GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Hantavirus, Cara Penyebarannya, Gejala, hingga Kemenkes Pantau 23 Kasus Positif

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai meningkatkan alarm kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Hanta (Hantavirus) di Indonesia. Hingga saat ini, tercatat ada -
Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB
Ilustrasi - Penyebaran hantavirus
Sumber :
  • Gemini Generated AI

tvOnenews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai meningkatkan alarm kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Hanta (Hantavirus) di Indonesia.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 23 kasus positif telah ditemukan di tanah air dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, di mana tiga pasien di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski angka kasus mulai muncul, pemerintah memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti penularan antar-manusia.

Ilustrasi - Penyebaran hantavirus
Ilustrasi - Penyebaran hantavirus
Sumber :
  • Gemini Generated AI

Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengungkapkan bahwa lonjakan kasus terbesar terjadi pada tahun 2025 dengan 17 kasus positif.

Sementara untuk tahun 2024 ditemukan satu kasus, dan lima kasus lainnya tercatat sepanjang tahun 2026 berjalan.

“Seluruh kasus Hantavirus yang terkonfirmasi di Indonesia yaitu jenis Seoul virus, bukan Andes virus yang bisa menular antar-manusia,” ujar Andi dalam konferensi pers, Selasa (12/5/2026).

Menyebar Lewat Debu, Bukan Gigitan

Berbeda dengan penyakit zoonotik lainnya, Hantavirus menular melalui cara yang sering dianggap sepele yakni inhalasi atau menghirup debu yang telah terkontaminasi oleh urin, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi.

Masyarakat tidak perlu digigit tikus untuk tertular. Cukup berada di lingkungan yang banyak dihuni tikus dan menghirup partikel udara (aerosolized excreta) yang terkontaminasi, virus ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia.

Berdasarkan Studi Rikhus Vektora, tikus pembawa virus ini telah ditemukan di 29 provinsi di Indonesia, menjadikannya ancaman yang nyata bagi kesehatan publik.

Mengenal Hantavirus
Mengenal Hantavirus
Sumber :
  • Gemini Generated AI

Serang Paru-paru dan Ginjal

Hantavirus dikenal sangat berbahaya karena memiliki dua manifestasi klinis utama. Pertama adalah Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang pembuluh darah dan ginjal.

Kedua adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dengan risiko kematian (Case Fatality Rate) mencapai 50 persen.

Beruntung, Kemenkes melaporkan bahwa sejauh ini belum ditemukan kasus tipe HPS di Indonesia. Mayoritas kasus di tanah air adalah jenis Seoul virus yang dibawa oleh tikus rumah (Rattus norvegicus).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaran Kasus di Indonesia saat Ini

Saat ini, kasus positif Virus Hanta telah tersebar di sembilan provinsi, dengan DKI Jakarta dan DI Yogyakarta menempati urutan teratas. Berikut rincian sebarannya:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Promo Spesial Konser 20 Tahun Sammy Simorangkir, Nasabah BNI Bisa Dapat Diskon hingga Merchandise

Promo Spesial Konser 20 Tahun Sammy Simorangkir, Nasabah BNI Bisa Dapat Diskon hingga Merchandise

Nasabah BNI berkesempatan menikmati diskon tiket Konser 20 Tahun Suara Sammy Simorangkir untuk pembelian menggunakan Virtual Account wondr by BNI maupun ATM BNI.
3 Aksi Gemas Sherly Tjoanda, Mulai Salah Ucap di Depan Jemaah Haji hingga Bikin Mandor Proyek 'Keringat Dingin'

3 Aksi Gemas Sherly Tjoanda, Mulai Salah Ucap di Depan Jemaah Haji hingga Bikin Mandor Proyek 'Keringat Dingin'

Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda terus menjadi buah bibir netizen. Kepemimpinannya yang enerjik dan detail tidak jarang melahirkan momen-momen menarik
Sidak Tengah Malam BGN Bongkar Kejanggalan Dapur MBG di Sukabumi, Ada KaSPPG Tak Paham Operasional hingga Dapur Kotor

Sidak Tengah Malam BGN Bongkar Kejanggalan Dapur MBG di Sukabumi, Ada KaSPPG Tak Paham Operasional hingga Dapur Kotor

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang menemukan banyak kejanggalan saat sidak SPPG di Sagaranten Sukabumi, mulai dapur kotor hingga pengawasan lemah.
Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara Soal Dugaan Jambak Beckham Putra, Blak-blakan Siap Terima Konsekuensi dan Hubungannya dengan Sang Pemain

Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara Soal Dugaan Jambak Beckham Putra, Blak-blakan Siap Terima Konsekuensi dan Hubungannya dengan Sang Pemain

Kapten Persija Rizky Ridho angkat bicara soal insiden dengan Beckham Putra usai laga panas Persija vs Persib Bandung dan menyatakan siap terima konsekuensi.
DPR Soroti Minimnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Informal, Dorong Penguatan Skema PBI

DPR Soroti Minimnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Informal, Dorong Penguatan Skema PBI

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris menyoroti masih minimnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal di Indonesia. Kondisi itu dinilai membuat jutaan
Bukan di Formula 1, Mantan pembalap F1 Ini Sebut Max Verstappen Bisa Berjaya di WEC Jika Dirinya Mau Meninggalkan...

Bukan di Formula 1, Mantan pembalap F1 Ini Sebut Max Verstappen Bisa Berjaya di WEC Jika Dirinya Mau Meninggalkan...

Mantan pembalap Formula 1 yakni Logan Sargeant, meyakini Max Verstappen akan mengalahkan semua orang bila beralih ke FIA World Endurance Championship (WEC).

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT