GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Menkumham Curiga Isu Ijazah Palsu Sebenarnya Strategi Politik Jokowi: Sengaja Dipelihara Ini

Menkumham RI periode 2004-2007 Prof Hamid Awaludin buka suara soal isu ijazah palsu yang melibatkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia curiga bahwa..
Minggu, 4 Mei 2025 - 15:42 WIB
Jokowi usai selesai dimintai keterangan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Rabu (30/4/2025) jam 12.30 WIB.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) tahun 2004-2007 Prof Hamid Awaludin menanggapi soal ramainya pembahasan isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Dugaan ijazah palsu Jokowi ini mencuat lagi setelah sejumlah pihak seperti Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon Sianipar mengangkat isunya kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, Jokowi sudah melaporkan sejumlah orang, diduga termasuk tiga orang tersebut terkait fitnah tudingan ijazah palsu.

Namun, rupanya ada pendapat lain yang dikemukakan oleh Hamid. Ia curiga bahwa selama ini isu ijazah palsu sebenarnya sengaja diangkat terus oleh pihak Jokowi.

"Saya berpendapat bahwa sengaja dipelihara ini. Supaya manggung terus," kata Hamid, dikutip dari tayangan YouTube KompasTV, dikutip Minggu (4/5/2025).

Hamid mempertanyakan kenapa Jokowi tidak mengurus tudingan ijazah palsu ini sejak pertama kali mencuat.

Menurut dia, sebenarnya tudingan yang menjatuhkan ini bisa dibendung sejak awal jika mantan presiden itu mau mengklarifikasi.

"Itu yang saya sesalkan dari Pak Jokowi. Kenapa tidak dari awal tunjukkan saja? Ini lho ijazah saya yang asli. Jangan dibiarkan berkembang," katanya.

Pada akhirnya, setelah enam bulan lengser, isu masalah ijazah palsu ini kembali menjadi perhatian publik.

Hamid menuturkan, jika tidak ingin membahas masalah ini ketika menjabat presiden, maka ada waktu cukup lama dari Oktober 2024 sampai saat ini agar Jokowi bisa menyelesaikan masalah ijazah palsu.

"Sekarang bulan empat, berarti sudah enam bulan. Kalau memang mau menyelesaikan secara bermartabat," katanya lagi.

Ia menilai, jika memang sejak awal memiliki ijazah asli maka Jokowi bisa saja menunjukkannya tanpa harus menunggu waktu lama.

Akhirnya, kini justru isunya semakin berkembang dari ijazah ke skripsi yang dikerjakan ketika berkuliah di Fakultas Kehutanan UGM.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi resmi melaporkan lima orang terkait tudingan ijazah palsu terhadap dirinya.

Laporan tersebut disampaikan ke Polda Metro Jaya secara langsuung oleh sang mantan presiden pada 26 April 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih mengatakan, saat ini penyidik tengah menindaklanjuti kasus tersebut.

Rencananya dalam waktu dekat akan ada saksi yang dipanggil untuk diperiksa terkait kasus ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral