News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan Soal Kasus Hercules Hina Purnawirawan TNI, Dewan Kopral Purnawirawan Berapi-api: Supaya Bapak Presiden...

Presiden Prabowo Subianto diminta turun tangan atas pernyataan Hercules yang disebut merendahkan purnawirawan TNI, Sutiyoso dengan menyebutnya bau tanah
Selasa, 13 Mei 2025 - 12:09 WIB
Kolase Presiden Prabowo Subianto dan Hercules
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto diminta turun tangan atas pernyataan Hercules yang disebut merendahkan purnawirawan TNI, Sutiyoso dengan menyebutnya bau tanah.

Hal itu diucapkan oleh Dewan Kopral Purnawirawan asal Sumut yang turut geram dengan apa yang dilakukan oleh Ketum GRIB itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami spontanitas karena kami sebagai prajurit Sapta Marga dan sumpah prajurit, kami pegang teguh sampai akhir hayat kami supaya Hercules meminta maaf kepada jenderal kami," kata salah satu kopral purnawirawan TNI, Hermanto.

Ia juga berharap agar Presiden Prabowo Subianto ikut bertindak atas apa yang dilakukan oleh Hercules.

"Supaya bapak Presiden mendengarkan keluhan kami prajurit yang di bawah ini, bahwasanya perlakuan sikap Hercules tidak senonohnya, kami para purnawirawan menyikapi bahwa tindakan yang senonoh kepada jenderal kami," lanjutnya.

Hermanto yang mewakili para kopral purnawirawan di Sumatera Utara membacakan ultimatum secara terbuka untuk pentolan GRIB itu. 

"Kami Dewan Kopral Purnawirawan Sumatera Utara terhadap sikap tercela Hercules Rosario de Marshall kepada aparat Jenderal TNI, Medan 8 mei 2025."

"Bahwa kami Dewan Kopral Purnawirawan Sumatera Utara yang menyampaikan sikap dan tanggapan terhadap Hercules Rosario de Marshall atas sikap dan perkataan yang sangat arogan dan menghina Jenderal Purnawirawan, Try Sutrisno, Jenderal Purnawirawan Sutiyoso, dan Jenderal Purnawirawan, Gatot Nurmantyo," tegasnya.

"Bahwa Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno, Jenderal Purnawairwan Sutiyoso dan Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo adalah orang-orang yang terhormat dan berjasa untuk Republik Indonesia," sambung Hermanto. 

Selain itu, Hermanto juga tampak mengungkit masa lalu Hercules saat berada di masa konflik di Timor Timur (Timtim). 

"Sementara kau adalah mantan TBO. Kami sudah berulang kali berjuang di Timor Timur,  jadi kami tahu bahwa kau adalah seorang TBO yang tugasnya hanya mencuci celana dalam."

"Kami sangat kecam keras sikap dan perilaku tercela Hercules yang dianggap tidak menghargai, melakukan penghinaan terhadap purnawirawan. Tidak menerima Jenderal Sutiyoso dihina sudah bau tanah oleh kau Hercules, karena kau juga sudah bau tanah," ungkap Hermanto.

"Kami Dewan Kopral Purnawirawan dan masyarakat Sumatera Utara bukan ayam sayur. Sebelum tembakan salvo diledakkan, kami akan tetap mempertahankan Republik Indonesia sampai titik darah penghabisan, boleh kiranya kau Hercules jangan kau coba menghina jenderal kami sebagai panutan. Kami menuntut agar kau Hercules meminta maaf secara terbuka, di media televisi, media cetak, media online," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Hercules terlibat perseturuan dengan Sutiyoso dan Gatot Nurmantyo.

Hercules sempat tersinggung oleh kata-kata mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso yang bicara soal ormas dan premanisme.

Kemudian, Hercules memulai perseteruan dengan Sutiyoso dengan menyebutnya ‘bau tanah’, hingga segera dipanggil yang maha kuasa.

“Kayak Pak Sutiyoso, ngapain? Pak Sutiyoso itu sudah lah, enggak usah nyinggung-nyinggung ormas. Sudahlah, kalau saya bilang, mulutnya sudah bau tanah. Nggak usah nyinggung-nyinggung kita,” ungkap Hercules. 

Meski begitu, Hercules telah meminta maaf secara terbuka kepada Sutiyoso atas perkataannya.

Berbeda dengan Gatot Nurmantyo, Hercules mengaku heran dengan purnawirawan TNI tersebut. 

Gatot Nurmantyo secara terang-terangan menyebut Hercules sebagai preman berbaju ormas.

Pimpinan GRIB Jaya itu menyoroti sikap Gatot yang terus menerus menyerangnya.

“Saudara Gatot Nurmantyo, saya tidak takut sama Anda. Saya tidak menghargai Anda. Pak Sutiyoso kayaknya diam-diam saja. Pak Gatot kok kayak kebakaran jenggot,” ujar Hercules pada tayangan YouTube GRIB TV.

Padahal sejak awal, Hercules mengaku sama sekali tidak menyebut nama mantan Panglima TNI itu.

Meskipun demikian, masih ada sosok yang membela sosok Hercules yaitu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Tahun 2001-2004, AM Hendropriyono.

Tak tanggung-tanggung, Hendropriyono pasang badan membela pria bernama lengkap Rosario de Marshal itu.

Alih-alih menyebutnya sebagai mantan preman Tanah Abang, Hendropriyono justru terang-terangan menyebut Hercules memiliki jasa yang cukup besar untuk bangsa Indonesia. 

Hendropriyono membeberkan peran penting Hercules dalam perang Timor Timur. Kala itu Hercules ditugaskan sebagai Tenaga Bantuan Operasi (TBO) di Timor Timur bersama para tentara TNI.

Menurutnya, Hercules adalah seorang anak bangsa yang juga memiliki jasa terhadap bangsa Indonesia.

"Dia dulu juga sebagai TBO (Tenaga Bantuan Operasi), kemudian partisan, itu ikut bahu-membahu bersama kita melaksanakan tugas negara. Waktu itu di Timor Timur yang sekarang menjadi Timor Leste," ujar Hendropriyono dikutip dari YouTube Kilat Media, pada Minggu (4/5/2025).

Bahkan, menurutnya saat konflik pecah sehingga Timor Leste menjadi negara merdeka, banyak orang yang berganti kewarganegaraan, namun Hercules memilih tetap setia kepada Republik Indonesia.

"Di medan pertempuran, itu tercatat banyak juga jasa dia yang sampai kakinya buntung, dia kan orang berkaki buntung satu, tangannya juga satu, matanya juga satu," katanya.

Hendropriyono menilai Hercules tidak akan berada dalam dunia kekerasan atau menjadi preman jika tidak terpaksa demi mempertahakan hidupanya.

"Kalau dia bisa milih, dia tidak akan menjadi preman. Tapi dia menjadi preman karena tidak ada orang yang mau terima dia kerja dengan kaki buntung, tangan buntung dan mata satu (yang sehat). Mungkin tidak ada jalan lain kecuali jalan preman. Itu kan yang harus kita lihat," ujar Hendropriyono.

Namun, Hendropriyono juga menyarankan agar Hercules harus bisa memperbaiki diri dan memperbaiki organisasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hendropriyono menilai sikap Hercules yang seperti ini sebenarnya tidak lepas dari kondisi sosial masyarakat yang terjadi di sekitarnya.

"Kita ajarkan bagaimana caranya merubah diri. Dia juga kan sudah minta maaf ya kalau saya enggak keliru. Saya rasa dia harus memperbaiki diri dan kita juga berkaca diri mengapa hal ini bisa terjadi. Kembali ke kita saja," pungkasnya. (aag/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hampir 100 Persen Rumah Ibadah Terdampak Bencana Berhasil Direhabilitasi Satgas PRR

Hampir 100 Persen Rumah Ibadah Terdampak Bencana Berhasil Direhabilitasi Satgas PRR

Satgas PRR sampai saat ini terus mempercepat rehabilitasi rumah ibadah sebagai bagian penting dari pemulihan kehidupan sosial dan keagamaan penyintas.
‎Inisiatif ‘Satu Darah Indonesia’, Persija dan I.League Libatkan Jakmania Hadirkan Donor Darah Jelang Laga Kontra Persebaya

‎Inisiatif ‘Satu Darah Indonesia’, Persija dan I.League Libatkan Jakmania Hadirkan Donor Darah Jelang Laga Kontra Persebaya

Persija dan I.League libatkan Jakmania gelar donor darah di GBK jelang lawan Persebaya. Aksi sosial ini jadi sorotan dan dorong kepedulian suporter.
Ucapan Tim Geypens Jadi Sorotan Tajam Media Belanda Usai Paspor Pemain Timnas Indonesia Picu Polemik Besar

Ucapan Tim Geypens Jadi Sorotan Tajam Media Belanda Usai Paspor Pemain Timnas Indonesia Picu Polemik Besar

Media Belanda menyoroti pengakuan jujur pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens, yang akhirnya bisa kembali merumput usai melalui polemik soal kewarganegaraan.
Kejutan Liga Inggris! Arsenal Dipermalukan Bournemouth 1-2 di Kandang

Kejutan Liga Inggris! Arsenal Dipermalukan Bournemouth 1-2 di Kandang

Arsenal harus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu AFC Bournemouth pada pekan ke-32 Liga Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (11/4/2026).
Sukses Comeback dari Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Phonska Plus Selangkah Lagi Amankan Tiket Grand Final Proliga 2026

Sukses Comeback dari Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Phonska Plus Selangkah Lagi Amankan Tiket Grand Final Proliga 2026

Peluang Gresik Phonska Plus Indonesia untuk melaju je babak grand final Proliga 2026 kini terbuka lebar setelah meraih kemenangan ketiganya di babak final four.
Hasil Semifinal Kejuaraan Asia 2026: Kalah Dramatis dari Ganda Korea, Fajar/Fikri Gagal ke Partai Puncak

Hasil Semifinal Kejuaraan Asia 2026: Kalah Dramatis dari Ganda Korea, Fajar/Fikri Gagal ke Partai Puncak

Fajar/Fikri dikalahkan ganda Korea Selatan di semifinal Kejuaraan Asia 2026 pada Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan pembuka di hari ketiga seri Solo yang pertemukan Popsivo Polwan menghadapi Gresik Phonska Plus Indonesia.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral