GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Info Mudik: Jalur Puncak Macet, Antrean Kendaraan Capai 12 Kilometer

Jalur Puncak-Cianjur alami kemacetan panjang dengan antrean mencapai 12 kilometer tepatnya di depan Istana Cipanas. Pengendara mengaku terjebak lebih dari 2 jam
Rabu, 2 April 2025 - 16:33 WIB
Antrean panjang kendaraan dari Cianjur menuju Bogor, terus memanjang dengan laju kendaraan terhenti akibat tingginya volume kendaraan di jalur Puncak, Rabu(2/4/2025).
Sumber :
  • (ANTARA/Ahmad Fikri).

Jakarta, tvOnenews.com - Jalur Puncak-Cianjur alami kemacetan panjang dengan antrean kendaraan mencapai 12 kilometer tepatnya di depan Istana Cipanas.

Hal itu terjadi sejak H+2 Idulfitri, sehingga pengguna jalan diminta memilih jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Antrean panjang kendaraan sudah terjadi sejak Rabu pagi seiring diterapkannya sistem satu arah dari Bogor menuju Cianjur mulai dari Pintu Tol Ciawi-Bogor sampai kawasan Puncak Pass.

Antrean kendaraan menuju Bogor dari Cianjur terus memanjang, sehingga sejumlah rekayasa arus lalu lintas termasuk penyekatan diberlakukan petugas, serta mengarahkan pengendara untuk memilih jalur alternatif.

Tol Jagorawi arah Puncak diberlakukan contraflow atas diskresi kepolisian pada Rabu (2/4/2025) sejak pukul 06.35
Tol Jagorawi arah Puncak diberlakukan contraflow atas diskresi kepolisian pada Rabu (2/4/2025) sejak pukul 06.35
Sumber :
  • ANTARA

 

Bahkan petugas di Tugu Lampu Gentur, By Pass-Cianjur, mengarahkan pengendara dengan tujuan Bogor dan seterusnya untuk memilih jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi, guna menghindari antrean terus memanjang sehingga terjadi penumpukan di jalur Puncak.

Sejumlah pengendara mengaku sudah terjebak antrean lebih dari 2 jam dengan laju kendaraan terhenti dan hanya bergerak beberapa meter selama penerapan sistem satu arah.

"Sejak pukul 11.00 WIB saya terjebak di jalur Puncak karena sistem satu arah dari Bogor ke Cianjur dilanjutkan dengan dari Bogor ke Jakarta satu arah, terpaksa menunggu karena hendak pulang ke Bogor, kalau dari Bogor ke Cianjur lancar," kata pengendara Ridwan (35) warga Kabupaten Bogor.

Sementara ratusan petugas dari masing-masing pos pengamanan di sepanjang jalur Puncak, turun ke jalan guna mengatur arus lalu lintas agar tidak menumpuk sambil menunggu sistem satu arah diberlakukan menuju Bogor dari Puncak Pass-Cianjur.

Petugas juga mengarahkan pengendara ke sejumlah jalur alternatif di kawasan Cipanas, tepatnya di pertigaan Hanjawar tembus Puncak II atau Cikalongkulon tembus Jonggol karena belum ada kepastian terkait sistem satu arah menuju Bogor.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Hardian Ardianto mengatakan antrean panjang dengan laju terhenti di kawasan Puncak imbas padatnya volume kendaraan di jalur utama Bogor serta pemberlakuan sistem satu arah yang sudah diberlakukan sejak Rabu pagi.

"Kami berharap pengendara sabar mengantre karena kondisi jalur menuju Bogor dari Cianjur macet dan kendaraan tidak bergerak imbas dari sistem satu arah di wilayah hukum Bogor," katanya.

Pihaknya mengarahkan pengendara dengan tujuan Puncak, Bogor dan seterusnya dari arah Cianjur dapat melalui jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi guna menghindari terjebak antrean di jalur Puncak.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rencana Tawuran Sejumlah Remaja di Serang Banten Berhasil Digagalkan Polisi

Rencana Tawuran Sejumlah Remaja di Serang Banten Berhasil Digagalkan Polisi

Rencana aksi tawuran yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan Terowongan Tambak, Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, berhasil digagalkan pihak kepolisian.
KDM Jemput Langsung 12 Warga Jawa Barat yang Jadi LC di Maumere, Diduga Jadi Korban TPPO Upah Rendah hingga Diperlakukan Kasar di Tempat Kerja

KDM Jemput Langsung 12 Warga Jawa Barat yang Jadi LC di Maumere, Diduga Jadi Korban TPPO Upah Rendah hingga Diperlakukan Kasar di Tempat Kerja

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) menjemput langsung 12 warganya yang jadi pemandu karaoke atau LC di Maumere, NTT.
Tragedi Bocah di Sukabumi Wafat Dipaksa Minum Air Panas, Rieke Minta Warganet Tahan Diri Dulu soal Ibu Tiri

Tragedi Bocah di Sukabumi Wafat Dipaksa Minum Air Panas, Rieke Minta Warganet Tahan Diri Dulu soal Ibu Tiri

Sambil terbata-bata menahan rasa sakit, NS bocah di Sukabumi yang kondisinya terbaring kritis sempat mengungkap bahwa ibu tiri menyuruh dia meminum air panas.
Proliga 2026 Memanas: Jakarta Livin Mandiri vs Electric PLN Jadi Laga Penentuan Lolos ke Final Four

Proliga 2026 Memanas: Jakarta Livin Mandiri vs Electric PLN Jadi Laga Penentuan Lolos ke Final Four

Persaingan menuju babak empat besar Proliga 2026 semakin memanas. Jakarta Livin Mandiri menjaga asa mereka usai meraih kemenangan dramatis atas Bandung BJB Tandamata pada lanjutan ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Oknum Bobotoh Persib yang Bikin Rusuh di GBLA saat ACL Elite Two Akhirnya Muncul, Minta Maaf Pakai Surat di Atas Materai

Oknum Bobotoh Persib yang Bikin Rusuh di GBLA saat ACL Elite Two Akhirnya Muncul, Minta Maaf Pakai Surat di Atas Materai

Sulis, Bobotoh yang sempat dicari-cari oleh suporter usai buat pitch invasion saat leg kedua ACL Elite Two Persib vs Ratchaburi FC akhirnya muncul ke publik.
Bandung BJB Tandamata Resmi Gagal ke Final Four Proliga 2026, Ini Kata Pelatih

Bandung BJB Tandamata Resmi Gagal ke Final Four Proliga 2026, Ini Kata Pelatih

Pelatih Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang memberikan pernyataannya usai anak asuhnya gagal lolos ke babak final four Proliga 2026.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT