News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Bocorkan Penyebab Investor di Jabar Banyak Lari ke Vietnam: Gangguan Ormas!

Belakangan ini, sebagian rakyat Jabar soroti banyak investor yang memindahkan modalnya di Jawa Barat (Jabar) ke luar negeri seperti Vietnam. 
Senin, 7 April 2025 - 05:00 WIB
Dedi Mulyadi Beri Imbauan ke Pengelola Wisata: Harus Memiliki Kesiapan!
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jabar, tvOnenews.com - Belakangan ini, sebagian rakyat Jabar soroti banyak investor yang memindahkan modalnya di Jawa Barat (Jabar) ke luar negeri seperti Vietnam

Sonak kasus tersebut langsung ditanggapi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ngotot untuk investasi, pasti kita kan tahu keadaan hari ini ya kan, investor banyak yang lari ke Vietnam," ujar Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi Mulyadi, kepindahan investasi tersebut dipicu karena hal-hal kecil.

"Gangguan Ormas, gangguan LSM, gangguan desa ya," kata Dedi Mulyadi.

"Jujur aja ya, desa ini kan banyak yang oknum Karang Taruna lah, oknum kepala desa lah, semua diganggu," sambung Dedi Mulyadi.

Padahal, kata Dedi Mulyadi, mereka tidak sadar bahwa di kampungnya itu harga tanah naik karena investasi.

"Karena harga tanah naiknya karena investasi, ya investasinya jaga karena kalau enggak ada investasi kan enggak naik juga gitu loh," tutur Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi meminta, agar jangan serakah.

Misalnya tanah, sambung Dedi Mulyadi, kalau sudah ngambil harga jangan ketinggian karena pengalamannya banyak para kepala desa yang terlibat dalam percalonan tanah kaya mendadak.

Dedi Mulyadi menambahkan, orang yang belum biasa kaya terus kemudian kaya itu pusing.

"Kan kepala desa nih, saya banyaklah teman-teman saya kepala desa, tiba-tiba kan banyak duit, kaya nih beli mobil Alphard, Rubicon, mobil truk elf, bus, sembilan kan tambah istri ya kan, bangun rumah," ujar Dedi Mulyadi.

"Habis itu, stroke, meninggal hutangnya banyak, yang pengetahuan saya begitu," kata Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menegaskan, jadi orang kaya itu harus latihan dulu.

"Bagaimana cara pegang duit, kalau pegang, jangan pamer, sembunyiin," tutur Dedi Mulyadi.

"Dulu kalau di kita kan enggak tahan begitu punya duit, pengen segala dilihatin," ungkap Dedi Mulyadi.

DTKS ke DTSE, KPM PKH dan BPNT Bisa Dapat Prioritas Pencairan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Udah tenang aja pakai sepeda aja gitu loh," jelas Dedi Mulyadi.

Nah, Dedi Mulyadi juga menceritakan pengalamannya, punya teman memiliki banyak duit mendadak kelihatan repot yang akhirnya sekarang sengsara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral