GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekam Jejak Hasan Nasbi, Resmi Mundur dari Kepala PCO, Pernah Taruhan Alphard Tentang Anies Jadi Capres, sampai Bela Kaesang Soal Jet Pribadi

Hasan Nasbi mundur dari jabatannya di Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau dikenal pula Presidential Communication Office (PCO). Ini deretan rekam jejaknya.
Rabu, 30 April 2025 - 06:30 WIB
Hasan Nasbi
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Hasan Nasbi resmi mundur dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau Presidential Communication Office (PCO).

Sebelum menjabat sebagai Kepala PCO, Hasan Nasbi bertugas sebagai juru bicara Prabowo-Gibran selama masa kampanye Pilpres 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menjabat kurang lebih enam bulan, Hasan Nasbi akhirnya memutuskan mundur, meski alasannya tak dibongkar dengan jelas.

"Hari Senin tanggal 21 April 2025 adalah hari terakhir saya menjalani aktivitas di kantor komunikasi kepresidenan," kata Hasan, dalam rekaman videonya, dikutip Rabu (30/4/2025).

Ia menjelaskan pula bahwa seperti yang pernah dikatakannya, jika ada yang tidak bisa lagi diatasi maka ia akan mundur tanpa keributan.

"Kalau ada sesuatu yang sudah tidak bisa lagi saya atasi atau kalau ada persoalan yang sudah di luar kemampuan saya, maka tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu heboh-heboh, kita pun harus tahu diri dan kemudian mengambil keputusan untuk menepi," katanya lagi.

Lantas, bagaimana rekam jejak Hasan Nasbi selama bergelut di dunia politik?

Hasan Nasbi Pernah Taruhan Alphard tentang Pencapresan Anies Baswedan

Pada tahun 2022 lalu, mantan jubir TKN Prabowo-Gibran ini pernah mengeluarkan pernyataan kontroversial soal Anies Baswedan.

Diketahui, Hasan adalah pendiri lembaga survei Cyrus Network.

Saat itu, ia mengatakan bahwa secara perhitungan matematika Anies Baswedan sulit untuk bisa maju menjadi calon presiden (capres).

"Kalau mau jadi capres berat, dari semua sisi kalkulasi matematikanya susah," katanya, dikutip dari YouTube Total Politik.

Namun, ia mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih memiliki kemungkinan menjadi cawapres.

Sang pembawa acara pun bertanya kepada Hasan apakah berani taruhan terkait pernyataannya itu.

Ia pun mengiyakan dan bahkan berani menyebutkan salah satu jenis mobil mewah.

"Boleh, taruhan boleh. Taruhan Alphard juga boleh," katanya.

Pernyataan kontroversial tersebut pun menjadi salah satu yang kerap dibahas para pendukung Anies.

Sebab, seperti yang diketahui, Anies berhasil menjadi capres di Pilpres 2024 dengan pasangannya Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Bela Kaesang Pangarep Soal Kisruh Jet Pribadi

Pada akhir 2024 lalu, putra bungsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep sempat menuai polemik usai menggunakan jet pribadi.

Kaesang pergi bersama sang istri ke Amerika Serikat menggunakan jet pribadi sekitar Agustus 2024 lalu.

Terkait hal ini, Hasan Nasbi pun menjelaskan bahwa Kaesang bukanlah pejabat publik dan berbisnis.

"Mas Kaesang ini bukan pejabat publik dan dia sudah dewasa, dia sudah punya kehidupan sendiri, sudah punya bisnis sendiri, dan dia bukan pejabat," ungkap Hasan, di akun Instagram miliknya, 18 September 2024 lalu.

Teror Kepala Babi Tempo

Sebelum akhirnya memutuskan mundur, kontroversi terakhir yang terekam media tentang Hasan Nasbi adalah ketika ia mengomentari teror kepala babi yang dialami media Tempo.

Diketahui, beberapa waktu lalu kantor Tempo mendapatkan kiriman berupa kepala babi yang telinganya dipotong.

Tak lama kemudian, teror kembali terjadi berupa kiriman sejumlah bangkai tikus.

Terkait teror kepala babi tersebut, Hasan Nasbi pun menanggapinya dengan santai.

Seperti tak menghiraukan teror yang terjadi, ia bahkan berpesan agar kepala babi itu dimasak saja.

"Sudah, dimasak saja," kata dia ketika ditanya para wartawan, 21 Maret 2025 lalu.

Dibilang Teledor oleh Prabowo

Nampaknya Presiden Prabowo Subianto tak sependapat dengan komentar yang dilontarkan juru bicaranya itu.

Di dalam satu wawancara dengan enam pimpinan redaksi media massa, Prabowo menilai pernyataan dari Hasan adalah hal yang keliru.

"Benar itu ucapan yang menurut saya teledor, itu ya keliru," kata Prabowo.

Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu, pasti bawahannya merasa menyesal mengatakan hal tersebut.

"Ya, saya kira beliau menyesal," ujarnya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Nekat Mengadu ke Dedi Mulyadi, Pemuda Ini Minta Kios yang Diduga Jual Obat Terlarang Ditindak: Backingannya Besar

Nekat Mengadu ke Dedi Mulyadi, Pemuda Ini Minta Kios yang Diduga Jual Obat Terlarang Ditindak: Backingannya Besar

Di sela-sela penertiban kios PKL di Cicadas, Dedi Mulyadi dapat laporan tak terduga dari anak muda yang mengaku resah dengan dugaan peredaran obat terlarang.
Ketua KPK Pastikan Penyitaan Cukai Palsu di Jepara dan Semarang Tak Pengaruhi Kasus Bea Cukai

Ketua KPK Pastikan Penyitaan Cukai Palsu di Jepara dan Semarang Tak Pengaruhi Kasus Bea Cukai

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyitaan pita cukai palsu di Jepara dan Semarang tak pengaruhi penyidikan kasus di Ditjen Bea dan Cukai.
Sherly Tjoanda Komplain Soal Lapangan Sekolah Rakyat Tak Ada Tribun, Langsung Datangi Mandor Hingga Lakukan Hal Ini

Sherly Tjoanda Komplain Soal Lapangan Sekolah Rakyat Tak Ada Tribun, Langsung Datangi Mandor Hingga Lakukan Hal Ini

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memberikan masukan kepada mandor pembangunan Sekolah Rakyat Rioribati, Halmahera Barat.
Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap, Purbaya: Kalau Terbukti Bakal Dicopot

Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap, Purbaya: Kalau Terbukti Bakal Dicopot

Purbaya mengungkapkan dirinya masih rutin berkomunikasi dengan Djaka dalam urusan pekerjaan sehari-hari. Namun ia enggan menjelaskan apakah sudah membahas secara langsung mengenai tuduhan penerimaan suap tersebut.
KJRI Istanbul Ungkap Kesadisan Tentara Israel ke 9 WNI Relawan Flotilla: Ditendang hingga Disetrum

KJRI Istanbul Ungkap Kesadisan Tentara Israel ke 9 WNI Relawan Flotilla: Ditendang hingga Disetrum

Meski demikian, Darianto mengungkapkan para relawan mengalami tindakan kekerasan selama berada dalam tahanan Israel. Beberapa di antaranya disebut menerima perlakuan kasar secara fisik.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Selengkapnya

Viral