Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Mahasiswa Palangkaraya yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Bersama KPK (Gebrak)
Sumber :
  • Antara

Tim 75 Desak Ketua KPK Laksanakan Temuan Ombudsman RI

Rabu, 4 Agustus 2021 - 15:09 WIB

Jakarta –  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri, diminta dapat melaksanakan tindakan korektif berdasarkan temuan Ombudsman RI. Hal ini disampaikan Tim 75 selaku perwakilan 75 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Sebagai penegak hukum pimpinan KPK jangan berputar-putar, harus taat juga pada hukum, taati semua hukum dan jangan memilih-milih hukum untuk ditaati supaya memberi contoh yang baik bagi masyarakat," kata perwakilan Tim 75 Hotman Tambunan di Jakarta, seperti yang dikutip antara pada Rabu (4/8).

Sebelumnya, Pada tanggal 21 Juli 2021, Ombudsman RI mengumumkan adanya tindakan malaadministrasi dalam peralihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) serta menyertakan empat tindakan korektif yang harus dilakukan pimpinan dan Sekretaris Jenderal KPK.

"Pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri yang menyebut pelaksanaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI harus menunggu putusan Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi menunjukkan Ketua KPK hanya sedang mengulur waktu untuk melakukan tindakan korektif hasil pemeriksaan Ombudsman," ungkap Hotman.

Firli Bahuri pada hari Selasa (3/8) mengatakan bahwa pihaknya masih mempelajari hasil temuan Ombudsman RI terlebih karena masih ada pemeriksaan di MK atas gugatan beberapa pihak dan ada juga uji materi atas Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengalihan Pegawai KPK menjadi Pegawai ASN.

Uji materi yang dilakukan MK adalah berdasarkan gugatan KPK Watch Indonesia, yaitu menguji Pasal 69B Ayat (1) dan Pasal 69C UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK yang mengatur pegawai KPK harus menjadi ASN.

Menurut Hotman, dia juga sudah mencabut permohonan uji materi di MK dan telah ditetapkan pencabutannya oleh majelis MK pada tanggal 26 Juli 2021.

"Selain itu, tidak ada jaminan pimpinan sebagaimana disampaikan Firli Bahuri bahwa akan melaksanakan putusan MA, faktanya ada putusan kasasi MA yang diajukan oleh pegawai KPK, termasuk saya dan Sujanarko, tidak pernah dilaksanakan sampai hari ini," ungkap Hotman.

Putusan yang dimaksud adalah Perkara Kasasi Nomor 64K/TUN/2020 tertanggal 10 Maret 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap mengenai rotasi rotasi tiga orang pegawai.

"Bahkan, kami sampai harus meminta pengadilan untuk melaksanakan eksekusinya sebagaimana surat permohonan eksekusi yang kami sampaikan pada tanggal 2 Juli 2021," tambah Hotman.

Menurut Hotman, pelaksanaan temuan Ombudsman tidak bergantung pada putusan lembaga lainnya, apalagi seluruh temuan Ombudsman tidak ada hubungan dengan sah atau tidaknya Perkom 1/2021.

"Hasil dari Ombudsman ini berlaku menjadi hukum wajib dilaksanakan tanpa syarat apa pun, menghormati hukum berarti konsisten melaksanakan hukum yang berlaku. Jadi, jika berkilah dengan alasan menunggu putusan yang belum terbit dan entah kapan terbitnya, malah menunjukkan alasan saja untuk mengabaikan hukum," kata Hotman.

Ombudsman diketahui meminta pimpinan dan Sekjen KPK melakukan empat tindakan korektif yaitu pertama, memberikan penjelasan kepada pegawai KPK soal konsekuensi pelaksanaan TWK dan hasilnya dalam bentuk dokumen yang sah.

Kedua, terhadap 75 pegawai yang dinyatakan TMS diberikan kesempatan untuk memperbaiki melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan.

Ketiga, hasil TWK menjadi bahan masukan untuk langkah-langkah perbaikan dan tidak serta-merta menjadi dasar pemberhentian 75 orang pegawai.

Keempat, dengan adanya malaadministrasi dalam penyusunan Peraturan KPK No. 01 Tahun 2021, pelaksanaan TWK dan penetapan hasil TWK maka terhadap 75 pegawai agar dialihkan statusnya menjadi ASN sebelum 30 Oktober 2021. (ant)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Ini Gejala Pendarahan Otak Yang Perlu Diwaspadai

Ini Gejala Pendarahan Otak Yang Perlu Diwaspadai

Spesialis bedah saraf dr. Subrady Leo Soetjipto Soepodo menjelaskan beberapa gejala yang patut diwaspadai karena bisa menjadi indikasi terjadinya pendarahan otak.
Ini Bahaya Merokok di Dalam Mobil

Ini Bahaya Merokok di Dalam Mobil

Merokok di dalam mobil akan memberikan dampak buruk  bagi kesehatan juga kebersihan kendaraan. Selain itu, merokok sambil mengemudi juga mengganggu konsentrasi.
Basarnas Tanjungpinang: Dua Orang Hilang dalam Tubrukan Kapal di Batam

Basarnas Tanjungpinang: Dua Orang Hilang dalam Tubrukan Kapal di Batam

Dua orang warga dinyatakan hilang dalam kecelakaan tubrukan kapal kayu di Perairan Batu Besar Nongsa Kota Batam Kepulauan Riau, Minggu (26/9/2021).
Membengkak Rp 4.1 Triliun, DPR Minta Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diaudit

Membengkak Rp 4.1 Triliun, DPR Minta Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diaudit

Terkait dengan adanya laporan pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun) sebesar Rp4,1 triliun, Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron,
Saat Vokalis Sheila on7 Ikut Antre Vaksinasi Moderna Bersama Anak-Istrinya

Saat Vokalis Sheila on7 Ikut Antre Vaksinasi Moderna Bersama Anak-Istrinya

Duta mengucap syukur akhirnya bisa divaksin bersama keluarganya. "Alhamdulillah saya sudah divaksin," kata Duta.
Gibran: Karang Taruna Harus Kolaborasi Dengan Pemerintah

Gibran: Karang Taruna Harus Kolaborasi Dengan Pemerintah

Gibran juga meminta agar kader karang taruna dapat memperkuat pengabdian sosialnya kepada masyarakat. Maka dari itu, ia berpendapat bahwa kolaborasi menjadi kata kunci.
Trending
Satu Personel Brimob Gugur Dalam Kontak Tembak di Kiwirok Papua

Satu Personel Brimob Gugur Dalam Kontak Tembak di Kiwirok Papua

Kontak tembak antara TNI/Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Bintan, Papua kembali terjadi, Minggu (26/9) pukul 04.50 WIT. Satu polisi dipastikan gugur.
Ibu di Malang Tewas Dipukul Palu oleh Sang Pacar. Ini Kronologinya

Ibu di Malang Tewas Dipukul Palu oleh Sang Pacar. Ini Kronologinya

Sang putra sebelumnya tidak menyangka ternyata ibunya menjadi korban pembunuhan. Berikut kronologinya
Viral Video Oknum Polisi yang Todong Senjata Ditangkap Propam

Viral Video Oknum Polisi yang Todong Senjata Ditangkap Propam

Tiga oknum penagih utang sebuah leasing kendaraan bermotor dan  satu oknum anggota kepolisian ditangkap di Lombok Barat pada Sabtu 25 September 2021. 
Tragis, Ibu Rumah Tangga di Malang Ternyata Tewas di Tangan Pacarnya Sendiri

Tragis, Ibu Rumah Tangga di Malang Ternyata Tewas di Tangan Pacarnya Sendiri

Pelaku pembunuhan diketahui bernama Sofyanto (50) yang merupakan pacar korban.
Kena Tembak KKB, Jenazah Bharada Muhammad Kurniadi Dievakuasi ke Sentani

Kena Tembak KKB, Jenazah Bharada Muhammad Kurniadi Dievakuasi ke Sentani

Anggota Brimob Kelapa Dua, Bhayangkara dua (Bharada) Muhammad Kurniadi Dievakuasi ke Sentani
Wasiat Ibunda: Ronaldo Tinggalkan MU

Wasiat Ibunda: Ronaldo Tinggalkan MU

Namun lain cerita dengan ibunda Ronaldo, Dolores Aveiro yang ingin melihat anaknya kembali berseragam Sporting Lisbon.
54 Raja dan Permaisuri Kerajaan se-Nusantara Berkumpul di Sumedang

54 Raja dan Permaisuri Kerajaan se-Nusantara Berkumpul di Sumedang

Rencananya, 54 Raja dan Permaisuri kerajaan se-nusantara akan hadir untuk melaksanakan Royal Dinner di halaman Gedung Negara Sumedang, Jawa Barat.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Petang
17:30 - 18:30
Kabar Petang Pilihan
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
Kabar Utama
21:00 - 22:00
Film Spesial
22:00 - 23:00
Indonesia Dalam Peristiwa
Selengkapnya