News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hercules Ancam Advokat Usai Diadukan ke Komisi III DPR, Sebut Dirinya Bisa Saja Pakai Cara Preman untuk Bereskan Masalah

Ketum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal merasa ia dan keluarganya terancam usai perkumpulan advokat mengadu ke Komisi III DPR RI. Ia tegaskan akan lakukan..
Senin, 12 Mei 2025 - 11:10 WIB
Pengacara Saor Siagian adukan Hercules ke Komisi III DPR RI
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal mulai merasa gerah usai Tim Advokat untuk Pemberantasan Aksi Premanisme (TUMPAS) mengadukan dirinya ke Komisi III DPR RI.

TUMPAS sebelumnya meminta agar Komisi III DPR melakukan Tindakan tegas atas aksi yang selama ini dilakukan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) termasuk GRIB Jaya dan Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu perwakilan TUMPAS, Saor Siagian sampai menyebut deretan kontroversi Hercules yang menurutnya sudah cukup berat.

Namun, GRIB Jaya tak kunjung mendapatkan tindakan tegas. Akhirnya, menurut Saor, ormas tersebut semakin menjadi-jadi dalam melakukan aksinya.

Terkait hal tersebut, Hercules yang juga namanya disebut dalam sidang Komisi III DPR RI dengan sekumpulan advokat mulai merasa dirinya terancam.

Kini, ia meminta bantuan pengacara Sunan Kalijaga untuk menindaklanjuti tekanan yang diberikan para advokat itu terhadapnya.

"Artinya, saya sendiri merasa terganggu," tegas Hercules, dalam sebuah video bersama tim kuasa hukumnya.

Dirinya menegaskan, tak cuma ia yang merasa terganggu namun keluarga besarnya juga merasa sedang diancam.

Saat mengetahui namanya menjadi pembahasan di Komisi III, mantan penguasa Tanah Abang itu pun mengatakan keluarganya merasa kaget.

"Tiba-tiba mereka muncul di Komisi III untuk mendesak Komisi III segera melakukan penangkapan. Jadi ya, memang kaget juga sih. Kaget dan istri anak pun semua keluarga kaget. Artinya ini semacam pengancaman an provokasi, shock therapy terhadap anak istri saya," tegasnya.

Oleh karenanya, ia kini dibantu tim kuasa hukumnya akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Hercules pun mengatakan sebenarnya ia bisa saja mengurus masalah ini dengan caranya. Meski tak dijelaskan apa maksudnya, namun Ketum GRIB ini menyiratkan menggunakan cara preman.

Namun, karena yang dihadapinya perkumpulan advokat yang mengerti hukum, maka kali ini ia mengurungkan niatnya.

"Kalau saya pakai cara saya, nanti dibilang preman lagi. Tapi karena saya juga mengerti hukum, saya tidak akan pakai cara saya," katanya.

Pria asal Timor Timur itu menegaskan, tim pengacaranya akan melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi semua pernyataan dari advokat di Komisi III DPR RI.

Sebelumnya, Saor Siagian di dalam sidang Komisi III DPR menyebutkan selama ini Hercules telah melakukan banyak gangguan di masyarakat.

Mulai dari pernyataan tak sopan terhadap purnawirawan TNI sampai omongan seperti mengancam terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Tak hanya itu, Saor juga mengatakan bahwa Hercules dan GRIB Jaya membuat sebuah perusahaan tutup gara-gara tak memenuhi kebutuhan ormas tersebut. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral