GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Enam Poin Penting Alasan Dewan Guru Besar FKUI Kritik Pedas Kebijakan Kemenkes

Baru-baru ini terkuak enam (6) poin penting alasan Dewan Guru Besar (DGB) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) kritik pedas kebijakan Kemenkes. 
Sabtu, 17 Mei 2025 - 06:15 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadiki
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini terkuak enam (6) poin penting alasan Dewan Guru Besar (DGB) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) kritik pedas kebijakan Kemenkes

Sebelumnya diketahui, Dewan Guru Besar FKUI menunjukkan keprihatinan mendalam terhadap situasi pelaksanaan pendidikan dan pelayanan kesehatan di Indonesia yang dinilai semakin terpuruk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bentuk respons mereka adalah dengan menyampaikan deklarasi "Salemba Berseru" yang menyoroti kebijakan kesehatan dan pendidikan kedokteran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Kami para Guru Besar FKUI bersama dokter dan akademisi kedokteran di seluruh Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kebijakan kesehatan dan pendidikan kedokteran dari Kemenkes yang berpotensi menurunkan mutu pendidikan dokter dan dokter spesialis," ungkap Guru Besar FKUI Siti Setiati, di Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2025). 

Kemudian, Siti menyebut, kebijakan yang diterapkan Kemenkes bakal berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia.

"Kami prihatin karena kebijakan kesehatan nasional saat ini menjauh dari semangat kolaboratif," ujar dia.

Alih-alih memperkuat mutu layanan dan pendidikan, kebijakan yang muncul justru berisiko menurunkan kualitas pendidikan dokter dan dokter spesialis.

"Yang pada akhirnya menurunkan mutu pelayanan kesehatan untuk masyarakat," ucap dia.

Siti menyebut, pendidikan dokter membutuhkan proses akademik panjang yang memerlukan integrasi pelayanan, pengajaran, dan penelitian sesuai standar global.

Namun, yang terjadi saat ini justru kebijakan dari Kemenkes berpotensi menurunkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Berikut 6 poin penting alasan keprihatinan DGB FKUI sekaligus untuk menyoroti sejumlah permasalahan yang terjadi belakangan ini.

1. Pendidikan dokter dan dokter spesialis tidak dapat disederhanakan. Pendidikan terbaik dilakukan di fakultas kedokteran dan rumah sakit pendidikan yang menjalankan pelayanan dan penelitian sesuai standar global.

2. Penyelenggaraan pendidikan dokter di luar sistem universitas perlu kerja sama erat dengan fakultas kedokteran.

3. Pemisahan fungsi akademik dari rumah sakit pendidikan mengancam pendidikan kedokteran.

4. Pelayanan kesehatan yang baik hanya dapat diberikan oleh tenaga medis yang dididik dengan standar tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Perubahan struktur, termasuk pembentukan departemen dan mutasi, harus dikoordinasikan dengan pimpinan institusi.

6. Kolegium kedokteran harus dijaga independensinya untuk melindungi mutu dan kompetensi profesi. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Sayangkan Kebijakan Pemerintah Longgarkan Sertifikasi Halal Bagi Produk Amerika: Jangan Dibeli!

MUI Sayangkan Kebijakan Pemerintah Longgarkan Sertifikasi Halal Bagi Produk Amerika: Jangan Dibeli!

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menyayangkan kebijakan pemerintah yang melonggarkan sertifikasi halal untuk produk-produk AS tersebut.
Sikapi Polemik Paspor Anak WNA Inggris, Bobon Santoso Sesalkan Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP: Kami Bangga sebagai WNI!

Sikapi Polemik Paspor Anak WNA Inggris, Bobon Santoso Sesalkan Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP: Kami Bangga sebagai WNI!

Bobon Santoso menyoroti kontroversi Dwi Sasetyaningtyas (Tyas), alumni penerima LPDP yang pamer paspor anaknya menjadi WNA Inggris lebih baik ketimbang WNI.
Tahun Lalu Kena Mental, Francesco Bagnaia Kembali Dijagokan Jadi Juara Dunia di MotoGP 2026

Tahun Lalu Kena Mental, Francesco Bagnaia Kembali Dijagokan Jadi Juara Dunia di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diyakini bakal tampil lebih kuat bersama Ducati di MotoGP 2026
Kondisi Finansial Zodiak 23 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 23 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 23 Februari 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Manfaatkan Momen Ramadan, Hotel-hotel Berbintang di Yogyakarta Hadirkan Paket Buka Puasa dengan Berbagai Jenis Hidangan

Manfaatkan Momen Ramadan, Hotel-hotel Berbintang di Yogyakarta Hadirkan Paket Buka Puasa dengan Berbagai Jenis Hidangan

Momen Ramadan banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga atau teman di waktu berbuka puasa hingga mendorong hotel berbintang di Yogyakarta menyediakan paket buka puasa
Marco Bezzecchi Kuat tapi Marc Marquez Diprediksi Masih yang Tercepat di MotoGP 2026

Marco Bezzecchi Kuat tapi Marc Marquez Diprediksi Masih yang Tercepat di MotoGP 2026

Johann Zarco secara terbuka meragukan kemampuan Marco Bezzecchi untuk menantang dominasi Marc Marquez di MotoGP 2026.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT