News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger Konser Day6, Gus Rivqy: Harus Ada Perbaikan Terhadap Perlindungan Konsumen Konser

Konser band pop rock asal Korea Selatan yakni Day6 yang digelar Sabtu (3/5) lalu dinilai kacau dan mendapatkan kritik dari konsumen konser tersebut.
Sabtu, 10 Mei 2025 - 09:54 WIB
Rivqy Abdul Halim
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.comKonser band pop rock asal Korea Selatan yakni Day6 yang digelar Sabtu (3/5) lalu dinilai kacau dan mendapatkan kritik dari konsumen konser tersebut. Beberapa kekacauannya diantaranya seperti berpindahnya lokasi konser secara mendadak yang berpengaruh pada pengaturan kursi dan akomodasi konsumen, serta diperparah dengan jadwal mulai konser yang sangat ngaret.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rivqy Abdul Halim menyatakan harus ada perbaikan terhadap perlindungan konsumen konser. Perlindungan konsumen konser ini sifatnya mendesak mengingat data dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat ada aduan dari konsumen kelompok seperti konsumen konser sebanyak 507 pengaduan dari total 1.675 pengaduan sepanjang 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mendukung untuk dibentuknya Satgas Konser yang terdiri dari beberapa pemangku kepentingan seperti BPKN, Kemendag, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif dan kepolisian untuk memperbaiki perlindungan terhadap konsumen konser ini,” ujar Gus Rivqy sapaan akrabnya, Jumat (9/5/2025). 

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menurut Legislator asal Dapil Jawa Timur (Jatim) IV (Jember - Lumajang) ini mesti di posisi leading dalam perbaikan perlindungan konsumen konser. Mengingat adanya karakter yang relatif sedikit berbeda dari perlindungan konsumen lainnya, Gus Rivqy akan mengawal perlindungan konsumen konser untuk masuk ke dalam revisi UU Perlindungan Konsumen yang sedang digodok di DPR.

"Tentu saya dan teman-teman di komisi enam akan mengawal perbaikan perlindungan konsumen ini dalam revisi UU Perlindungan Konsumen. Kami akan berdiskusi dengan BPKN, perwakilan promotor, pemusik dan fan base juga untuk menginventarisir masalah yang selama ini banyak dikeluhkan khususnya oleh konsumen konser,” jelas Gus Rivqy.

Terkait dengan revisi UU Perlindungan Konsumen yang sedang dibahas, nantinya akan dipertimbangkan beberapa masukan yang sudah mencuat ke ruang publik, misalnya adanya keinginan untuk membuat standar minimum atau pengaturan teknis untuk dilaksanakannya konser. Mulai dari pengaturan aksesbilitas, keamanan, refund, kapasitas venue, dll.

Selain adanya standar teknis penyelenggaran konser, Gus Rivqy juga mencatat pentingnya kredibilitas promotor konser. Beberapa konser yang bermasalah diantaranya disebabkan karena tidak profesionalnya promotor.

“Wacana adanya sertifikasi untuk promotor dalam penyelenggaraan konser ini patut dipertimbangkan. Hal ini dapat membangun kepercayaan konsumen konser dan pihak lainnya yang berkepentingan ketika promotornya mempunyai kredibilitas yang mumpuni,” ujar Gus Rivqy.

Mengingat aduan dan kerugian konsumen konser yang terus bertambah setiap tahunnya, Gus Rivqy pun meminta pihak terkait untuk gencar mengedukasi masyarakat agar dapat terhindar dari penipuan atau kerugian konser. Dan lebih bagus lagi jika, pengaduan konsumen konser ini bisa dibuatkan platform sendiri, agar datanya terkanalisasi dalam satu platform saja.

“Saya akan mendorong ini agar kedepannya kerugian masyarakat atau konsumen konser dapat diminimalisir. Dari sini harapannya, pendapatan ekonomi kita dari sisi ekonomi kreatif dan pariwisata dapat meningkat lagi,” pungkas Gus Rivqy. (ebs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tindakan Nyata Dedi Mulyadi Berantas Premanisme di Jawa Barat, Tegaskan Pelaku Harus Dihukum Setimpal

Tindakan Nyata Dedi Mulyadi Berantas Premanisme di Jawa Barat, Tegaskan Pelaku Harus Dihukum Setimpal

​​​​​​​Dedi Mulyadi bertindak tegas berantas premanisme di Jawa Barat usai kasus tewasnya warga Purwakarta, kini menegaskan pelaku harus dihukum setimpal.
Bareskrim Polri Seret The Doctor ke Indonesia: Pemasok Utama Narkoba Jaringan White Rabbit dan NTB

Bareskrim Polri Seret The Doctor ke Indonesia: Pemasok Utama Narkoba Jaringan White Rabbit dan NTB

Pelarian Andre Fernando alias Charlie, buron pemasok sabu yang dikenal dengan julukan "The Doctor", resmi berakhir. 
Respons Positif Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Kakorlantas Polri Diganjar Penghargaan

Respons Positif Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Kakorlantas Polri Diganjar Penghargaan

Pelaksanaan arus mudik dan balik pada Hari Raya Idulfitir 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 dinilai berjalan baik dan aman.
Isi Perkuliahan di UGM, Harwan Muldidarmawan Paparkan Soal Etika Bisnis

Isi Perkuliahan di UGM, Harwan Muldidarmawan Paparkan Soal Etika Bisnis

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan memaparkan sejumlah etika bisnis saat menjadi pembicara dalam kegiatan kuliah tamu Program Studi Master of Business Administration Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MBA FEB UGM).
Upaya Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemkab Bogor dan Eiger Adventure Land Angkut Sampah di Kawasan Puncak

Upaya Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemkab Bogor dan Eiger Adventure Land Angkut Sampah di Kawasan Puncak

Berbagai pihak turut berperan aktif dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan hulu Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Bawa Airsoft Gun, Dua Maling Motor di Koja Jakut Tak Berdaya Diamuk Massa

Bawa Airsoft Gun, Dua Maling Motor di Koja Jakut Tak Berdaya Diamuk Massa

Dua pemuda berinisial AS (26) dan RV (29) harus merasakan amukan massa setelah tertangkap basah mencoba mencuri sepeda motor milik seorang wanita inisial FA. 

Trending

Harta Kekayaan Rudy Gunawan Capai Rp20 Miliar, Mantan Bupati Garut itu Miliki 19 Aset Tanah di Tahun 2023

Harta Kekayaan Rudy Gunawan Capai Rp20 Miliar, Mantan Bupati Garut itu Miliki 19 Aset Tanah di Tahun 2023

Harta kekayaan Rudy Gunawan mencapai hampir Rp20 miliar berdasarkan LHKPN KPK. Mantan Bupati Garut ini tercatat memiliki 19 aset tanah dan dua mobil mewah.
Ramalan Karier Zodiak 8 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 8 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 8 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang kerja, rezeki, dan perkembangan karier hari esok.
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab Tiga Pejabat Utama: Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber Resmi Berganti

Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab Tiga Pejabat Utama: Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber Resmi Berganti

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa rotasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. 
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 8 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 8 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 8 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak peluang rezeki dan strategi tepat.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Ramalan Keuangan Zodiak 8 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 8 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 8 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang rezeki dan strategi finansial besok.
Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Selengkapnya

Viral