GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lanal Nunukan Koarmada II Gagalkan Penyelundupan 11,5 Kg Sabu Asal Malaysia di Perairan Karang Unarang

TNI AL - Lanal Nunukan di bawah Koarmada II, menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu 11.500 gram di perairan Karang Unarang, Nunukan, Kalimantan Utara.
Minggu, 11 Mei 2025 - 19:23 WIB
Lanal Nunukan Koarmada II Gagalkan Penyelundupan 11,5 Kg Sabu
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Nunukan, tvOnenews.com - TNI AL melalui Lanal Nunukan yang berada di bawah jajaran Koarmada II, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 11.500 gram di perairan Karang Unarang, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

Keberhasilan ini merupakan hasil dari patroli dan pengamanan laut yang dilaksanakan oleh Tim Gabungan Satgas TNI AL di Nunukan. Hal ini terungkap dalam Press Release penggagalan penyelundupan yang digelar pada hari Minggu (11/5) di Mako Lanal Nunukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komandan Lanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik, S.T., M.Tr.Opsla, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi awal yang mengindikasikan akan adanya penyelundupan sabu dari Tawau, Malaysia ke Tarakan melalui jalur laut Karang Unarang.

Pada pukul 20.15 WITA, tim patroli mendeteksi sebuah speedboat mencurigakan yang kemudian melarikan diri ke arah Tawau. Setelah dilakukan pengejaran dan 16 kali tembakan peringatan, speedboat tersebut berhasil dihentikan pada pukul 21.40 WITA.

*Namun tidak ditemukan barang bukti di atas kapal. Kedua pelaku sempat membuang alat komunikasi mereka ke laut saat pengejaran berlangsung,” ungkap Danlanal Nunukan. 

Selanjutnya sekitar pukul 22.30 WITA, sebuah speedboat dari wilayah Malaysia terlihat membuang paket mencurigakan di perairan Indonesia sebelum melarikan diri kembali ke wilayah Malaysia. Barang tersebut kemudian ditemukan di titik koordinat 04°00′58″U – 118°04′47″T, berupa 11 bungkus teh Cina yang diduga berisi Sabu.

Setelah diamankan ke Posal Sei Pancang dan dilakukan pemeriksaan, terkonfirmasi bahwa kedua pelaku yang berinisial K(29) dan A(25), adalah kurir narkoba yang menggunakan metode dead drop, yakni meletakkan barang di titik tertentu di laut berdasarkan koordinat yang telah ditentukan.

Kedua tersangka mengaku telah dua kali melakukan aksi serupa dengan jalur, pola, dan penerima yang sama, dengan imbalan keduanya sebesar Rp 20 juta per kali pengiriman. Kerugian negara akibat narkoba ini diperkirakan mencapai Rp 17,25 miliar.

“Jika dikonversi, sabu sebanyak itu berpotensi merusak kehidupan 138.000 warga Indonesia,” jelas Danlanal Nunukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini barang bukti dan kedua tersangka telah diamankan di Mako Lanal Nunukan untuk pendalaman lebih lanjut serta pemetaan pola jaringan penyelundupan narkoba di perbatasan. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti akan diserahkan ke Polres Nunukan untuk proses hukum.

Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari sinergi kuat antara TNI AL dan berbagai pemangku kepentingan terkait dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan dari ancaman narkoba. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.
Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.
Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Komentar pedas Max Verstappen tentang mobil F1 2026 langsung mendapat respons dari juara bertahan Formula 1, Lando Norris, yang memilih untuk tak tinggal diam.
Sekjen PBB Kecam Langkah Israel Daftarkan Tanah Tepi Barat sebagai “Tanah Negara”, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Sekjen PBB Kecam Langkah Israel Daftarkan Tanah Tepi Barat sebagai “Tanah Negara”, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Sekjen PBB kecam keputusan Israel daftarkan tanah Tepi Barat sebagai tanah negara karena dinilai melanggar hukum internasional dan mengancam solusi dua negara.
Wisatawan di Parangtritis Diimbau Tidak Main Air ke Tengah Pantai

Wisatawan di Parangtritis Diimbau Tidak Main Air ke Tengah Pantai

Wisatawan atau pengunjung pantai selatan diimbau agar tidak bermain air terlalu ke tengah supaya terhindar dari bahaya kecelakaan laut.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT