News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Raba Payudara Saat USG, Korban Sebut Dokter Kandungan di Garut Itu Sempat...

Kabar tak sedap kembali datang dari dunia medias. Kali ini aksi dugaan pencabulan dilakukan oleh dokter kandungan saat sedang melakukan USG.
Rabu, 16 April 2025 - 05:57 WIB
Sosok Dokter Kandungan Cabul di Garut
Sumber :
  • Twitter atau X

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar tak sedap kembali datang dari dunia medias. Kali ini aksi dugaan pencabulan dilakukan oleh dokter kandungan saat sedang melakukan USG.

Dokter kandungan itu diduga melakukan pelecehan seksual kepada salah satu pasiennya dan terekam oleh CCTV. Aksinya itu kini viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan X, korban mengaku sudah mendapatkan pelecehan seksual dari dokter tersebut saat melakukan USG kedua.

"Pada tanggal 24 Juli 2024 korban melakukan USG pertama di Klinik Karya Harsa. Saat melakukan USG kedua, korban mulai merasakan sexual harrasment yang dilakukan salah satu dokter disana," tulis korban dalam seuah pesan WhatsAppa yang beredar di X.

"Dokter yang memeriksa korban adalah dr. Iril (sudah meminta izin korban untuk tidak di sensor nama pelaku). Korban berusaha untuk positif thinking saat pelaku memasukan setengah jarinya masuk ke bra korban dan menanyakan bagian atas perut basa basi. Tiba-tiba pelaku bertanya pada korban menawarkan solusi untuk lahiran di bantu oleh dr tersebut (pelaku pelecehan)."

"Saat USG ketiga atau USG terakhir tanggal 24 september 2024 usia kandungan 37 minggu tiba-tiba pelaku menyarankan korban untuk cek pembukaan. Suster yang mendampingi membuka sebelah celana korban untuk mengecek," jelas akun tersebut.

"Saat lanjut USG, pelaku meraba payudara korban sampe ke p**ingnya. Pelaku juga mengelus paha korban pada saat celana korban belum terpasang. Korban sempat menepis tangan pelaku."

"Korban sempat bertanya kepada bidan lain dan katanya itu tidak termasuk prosedur medis kecuali ada indikasi yang harus dilakukan usg penuh. Korban berharap dr pelaku pelecehan ini mendapatkan efek jera," tutupnya.

Setelah viral dokter anestesi cabul, baru-baru ini media sosial kembali dikejutkan dengan aksi pelecehan yang dilakukan oleh dokter kandungan saat melakukan USG di Garut.

Kasus pelecehan ini viral setelah dibagikan oleh akun @drg.mirza di media sosialnya pada Senin (14/4/2025).

Tak berselang lama dari video tersebut viral, sosok dokter tersebut pun dibongkar oleh netizen.

Dokter tersebut diduga bernama Muhammad Syafril Firdaus yang merupakan lulusan Universitas Padjajaran. Ia merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi.

Diketahui, beredar sebuah bideo melihatkan dokter kandungan mengenakan pakaian batik sedang memegang alat USG dan meletakkannya di bagian perut pasien yang tengah berbaring.

Namun, satu tangannya nampak masuk ke baju pasien dan seperti meraba bagian dadanya.

Dokter Mirza Angkat Bicara

Dokter Mirza pun berinisiatif menanyakan ke dokter kandungan lain apakah cara USG yang nampak di dalam video hal yang lumrah.

Ternyata menurut jawaban dokter kandungan lain, meletakkan tangan di dalam baju pasien apalagi ke dalam dada bukanlah hal yang wajar.

"USG transabdomen tangan kanan di probe USG, tangan kiri di keyboard USG. Kalau pun perlu menaikkan baju sampai setinggi dada, mintalah pasien untuk menaikkan sendiri atau asisten bidan yang membantu," tulis keterangan yang diunggah Dokter Mirza.

Korban Mulai Speak Up

Setelah unggahan itu muncul banyak pengakuan dari terduga korban dokter kandungan tersebut.

Berdsarkan pengakuan-pengakuan itu, terungkap dokter tersebut berasal dari Garut. Di daerahnya ternyata sudah banyak isu negatif soal hal itu.

"Kampung halamanku di Garut dok. Izin pernah dengar dari saudaraku, ada temennya cerita juga dok kalau kenalannya lagi hamil besar periksa ke dr obgyn itu," tulis salah satu orang kepada Dokter Mirza.

Pengakuan itu juga mengatakan bahwa dokter kandungan yang bersangkutan sampai bertanya apakah ASI sudah keluar, bahkan sambil dicoba dikelarkan dari payudara pasiennya.

Pengakuan lainnya juga muncul. Ia mengaku kejadiannya pada tahun 2023.

Setelah pemeriksaan, dokter kandungan itu malah mengajak jalan pasiennya dan mengatakan akan diberi pemeriksaan gratis.

"Aku tiap bulan sama ibu cek, tapi dilecehin payudara saya," kata pengakuan tersebut.

Pengakuan lainnya muncul, mengatakan bahwa dokter kandungan itu memang pernah mengajak keluar pasien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aku dapat info dari adik tingkat yang pernah kerja bareng dok. Dia selalu WA pasien-pasiennya, iming-iming USG gratis tapi ngajak main, dll. Tapi enggak boleh bawa suami/siapapun pas periksa," tulis keterangan itu. (iwh/ree)

Disclaimer: Sampai berita ini dinaikkan belum ada klarifikasi dari pelaku. Berita ini dibuat berdasarkan update viral di media sosial.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral