News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rapat dengan DPR, Aliansi Masyarakat Rempang Tegaskan Menolak Direlokasi

Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (Amar GB) menentang direlokasi untuk proyek Rempang Eco City. Hal itu diungkapkan dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI.
Senin, 28 April 2025 - 14:01 WIB
Komisi VI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (AMAR-GB) dan Masyarakat Desa Gobah Kecamatan Tambang. Jakarta, Senin (28/04/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (Amar GB) menghadiri rapat dengar pendapat umum dengan Komisi VI DPR RI. Mereka menentang direlokasi untuk proyek Rempang Eco City.

Koordinator Amar GB, Ishak, mulanya mengklarifikasi data yang disampaikan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) saat rapat dengan Komisi VI DPR beberapa waktu lalu. Dia menyebut data tersebut berbeda dengan yang di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ishak, ada 5 kampung yang terdampak di tahap pertama dengan jumlah penduduk kurang lebih 700 warga. Namun, yang menerima relokasi di lapangan berjumlah 162 KK, sedangkan yang bertahan 518 KK.

“Kalaupun ada pembengkakan data dari kurang lebih 700, itu adalah data-data fiktif. Data-data yang tidak masuk di dalam KK Rempang, tapi secara tiba-tiba ada di data relokasi itu. Itu yang terjadi di lapangan,” kata Ishak saat rapat di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2025).

Dia menjelaskan ketimpangan data terjadi karena ada warga yang tidak memiliki KK, tapi masuk dalam daftar yang direlokasi. Kemudian, data warga yang direlokasi mayoritas adalah korban intimidasi.

Dia juga membantah narasi yang mengatakan warga Rempang bodoh karena menolak direlokasi, padahal mendapat rumah dan tanah 500 meter persegi. Dia menyebut rumah dan tanah tersebut didapat bukan karena cuma-cuma, melainkan tukar guling dari aset yang ditinggalkan. 

“Contoh umpamanya kalau yang direlokasi itu mendapatkan Rp200 juta asetnya, kemudian rumah yang dia dapatkan direlokasi itu Rp135 juta, sisanya itu dikembalikan. Jadi, tidak ada narasi di luar yang mengatakan bahwa rumah itu adalah pemberian cuma-cuma, itu bohong,” tegas Ishak.

Pihaknya juga mempertanyakan model transmigrasi lokal yang dicanangkan pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah mengklaim tidak akan memaksa warga Rempang dalam program transmigrasi lokal. Padahal, kata Ishak, membangun transmigrasi artinya merelokasi warga.

“Masyarakat Rempang yang notabenenya itu berada pada titik pesisir dan ketergantungan hidupnya kepada nelayan itu tidak bisa dipisahkan, karenaan itu menyangkut identitas aktivitas yang susah dibuang oleh masyaarakat adat Rempang sendiri,” kata dia.

“Bagaimana mungkin masyarakat nelayan yang secara tiba-tiba dipindahkan ke darat dan seorang petani kita akan pindahkan ke laut,” tambah Ishak.

Atas hal ini, Ishak meminta anggota dewan turun tangan agar relokasi masyarakat Rempang dalam rangka pembangunan proyek Rempang Eco City dibatalkan.

“Jadi kami berharap kepada dewan yang ada di Jakarta supaya dapat memikirkan masalah ini, khususnya Rempang karena pada intinya kami di Rempang tetap menolak direlokasi dalam skema bentuk apapun,” tandas Ishak. (saa/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan lanjutan di sebuah sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang ditemukan ratusan senjata.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Berbagai kemeriahan bakal dihadirkan kelompok masyarakat dalam momentum HUT ke-81 RI tak terkecuali datang dari Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik).
Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Ajang 7th PR Popular Awards 2026 berikan dua penghargaan kepada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menggelar Festival Inspirasi 2026 bertema 'Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan' sekaligus momentum hari jadi ke-12 tahunnya.
Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat

Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali jadi perbincangan, bukan karena agenda kenegaraan, melainkan gaya komunikasinya yang dinilai berbeda dibanding banyak tokoh politik lain.

Trending

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

Dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Selengkapnya

Viral