu ia menyebut, video wanita marah-marah itu merupakan tindakan protes karena tidak terima hasil gelar perkara yang dilakukan oleh Polisi.

Sebab, kasus dugaan tindak pidana Khusus dalam UU Perlindungan Konsumen yang dilaporkan wanita tersebut dihentikan penyelidikannya oleh tim penyidik, lantaran bukan merupakan tindak pidana.

“Video komplain yang dibuat oleh korban karena korban tidak mau menerima hasil keputusan gelar perkara bahwa laporan korban mengenai dugaan tindak pidana Khusus dalam UU Perlindungan Konsumen dihentikan penyelidikannya oleh penyelidik atau penyidik karena bukan merupakan tindak pidana,” tandasnya. (aha/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Lebih Jauh Gangguan Bipolar, Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai hingga Tips bagi Penyintas

Mengenal Lebih Jauh Gangguan Bipolar, Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai hingga Tips bagi Penyintas

Gangguan bipolar merupakan salah satu kondisi kesehatan mental yang masih sering keliru dipahami masyarakat. Kenali gejala, penyebab dan tips bagi penyintas.
5 Wartawan Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau! Basarnas Banten Kerahkan RIB-02, Lokasi Belum Ditemukan

5 Wartawan Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau! Basarnas Banten Kerahkan RIB-02, Lokasi Belum Ditemukan

Basarnas Banten angkat bicara terkait dengan isu hilang kontak lima (5) wartawan saat menuju ke Gunung Anak Krakatau. Kasi Ops Basarnas Banten, Rizky Dwianto
Update Kondisi Charles Leclerc Pasca Kecelakaan di F1 GP Italia 2026, Pembalap Ferrari Itu Bilang Begini

Update Kondisi Charles Leclerc Pasca Kecelakaan di F1 GP Italia 2026, Pembalap Ferrari Itu Bilang Begini

Charles Leclerc memberikan kabar terbaru mengenai kondisinya setelah mengalami kecelakaan pada F1 GP Italia 2026 di Sirkuit Monza.
4 Organisasi yang Menerima Donasi Fajar Sahrudin Sebelum Meninggal, Komunitas Kesehatan Mental hingga Peduli Hewan

4 Organisasi yang Menerima Donasi Fajar Sahrudin Sebelum Meninggal, Komunitas Kesehatan Mental hingga Peduli Hewan

Berikut 4 organisasi yang menerima donasi Fajar Sahrudin sebelum meninggal dunia, komunitas kesehatan mental hingga peduli hewan.
Resmi Dipinjamkan ke Persebaya, Saddil Ramdani Siap Bikin Persib Menyesal?

Resmi Dipinjamkan ke Persebaya, Saddil Ramdani Siap Bikin Persib Menyesal?

Saddil Ramdani pun ingin membuktikan diri bahwa dia bisa bersaing dalam skuad asuhan Bernardo Tavares ini.
Terungkap! Bukan Semata Soal Visa Kerja, PBVSI Beberkan Penyebab Sergio Veloso Batal Latih Timnas Voli Indonesia

Terungkap! Bukan Semata Soal Visa Kerja, PBVSI Beberkan Penyebab Sergio Veloso Batal Latih Timnas Voli Indonesia

PBVSI mengambil langkah mengejutkan dengan melakukan perubahan mendadak pada posisi pelatih Timnas Voli Indonesia menjelang gelaran AVC Men's Cup 2026 lalu.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral