Respons Tuntutan Forum Purnawirawan TNI, Prabowo-Gibran Sah Secara Konstitusi
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Forum Purnawirawan TNI secara mendadak menyamapikan delapan tuntutan politiknya diantaranya pergantian Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Merespons hal tersebut, Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar menyampaikan sangat menghargai pendapat atau usulan dari para purnawirawan TNI.
Namun demikian, ia mengingatkan dalam negara hukum yang demokratis semua pihak wajib untuk tetap patuh pada hukum dan konstitusi.
“Kita sangat menghormati setiap usulan atau sikap dari siapapun termasuk dari para purnawirawan TNI, hanya saja kami juga mengingatkan bahwa pendapat dan saran itu tidak boleh mendorong untuk melanggar ketentuan hukum dan konstitusi yang telah kita sepakati bersama,” kata Semar kepada awak media, Jakarta, Minggu (27/5/2025).
Semar menegaskan jika Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran merupakan pasangan yang sah dan resmi sesuai konstitusi negara.
Tak hanya itu, pasangan tersebut turut mendapat mandat rakyat untuk memimpin bangsa selama lima tahun ke depan.
"Jika ada yang mengusulkan untuk melakukan pergantian salah satunya ditengah jalan tentu sebagai pendapat yang tidak berdasar karena Prabowo-Gibran satu kesatuan yang sudah di sahkan oleh konstitusi negara menjadi Presiden dan Wakil Presiden dengan proses konstitusional yang telah terlewati dengan baik," kata Semar.
Semar menjelaskan pergantian kepemimpinan nasional di luar Pemilu hanya bisa dilakukan jika ada pelanggaran serius yang dilakukan Presiden atau Wakil Presiden.
Itupun, kata Semar, pernyataan itu harus yang diputus melalui sistem hukum pengadilan.
"Tidak ada pelanggaran hukum dan konstitusi yang dilanggar, kalau pun ada dinamika sebelum pemilihan presiden itu sudah terselesaikan dengan keputusan lembaga terkait seperti komisi pemilihan umum (KPU) dan mahkamah konstitusi (MK) yang secara resmi telah mengesahkan kemenangan Prabowo-Gibran karena itu siapapun itu sebagai negara demokratis kita harus berjiwa besar menerima hasil dari proses demokratisasi tersebut walau hasilnya kadang tidak sesuai harapan jadi ya harus siap menang dan kalah dengan tidak memaksakan sesuatu yang dapat melanggar aturan konstitusi kita," katanya.
Semar mengaku pihaknya sangat menghormati para purnawiran TNI sebagai anak bangsa yang telah mengabdikan diri pada negara.
Load more